Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Pesona Maut Mr. Dukun

Sunday, 9 August 2009

Viewed 2165 times, 11 times today | 13 Comments |

Reef Australia

Hello Para Baltyrers….

Di tengah-tengah berbagai berita tentang tragedi jebolnya waduk Situ Gintung di kawasan Ciputat Tangerang,  beberapa waktu lalu, aku menemukan suatu berita yang sangat menggelitik nurani dan membuat tanganku gatal untuk mengabaikan begitu saja. Lepas dari segala kontroversi tentang musabab jebolnya Dam Situ Gintung, yang banyak di klaim sebagai human error, rupanya ada sekelumit berita yang sempat beredar di kalangan penduduk setempat

yang tidak ada kaitannya dengan musabab seperti yang diberitakan selama ini.

Berita yang lain dari pada yang lain. Intinya bahwa tragedi Situ Gintung pada hakikatnya adalah : akibat kemarahan sang penunggu danau tersebut. Sang penunggu yang diklaim oleh masyarakat sekitar berujud seorang wanita cantik yang bergaun putih. Wanita lelembut itu datang untuk meminta tumbal……! Beberapa hari sebelum terjadi bencana, konon menurut pengakuan beberapa warga, sang ratu penunggu menampakkan diri di tengah danau, atau ada yang melihat seberkas sinar terang berkelebat di tengah danau, oleh mereka yang melihat penampakan tersebut diartikan sebagai firasat bahwa akan terjadi suatu bencana yang berkaitan dengan waduk tersebut. Dan konon pula beberapa warga ini sempat melaporkan firasat mereka kepada kepala dusun dan menuntut sang kepala dusun memanggil orang pintar. Namun rupanya petisi tersebut tidak mendapat respon seperti yang diharapkan. Maka bencanapun benar-benar terjadi.

Pertanyaan : benarkah demikian…..?

Belum lama berselang, berita yang juga tidak kalah menghebohkan…

Dikutip dari salah satu media on line

JOMBANG — Niat pihak keluarga menutup selamanya praktik pengobatan dukun cilik Muhamad Ponari (9) ternyata gagal dilakukan. Pasalnya, massa calon pasien yang terus merangsek di sekitar rumah orangtua Ponari menjadi beringas, Rabu (11/2).

fenomena-ponari-dukun-cilik-jombang dukuncilik

Cuplikan berita dari media tersebut makin mengukuhkan bahwa Dukun  dan klenik masih sangat berperan di masyarakat Indonesia. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa di tengah krisis ekonomi dunia, profesi yang tidak bakal terkena dampak imbas dari resesi global ekonomi adalah profesi seorang dukun.

Bagi sebagian orang, kehadiran seorang dukun seperti sebuah warna baru, tempat suatu harapan didambakan. Jika tidak ada dukun maka kondisi harus dibuat sedemikan rupa sehingga ada dukun. Bahkan seorang anak kecilpun tidak mengapa, yang penting judulnya tetap DUKUN.  Di Indonesia ada dikenal istilah" dukun golongan hitam dan golongan putih". Sebenarnya tidaklah sesederhana itu dilihat dari tujuannya dan sumbernya. Apa sebabnya? Menurut sebuah sumber referensi, ternyata :  hal ini dikarena kedua-duanya ( hitam dan putih) dapat melakukan jasa yang sama. Lho….!!!  Disini yang menjadi penentu adalah : keinginan pengguna jasa dukun dan sumber ilmu sang paranormal serta kepribadian paranormal itu sendiri.

Berbiacara tentang dukun tentu sangat erat hubungannya dengan kultural bangsa kita yang memang akrab dengan hal-hal yang bebau mistis. Pembaca tentu sangat hafal dan paham sekali dengan legenda Nyi Roro Kidul yang sangat popular. Banyak masyarakat Indonesia yang mempercayai akan hal ini. Apa-apa yang berhubungan dengan bencana misalnya selalu dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan hal ghoib. Seperti disebutkan di atas bahwa Indonesia adalah tempat yang subur untuk  tahayul dan perdukunan.

santet

Dukun seolah tidak lekang dimakan zaman. Tetap laris manis. Negara ini seolah terbelenggu dengan perdukunan.  Katakan mulai : Jual tanah saja harus pergi ke dukun untuk konsultasi,  ingin usahanya lancar dan laris manis??? Consult to the Dukun….. Ingin jabatannya bertahan,  atau punya wibawa dan ditakuti bawahan …??? Consult to the Dukunnnnnnnn…….Walaupun mungkin sebutan dukun sekarang kalah populer dengan paranormal atau pensehat spiritual, ditambah lagi oleh mitos-mitos yang berkembang di Nusantara ini, seperti mitos Nyi Roro Kidul atau tahayul-tahayul yang masih subur di masyarakat.

