Apa Makna Kemerdekaan Bagi Anak?

Mena Larasati – Kota Tepian


Detik-detik menyambut hari kemerdekaan, ada sedikit was-was rupanya tahun ini walau kelihatannya santai-santai saja. Seperti berita yang sering bermunculan di internet tentang Teror BOM di Istana Merdeka. Waduh….kurang kerjaan sekali ya si tukang BOM ini. Tapi harapan saya semoga tidak akan ada BOM di Istana Negara atau pun di manapun pada saat hari kemerdekaan nanti.

Biar bagaimana pun bangsa kita yang sedang amburadul dan semwrawut dengan urusan krisis global atau masalah TKI yang terbengkalai dan juga masalah-masalah lainnya, kalau bisa ya pas saat hari H nanti kita kembali hikmad dan memaknai apa arti dari kemerdekaan itu sendiri.

Saya sebenarnya sangat bangga dengan pahlawan jaman perang dulu yang bersikukuh dengan kemerdekaan bangsa Indonesia dari jajahan negara asing. Semua demi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengorbanan darah dan keringat mereka dan juga ide-ide jenius mereka untuk memproklamasirkan kemerdekaan. Dan tak lain juga membuat bendera Sang Saka Merah Putih. Sungguh itu perjuangan yang tak mudah dan gampang terlaksana.

Dulu paling senang kalau melihat acara di TV tentang Detik-detik Proklamasi. Ikut merinding, terasa ikut memperjuangkan kemerdekaan tersebut. Lah sekarang..?? Malah kebanyakan pada nongkrong di jalanan dan remaja-remaja juga merayakannya dengan berhura-hura. Hmmm terkadang untuk mengikuti upacara saja banyak yang malas. Kalau jaman sekolah saya dulu, selalu dapat hukuman kalau ketahuan tidak mengikuti upacara. Kalau sekarang masih berlaku hukuman itu tidak ya…?? Entahlah….arti Merdeka pun telah rancau di kalangan remaja sekarang.

Bicara soal berjuang, saya jadi mikir apa yang telah saya berikan pada Bangsa Indonesia ini??? Sepertinya belum. Saya saat ini hanya masih menjadi sosok manusia yang hanya bisa bicara ini bicara itu, protes ini protes itu tanpa ada pertimbangan dan pemikiran yang mendewasa. Saya masih bocah ingusan yang belum mengerti apa arti dari tetesan darah dan keringat itu.

Dan entahlah kapan saya akan mengerti semua makna itu. Yang penting sekarang bagi saya, saya hanya ingin menjadi diri sendiri diatas tanah kelahiran ini tanpa ada perbedaan yang menyekutukan atau memisahkan. Semua adalah sama, tidak ada yang berbeda walau bahasa, adat dan kebudayaan berbeda tapi semua adalah sama. Seperti slogan kita BHINEKA TUNGGAL IKA. Rasa-rasanya makna dari slogan itu juga mulai mengikis di kalangan anak remaja sekarang. Tapi semoga tidak benar semestinya dan semoga itu hanya pandangan pesimis saya saja.

Anak01

Anak02

Anak03

Bicara soal MERDEKA pula, apa seh makna MERDEKA bagi semua orang khususnya bagi anak-anak??? Karena saya sendiri bingung mo bicara soal makna MERDEKA, setahu saya di jaman sekarang yang udah serba tehknologi MERDEKA adalah bebas tapi banyak yang mengartikan BEBAS itu sendiri ya hehe tahu dah….yang sangat saya sayangkan adalah sekarang terlalu banyak anak-anak yang dipaksakan bekerja khususnya bagi anak yang dibawah umur. Mereka harus mengamen, pura-pura buntung, pura-pura buta, mengemis dengan atas dasar sosial/sumbangan atau apalah sedangkan orang tua mereka hanya duduk-duduk saja di pinggiran trotoar atau berteduh di bawah pohon rindang sembari merokok. Pemandangan itu kerap sekali saya lihat di kota besar seperti Jakarta ini dan saya rasa di beberapa kota besar lainnya juga. Sungguh miris sekali, inikah kemerdekaan bagi mereka anak-anak jalanan??

Udahlah…saya gak mo panjang lebar bicara, ntar malah ngelantur gak karuan….yang penting JAYALAH SELALU BANGSAKU, kemana lagi kami akan berteduh selain pada keteduhan SANG SAKA MERAH PUTIH mu…

Untuk anak-anak bangsa Indonesia
genggamlah angkasa
kalau perlu taklukkan dunia

agar intan permata tertanam di jiwa
agar kemenangan menggagahi raga
agar kedamaian merasuki hati para pendusta
agar kasihNYA tersirami dari langit

dan negeri ini tak lagi ada perang SENGGIT

Kota Tepian, 230709//17.30′

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.