Upacara Hari Kemerdekaan RI di Colombo

Syanti – Sri Lanka 

Sudah beberapa hari ini hujan telah membasahi kota Colombo dan sekitarnya, tadi malampun hujan turun dengan derasnya.

“Wah bagaimana upacaranya, kalau besok juga turun hujan?” pikir saya.

Malam itu saya tidak dapat tidur dengan pulas, walaupun tubuh ini terasa  capai sekali….setelah seharian membuat lemper dan spring rolls untuk upacara hari kemerdekaan besok. Pagi-pagi sekali saya sudah harus bangun untuk menyelesaikan pekerjaan, menggoreng spring rolls dan mengukus lemper, setelah selesai cepat-cepat bersiap-siap untuk upacara.

Berpakaian dan berdandan secara kilat, tralala….. akhirnya siap juga bersarung kebaya tanpa sanggul. Sambil membayangkan bagaimana kalau nanti di tengah-tengah upacara turun hujan lebat. Bisa terbayangkan para ibu-ibu dengan bersarung kebaya lengkap dengan sanggul, harus berlarian berlindung dari air hujan……karena takut kebasahan hi hi hi.

Setibanya di KBRI Colombo, ternyata panitia telah menyediakan canopy, untuk peserta upacara tetapi sayangnya  anak-anak peserta upacara dan pemimpin upacara tidak disediakan canopy, kasihan juga.

Snapshot515

Untungnya upacara berjalan dengan lancar, walaupun dengan cuaca mendung dan sempat hujan gerimis sebentar. Upacara dipimpin oleh Duta Besar Indonesia berkuasa penuh untuk Sri Lanka dan Maldive. Acara pertama adalah mengheningkan cipta yang dipimpin oleh pemimpin upacara diiringi dengan lagu “Padamu Negeri”.

Acara kedua adalah penaikan bendera sang saka merah putih, oleh anak-anak muda yang berdomisili di Sri Lanka. Diiringi dengan lagu IndonesiaRaya, di mana peserta upacara dengan spontan ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya, tanpa diperintahkan.Kemudian disusul dengan pembacaan teks Pancasila, yang dipimpin oleh pemimpin upacar ayaitu bapak duta besar, yang diikuti oleh peserta upacara, termasuk anak-anak dengan suaranya yang lantang.

Snapshot519

Snapshot517

Kemudian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi dan pembukaan UUD 45, diakhiri dengan pembacaan doa. Sebelum peserta upacara dibubarkan kami semua meneriakan kata-kata…”MERDEKA!” dengan suara yang bergemuruh yang dipimpin oleh inspektur upacara. Sementara peminpin upacara membacakan pidato hari kemerdekaan, anak-anak yang masih kecil yang tidak dapat diam ditempat dalam waktu lama, mulai bermain-main ……membuat kami peserta uapaca tersenyum-senyum melihat keluguan dari anak-anak tersebut.

Selesai upacara, kami mengadakan foto bersama, kemudian peserta upacara mendapatkan makanan ringan, sudah tentu penganan Indonesia…….lemper, spring roll dan kue sarang semut, tea dan kopipun tersedia. Kami semua menikmati hidangan yang tersedia, terutama untuk mereka yang begitu merindukan makanan Indonesia.

Peringatan hari kemerdekaan di Colombo tahun ini, dimeriahkan oleh group penari Geronimo yang sengaja didatangkan dari Jakarta dengan penyanyi lagu dangdut . Kami semua masyarakat Indonesia dihibur dengan tarian dan lagu dangdut, di mana banyak peserta upacara yang maju ke depan untuk bergoyang dangdut, membuat suasana jadi bertambah meriah.

Setelah acara pemotongan tumpeng, kami semua dijamu makan siang, tentunya dengan masakan Indonesia, yang disantap ludes habis.

Acara hari ini ditutup dengan pengundian lucky draw, dengan berbagai macam hadiah dari beberapa sponsor, termasuk return ticket Colombo Singapore dari SQ dan return ticket Colombo-Bankok-Jakarta dari Thai Airways.

Hari ini cukup melelahkan, apalagi setelah kurang tidur semalam…tetapi hati ini begitu berbahagia.

“Dirgahayu Indonesiaku !” 

Salam MERDEKA ! 

Snapshot524

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.