Roso Daras & Bung Karno

Redaksi Baltyra.com

Mata saya terpaku di salah satu kutipan Forum Detik di pinggir salah satu berita yang sedang saya click kemarin pagi. Mata saya terpaku membaca cuplikan pendek Thread di situ atas nama Iwan007. Tak menunggu lama, saya click Thread tsb, dan saya terperangah membaca isinya. Terus terang pikiran saya melayang ke satu nama yang identik dengan “Indonesian history buff” si Iwan Kamah, melihat yang posting di situ dengan nick “iwan007”. Di bagian paling bawah Thread tsb ada link yang merujuk ke satu blog dengan nama unik “Roso Daras”.

Kembali jari saya click ke link tsb. Dan apa yang tersaji di depan mata saya sungguh membuat saya lupa mengalihkan mata dari monitor. Quick-scan menelusuri seluruh isi Blog tsb, dan saya seketika berkata dalam hati: LUAR BIASA. Dan yang terakhir adalah click “About Me” di blog tsb….bertemulah saya dengan pemilik dan penulis blog itu…..

Saya, Roso Daras…

roso daras

Bukan siapa-siapa, hanya orang yang menggandrungi Bung Karno. Gandrung akan kecintaannya terhadap Tanah Air. Gandrung akan pemikiran-pemikirannya, dan terutama gandrung akan rasa nasionalismenya. Atas alasan itu pula, saya berusaha terus dan terus menggali pemikiran-pemikiran Bung Karno.  Setidaknya, untuk memuaskan nafsu keingintahuan saya lebih jauh tentang sosok Putra Sang Fajar.

Pergulatan saya dengan pemikiran Bung Karno, sampailah saya pada momentum yang saya sebut “kebetulan”, yakni ketika saya menulis buku “Aktualisasi Pidato Terakhir Bung Karno: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”,  dan langsung disambut baik penerbit Grasindo (Gramedia Group),dan diterbitkan sebagai salah satu “seri pemikiran Bung Karno”, yang terbit tahun 2001, bertepatan dengan seabad Bung Karno. Momentum itu makin memompa semangat saya untuk terus memahami pemikirannya.

Pahamkah saya terhadap pemikiran Bung Karno? Jauh panggang dari api. Makin mencoba mendalami, makin merasa kecil saya. Makin berusaha mempelajari, makin bodoh saja rasanya. Sebaik-baiknya sikap, adalah tidak berhenti. Itu artinya, saya sedang dalam perjalanan memasuki belantara Sukarno.

 
 

Ibarat spon basah, semua hal yang saya coba serap, akhirnya menumpulkan otak saya. Karenanya, saya harus segera memeras spon basah tadi, agar kembali kering dan siap menerima hal-hal baru dari seorang Sukarno.

Saat ini, saya sedang menyusun sebuah buku, tidak jauh dari sosok Bung Karno. Insya Allah, tidak lama lagi akan terbit. Itu adalah salah satu upaya saya memeras spon basah. Nah, blog ini sedianya saya siapkan, manakala karena satu dan lain hal, buku tadi tidak jadi terbit. Dan jika itu terjadi, maka di sinilah akan saya tampilkan. Niatnya hanya berbagi.

Saya melihat begitu banyak komunitas pro Sukarno. Barangkali sama banyaknya dengan para pihak yang antiSukarno. Bagi saya, itu tidak masalah. Mengagumi dia adalah hak saya. Sekalipun begitu, kekaguman saya sejauh ini saya anggap normal-normal saja. Artinya, saya kagum terhadap ajaran Bung Karno, tetapi tetap dengan kesadaran bahwa, Bung Karno tidak akan lebih besar kalau saya puji…. Bung Karno tidak akan lebih kecil kalau saya maki. ***

 

Dan tak menunggu terlalu lama, perkenalan terjadi:

On 17 Juli 2009 at 06:27 Joseph Chen Said:

Hello Bung Roso Daras,

Salam kenal dan salam hormat. Sungguh kagum saya akan isi blog ini. Luar biasa sekali. Saya belum sempat menelusuri secara lengkap. Saya akan baca satu per satu. Kenapa saya baru ketemu sekarang ya…hehe…

Kalau boleh sekalian tanya, boleh kah Blog ini saya link ke blog saya juga di baltyra.com (gloBAL communiTY nusantaRA), tempat di mana anak-anak Nusantara yang tersebar di seluruh dunia berkumpul dan berbagi.

Banyak di antara kami yang sangat hormat dan haus akan informasi serta cerita akan Bung Karno dan seputar beliau…jika tidak keberatan dan diijinkan, bolehkah seminggu sekali katakanlah, kami pasang salah satu artikel pilihan Redaksi di tempat kami?

Mohon maaf jika tidak berkenan dengan komentar dan salam perkenalan ini. Terima kasih.

Balas

  • On 17 Juli 2009 at 19:29 Roso Daras Said:

    Halo Bung Joseph Chen, salam kenal dan salam hormat pula dari saya buat Anda (dan komunitas Anda). Terima kasih atas kunjungan, dan terima kasih sudah berkenan dengan konten yang saya sajikan.
    Buat link? Wah, dengan senang hati saya persilakan. Sungguh merupakan kehormatan bagi saya. Sekali lagi, terima kasih. Termasuk untuk memasang tulisan saya di website Anda.
    Salam Merdeka!!!

Terima kasih sebesar-besarnya Bung Roso Daras, sungguh kehormatan untuk Baltyra.com dapat mengenal Anda dan memperoleh ijin eksklusif bersinergi dengan Anda.

Tak menunggu terlalu lama, mari kita nikmati satu tulisan beliau di: http://rosodaras.wordpress.com ini

Tentang Bung Karno

soekarnoKelahiran Sukarno, Proklamator kita pada tanggal 6 Juni 1901, sejatinya telah diselimuti tanda-tanda alam. Diawali dengan jam kelahiran yang menunjuk pukul 05.30 pagi, saat sang surya merekah, saat sang fajar menyingsing. Orang Jawa memiliki kepercayaan, seseorang yang dilahirkan saat matahari terbit, nasibnya telah ditakdirkan terlebih dulu.

Terlebih, Bung Karno yang dilahirkan tahun 1901 terbilang putra perintis abad. Ya, abad ke-19, sebuah peradaban gelap yang masih menyelimuti bangsa kita dan sebagian besar belahan bumi lainnya. Saat itu, imperialisme merajalela. Eksploitasi sebuah bangsa oleh bangsa lain menjadi dosa sejarah peradaban. Tidak hanya Indonesia yang ketika itu disebut Hindia Belanda, tetapi juga wilayah-wilayah lain di Asia, Afrika, dan lain-lain.

Kelahiran putra sang fajar, diyakini – setidaknya oleh Idayu, sang ibunda – bakal menjadi penerang bagi bangsanya. Letusan Gunung Kelud yang terjadi kala Sukarno lahir, makin menguatkan pratanda alam menyambut kehadirannya di atas jagat raya. Jabang bayi putra Raden Sukemi Sosrodihardjo ini, siapa nyana, kelak berjuluk Pemimpin Besar Revolusi, Panglima Tertinggi, Presiden Republik Indonesia yang pertama. Dialah sang proklamator, yang membawa bangsa ini memasuki pintu gerbang kemerdekaan, setelah lebih 3,5 abad dijajah Belanda (dan Jepang). ***

Salam Nusantara

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.