Gara-gara 17 Agustus 1945, Megawati jadi “WNI pertama” yang menjabat sebagai Presiden RI

Selamat Ulangtahun Indonesiaku 7: Gara-gara 17 Agustus 1945, Megawati jadi “WNI pertama”yang menjabat sebagai Presiden RI

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

APA-APAAN lagi ini? Kok Megawati menjadi warga Negara Republik Indonesia pertama yang menjadi presiden Republik Indonesia? Memangnya Soekarno, Soeharto, BJ Habibie dan Abdurrahman Wahid bukan WNI? Atau kalau mau dihitung tokoh lain yang pernah menjadi presiden RI tetapi nggak diakui, seperti Sjafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat, juga bukan WNI?

Masalahnya terletak pada hari 17 Agustus 1945. Hari kelahiran negara Republik Indonesia. Pada sekitar pukul 10.00 pagi, Soekarno mengumumkan berdirinya sebuah Negara, di rumahnya sendiri di kawasan Cikini, Jakarta. Artinya apa? Mulai pukul 10 pagi dan seterus sampai detik ini, telah lahir, telah berdiri Negara yang namanya RI. Sebelum itu, katakanlah pukul 09.59, yang namanya negara RI belum ada!

megawati01

Lalu kenapa Megawati yang mendapat julukan WNI pertama yang menjabat sebagai presiden RI? Apakah Soekarno dan pengganti-penggantinya bukan WNI? Ya jelas WNI dong… Cuma, mereka “tidak asli”. Artinya, Soekarno, Soeharto, Habibie, Abdurrahman Wahid (juga Sjafruddin dan Mr. Assaat), pernah menjadi warga negara asing? Lho?

Begini, Soekarno yang lahir 6 Juni 1901, terlahir bukan sebagai WNI. Emangnya kenapa? ‘Kan negara RI belum ada! Secara hukum, dari 6 Juni 1901 sampai 9 Maret 1942, Soekarno hidup sebagai warga negara Hindia Belanda. Dia tunduk sama semua produk hukum Belanda. Dia menjadi subyek hukum.

Dari 9 Maret 1942 (ketika Hindia Belanda menyerahkan kekuasaan kepada Jepang) sampai 17 Agustus 1945, Soekarno menjadi warga negara Jepang. Kok bisa? Lha iya, kita ‘kan dijajah Jepang. Pemimpin kita dalam kurun waktu 3,5 tahun itu, ya Kaisar Hirohito. Semua orang yang tinggal di bekas jajahan Belanda di wilayah hukum Hindia Belanda, menjadi warga Jepang. Entah warga kelas dua, kelas tiga, atau kelas kambing, yang penting warga dan subyek hukum Jepang.

Begitu juga dengan Soeharto yang lahir 8 Juni 1921, BJ Habibie terlahir 25 Juni 1936 dan Abdurrahman Wahid kelahiran 4 Agustus 1940. Mereka sama seperti Soekarno, pernah mengalami menjadi warga Hindia Belanda dan pendudukan Jepang. Mereka semua baru menjadi WNI pas pukul 10.00 tanggal 17 Agustus 1945 sampai detik ini. Tidak ada sedetikpun lowong, sesuai janji Soekarno waktu 17 Agustus 1945. “Negara ini akan terus kekal abadi”.

Ketika Megawati Soekarnoputri terpilih menjadi presiden RI pada 23 Juli 2001, dia menjadi WNI asli pertama yang menjabat sebagai presiden sejak 17 Agustus 1945.

megawati03

Mengapa? Karena selama hidupnya dia tidak pernah menjadi warga negara lain. Megawati lahir pada 23 Januari 1947, atau 18 bulan sejak RI lahir. Sedangkan Susilo Bambang Yudhoyono, juga lahir setelah 17 Agustus 1945, hari lahir RI.

Di Amerika Serikat pun begitu. Martin van Buren, presiden AS ke-8 (1837-1841) adalah “first US citizen” yang menjadi presiden AS. Dia lahir setelah 4 Juli 1776, hari lahir AS, yaitu 5 Desember 1782. Presiden pertama AS George Washington, John Adams, Thomas Jefferson, James Madison, James Monroe, John Quincy Adams dan presiden ke 7 Andrew Jackson, bukan warga AS asli. Mereka pernah menjadi bukan warga negara AS, karena AS belum lahir.

Tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari sangat penting dan menjadi tonggak awal untuk mengukur apapun yang berkaitan dengan kehidupan kenegaraan di Indonesia. Meski kelahiran Indonesia berlangsung dengan sederhana tanpa persiapan matang, namun keinginan itu bukan muncul serentak. Hari itu adalah puncak kulminasi dari rasa, keinginan, perjuangan, darah serta nyawa semua orang untuk sebuah semangat. Semangat untuk kehidupan.

Hari Jumat 17 Agustus 1945 juga menjadi hari paling unik dalam kehidupan bernegara di Indonesia. Hari itu adalah satu-satunya hari ketika Indonesia tidak punya peraturan hukum. Tidak punya perangkat bernegara. Ya tidak punya parlemen, tidak ada pemerintahan, tidak ada undang-undang dasar. Bahkan Indonesia tidak punya menteri, tidak ada wakil presiden serta tidak memilik presiden! Blank!

Indonesia punya memilikinya sehari setelah 17 Agustus 1945. Undang-undang dasar, presiden dan wakil presiden baru dipilih tanggal 18 Agustus 1945. Bahkan menteripun baru ada sebulan lebih setelah merdeka!

Satu-satunya yang dimiliki bangsa Indonesia yang baru merdeka hanya satu.

Semangat atau harapan untuk hidup. Hidup bersama sebagai sebuah bangsa. Satu bangsa, satu rumah, satu darah.

7 Comments to "Gara-gara 17 Agustus 1945, Megawati jadi “WNI pertama” yang menjabat sebagai Presiden RI"

  1. lulu muhalidi  1 May, 2011 at 08:49

    trmks bnyk…. info yg sngt berharga, sukses mas!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.