Contoh, wanita hamil harus membawa gunting, atau angka 13 dianggap sebagai angka sial, dan kondisi makin diperparah lagi oleh tayangan mistik dan klenik serta hantu yang berkembang pesat di dunia pertelevisian kita akhir-akhir ini dan ironinsya program tentang klenik dan perhantuan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.

Pertanyaan  : gejala apakah ini….?

Masih  tentang berita cuplikan sang dukun cilik Ponari.

Massa berebut memompa air, kemudian mewadahi air yang keluar dari pipa pompa ke dalam gelas dan botol masing-masing. Ratusan orang berdesakan di kamar mandi yang terbuat dari anyaman bambu yang terletak bersebelahan dengan kandang kambing. Bahkan, beberapa orang nekat menciduk air keruh bekas mandi dari saluran air, kemudian digosokkan-gosokan ke bagian tubuh yang sakit.

Atau

Berita yang dimuat Detik.com tentang sebuah pohon menangis yang air matanya konon sangat mujarab sebagai obat penyembuh berbagai penyakit. dan konon pula air yang keluar dari batang pohon beringin yang ditebang adalah air mata suci sang penunggu, lagi-lagi adalah seorang wanita jelita bergaun putih. Fenomena masyarakat kita yang hobi pergi ke dukun makin gayeng. Merupakan suatu yang Ironis bahwasanya banyak sekali orang yang mengatas-namakan usaha yang menghalalkan untuk pergi ke tempat praktek-praktek klenik dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh mereka yang mengaku "tahu segalanya", dari penglaris, meramal masa depan, pemikat atau pelet, wibawa, penyembuh, mencari barang hilang, santet, ilmu kebal, sampai mencari jodoh, dan masih banyak yang lainnya.

Hasan (59 tahun) seorang dukun kampung saat mengobati Syamsul Bahri (9 bulan) yang menderita muntah dan mencret di Tampur Paloh, Aceh Timur, foto diambil 23 Januari 2009. Sudah 20 tahun dukun Hasan membantu masyarakat dengan caranya karena tidak adanya tenaga medis di desa ini. Tarmizy Harva

Talking about perdukuan, tentu tidak lepas peranan benda-benda ghaib. Apa sebenarnya rahasia dibalik benda benda mistik tersebut sehingga memiliki kekuatan ghaib? Misal batu kecil atau batu alam yang tak memiliki penampilan yang memikat baik warna, tekstur, dan keindahan yang lain. Adapun benda yang paling umum digunakan para praktisi mistik dikarenakan hawa atau sifatnya adalah batu alam, karena sifatnya dari alam, memungkinkan energi berada dalam strukturnya. Seperti batu ajaib yang ditemukan Ponari saat bermain hujan-hujanan. Saking ajaibnya, konon dari salah satu sumber media disebutkan, sang nenek Ponari sempat membuang batu tersebut namun anehnya batu itu kembali ke rumah Ponari. Menurut Ponari, batu ajaib itu ditunggu dua makhluk gaib, laki-laki dan perempuan bernama Rono dan Rani. Dua makhluk gaib itulah yang selama ini  memberikan amanat kepada Ponari untuk menolong orang sakit melalui batu yang ditemukan pertengahan Januari lalu.

Dalam dunia perdukunan sebuah keahlian khusus  biasanya sumber yang dipergunakan  adalah belajar "ngelmu"  dan lelaku dengan mempergunakan bantuan kekuatan dari dunia gaib dari luar dirinya, namun ada juga yang  yang  mengembangkan potensi dirinya sendiri tanpa  bantuan dari dunia gaib. Di mata awam, kedua-duanya adalah sama. Di Indonesia paranormal  memperoleh ilmunya dari belajar dengan jalan "lelaku" ( yaitu praktek usaha memperoleh ilmu gaib) dengan berbagai cara seperti bertapa dengan segala ritualnya yang "aneh-aneh" dan banyak yang tidak bisa diterima oleh akal sehat.  Sedangkan yang mengembangkan potensi dirinya juga melakukan "lelaku" namun tidak berusaha memperoleh ilmu dari dunia gaib. Walau tetap saja sebagai hasilnya,sama saja; kedua golongan  tersebut (hitam dan putih) bisa saja berfungsi untuk menolong mereka yang membutuhkan jasa.

