Rumah Stroberi

Saw – Bandung

Sebenarnya saya sudah lama pengin menulis tentang wisata di kota Cimahi dan sekitarnya. Namun apa daya, setiap pergi ke daerah-daerah wisata yang banyak bertebaran itu, saya selalu lalai tentang urusan potret memotret. Kan sangat tidak lucu, menulis artikel beginian tanpa penyertaan gambar.

Nah, … beberapa waktu yang lalu, saya ada acara perpisahan dengan teman dekat. Beliau harus pindah ke Kalimantan sehubungan mengikuti tugas kerja sang suami. Sebelum kepergiannya, kami ingin pergi bareng-bareng, sekalian mengagendakan makan siang di tempat tersebut.

Akhirnya kami menyusuri Jln. Cihanjuang, naik ke arah Cisarua. Sepanjang jalan itu saja banyak tempat wisata menawarkan keragaman fasilitasnya. Ada All About strawberry di sebelah kanan jalan, disusul dengan wisata Katumiri di kiri jalan, kemudian wisata bunga dan sampailah kami di kawasan perguruan Advent.

Dari sana kami belok kanan. Di kawasan kecamatan Parongpong inilah, banyak sekali wisata tanaman hias dan tanaman holtikultura menggoda wisatawan untuk mampir-mampir. Jika banyak waktu luang, pasti menyenangkan sekali jalan-jalan di daerah ini.

Akhirnya, sampailah kami di kawasan Cihideung. Seperti sebelumnya, di sini wisata tanaman hias juga bertebaran. Namun, kami masuk ke daerah lebih dalam lagi. Di sana ada petunjuk jalan. Meski demikian kami masih harus bertanya, meski sebenarnya bukan pertamakalinya kami datang ke sana. Maklumlah…, jalanan banyak yang mirip-mirip. Kebetulan rombongan kami semuanya kok ya ibu-ibu yang gagap jalan.

Di kawasan ini juga banyak tempat wisata ditawarkan. Namun, tujuan kami memang hanya ke Rumah Stowberi untuk makan siang, maka kami pun tak hendak mampir-mampir lagi. Beginilah nasib para ibu yang rata-rata masih memiliki balita, kemana pun pergi jika tanpa kesertaan anaknya, pasti mengejar waktu efektifnya. Tidak boleh molor, harus tepat waktu untuk segera bisa pulang. Maka meski kepincut setengah mati pada indahnya bunga-bunga yang berjajar di sepanjang jalan, laju mobil tak pernah berhenti.

rumahstrowberryjuga

Akhirnya, sampailah kami pada tempat yang kami tuju. Rumah makan yang didesain untuk wisata sekaligus. Kontur tanah yang berundak-undak karena menempati sebidang tanah miring, justru menonjolkan keindahannya. Bunga warna-warni tertanam di segenap penjuru. Kolam ikan dengan bunga teratainya, menambah keasrian suasana. Jika ingin mendengar suara alam pegunungan yang sebenarnya, disinilah tempatnya. Suara tokek sahut menyahut dengan kicau burung di pepohonan yang tinggi menjulang. Desau angin pun pantul memantul di antara tebing-tebing yang menawarkan banyak jenis tanaman holtikultura petani kampung.

rumahstrowberry

Kami memilih tempat paling atas sehingga pandangan kami bebas. . Pernak –pernik yang terpasang bernuansa Cina. Ada lampion, boneka, tulisan-tulisan Cina. Sayang, diantara kami tidak ada yang bisa mengapresiasikan pernak-pernih tersebut. Cuma bisa komentar : Ih…, baguusss ya… (hahaha… awam banget deh…).

Kami berenam segera memesan menu dengan system paket. Ada Nasi liwet, goreng Gurame, bakar Gurame, Timbel dan ayam bakar serta gorengnya. Jus Strowberry tak lupa kami pesan juga. Inilah yang khas. Jus Strowberrynya terasa seger, karena berasal dari buah yang baru saja dipetik.

strawberry

Sebenarnya disediakan juga wisata petik sendiri buah strawberry ini, namun karena bagi kami itu sudah bukan hal yang menarik (wisata seperti ini banyak di sini, dan kami sudah sering melakukannya), maka kami lebih memilih pesan langsung jus buahnya. Hahaha…, ibu-ibu pemalas nih…

Sambil menunggu pesanan di sajikan, kami disuguhi alunan musik yang Nyunda banget ( padahal dari kami berenam, cuma seorang yang asli Sunda) Tapi berhubung kami sudah sangat familiar dengan lagu-lagu bernuansa sunda seperti ini, maka kami pun manggut-manggut aja.

Oke Pembaca…

Sajian sudah datang. Dengan penuh keakraban kami pun menyantapnya. Berhubung judul acaranya adalah perpisahan, maka sengaja kami berlama-lama di sini. Sesuai target, sekitar dua setengah jam kami habiskan waktu untuk makan dan bercengkerama. Setelah puas, maka kami pun pulang.

Jika ingin bicara tarif atau harga makanan, di tempat ini relative terjangkau kok. Terbukti, dengan kapasitas perut kami yang rata-rata terdiri atas ibu-ibu menyusui, kami hanya mengeluarkan tak lebih dari tigaratus limapuluhribuan. Jangan salah, menu yang kami santap beragam, begitu juga jus tidak hanya puas satu gelas. (mengerikan!! Hahaha..).

rumah strowberry2

Begitulah, … salah satu tempat wisata keluarga yang tersedia di daerah Cimahi dan sekitarnya. Wisata alam yang juga sebagai rumah makan. Mohon maaf atas keterbatasan gambar baik jumlah maupun kwalitasnya. Karena hanya sempat terekam dengan kamera HP, itupun lebih banyak pose-pose kami yang ternyata narsis-narsis. Tak eloklah jika saya sertakan.

Mungkin di lain kesempatan saya akan coba menulis lebih banyak lagi tempat wisata keluarga di sekitar Cimahi.

Mangga sadayana, wilujeng sumping di bumi Sangkuriang…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.