Dari kedua golongan tersebut pada kenyataan sehari-hari terdapat perbedaan yang sangat mendasar dalam prakteknya: sebagai usaha yang negatif  yang merugikan  manusia,  contoh  menyantet, guna-guna, sihir tolak jodoh, untuk jasa ini dukun golongan "hitam" bersedia melakukannya. Sementara itu  golongan paranormal yang mengembangkan potensi di dan dari dalam dirinya sendiri, menolak jasa yang dianggap merugikan atau mencelakai orang lain misalnya berbuat santet.

Di masyarakat kita,  banyak dukun dalam menarik client  menggunakan simbol-simbol agama. Sebagian masyarakat Indonesia masih berpikiran bahwa misalnya jika menggunakan  huruf-huruf arab berarti memenuhi syariat agama, walau pada kenyataannya huruf arab atau simbol-simbol agama hanya sebagai kedok dan ayat-ayat yang diambil dari kitab suci sudah diputar balikkan atau huruf-huruf yang seolah 'islami' ternyata tidak ada artinya sama sekali.

Padahal dukun-dukun yang berkedok sebagai golongan orang yang menganggap diirnya alim itu, bahayanya lebih besar dari dukun yang benar-benar bergelar dukun. Lha…bagaimana tidak? Karena umumya hanya melihat penampilan harafiahnya saja, atau menganggap ilmu agamanya yang sudah mumpuni, atau membuat seolah-olah semua yang  mereka katakan itu benar dan masih dalam koridor agama. Dalam prakteknya mereka biasa memakai  media yang berhubungan dengan agama, atau dengan atribut orang alim,  menggunakan ayat suci yang dicomot dari kitab suci dalam setiap mantra atau rajahannya, sampai kepada pantanganpun masih dikaitkan dengan agama. Memang dalam hal-hal tertentu kitab suci  (baca : Al-qur'an) banyak terkandung  ayat-ayat penyembuh, jika dilakukan secara benar sesuai petunjuk agama dan bukan menjadikannya sebagai mantra, rajah, jimat, dan lain-lain.

Tentang ajimat atau rajah, sebagai manusia biasa, kita ada kemungkinan akan mudah tergelincir dalam memahami hal-hal yang bersifat ghoib ini. Umumnya kita  akan menganggap bahwa ajimat tersebutlah yang mengakibatkan terjadinya keajaiban dan kekuatan tersebut sehingga cenderung bersandar pada kekuatan benda-benda tersebut dan akhirnya jauh dari  Tuhan. Dan dikarenakan seringnya terjadi kesalahan pada pengguna ajimat ini,sehingga sebagian besar ulama  atau pemuka dari golongan agama lain melarang penggunaan ajimat. Salah satu dampak yang dikuatirkan, kita akan menyekutukan Tuhan tanpa kita sadari…

Salam manis,

Reef Australia

 

Disclaimer : diambil dari berbagai sumber

Ilustrasi:

http://www.andaka.com

http://rioardi.wordpress.com

http://fitrahfitri.files.wordpress.com

http://2.bp.blogspot.com

Share This Post

Posted by Sunday, 9 August 2009 on 13:40.

Categories: Kehidupan. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

13 Responses to “Pesona Maut Mr. Dukun”

Pages: [2] 1 »

  1. 13
    Energi Haq Nusantara Says:

    miris ya..? ya itulah kenyataan..karena memang masyarakat haus akan spiritual. masyarakat ingin menjadi lebih baik. tapi apa yang dilakukan oleh para pemimpin di negara ini? mereka hanya mementingkan dirinya sendiri. oleh karena itu mereka mencari solusi kehidupan. tapi kalau yg didatangi itu ternyata paranormal atau orang yg dianggap alim dalam agama,tapi ternyata tidak memiliki kemampuan untuk membimbing mereka ke jalan yg benar..ya bukan salah mereka dong. yang harus diperhatikan dan dibina adalah lembaga pemerintahan yg berkompeten dalam agama harus menata dong..kalau memang tidak punya kemampuan spiritual dan metafisika ya jgn boleh buka praktek.. beres kan.. Jadi jangan cuma menyalahkan apalagi menambahkan teori-teori bahwa spiritual itu melibatkan mahluk lain..dg teori yg dibuat-buat tanpa dasar yg jelas..

  2. 12
    ikha Says:

    tes,,,,

  3. 11
    lindacheang Says:

    Reef : untuk counter saja, ya. dukun ga selamanya merugikan, koq. di kampung-kampung terpencil sudah ada paraji, alias dukun beranak. yang sudah dilatih hal kebidanan, sehingga bisa membantu kelahiran anak-anak di tempat terpencil sexara steril, ga pake sembilu lagi untuk potong tali pusar dan ga pake kunyit lagi untuk mengobati bekas potongan tali pusat. paraji sekarang juga dibekali alkohol dan obat-obatan, lho.

Pages: [2] 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)