Tempat Tinggal Anak Kost… Peduli Go Green… kok bisa??

Saras – Jakarta

Salam jumpa lagi GCNers dimanapun kalian berada berada…selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam dan selamat gini hari.. 

Bermula dari pengalaman pertama jadi anak kost sekitar 8 tahun yang lalu (waduh nggak terasa sudah 8 tahun yang lalu ya!). Baru terpikir sekarang untuk bercerita sekalian mau ikut memberikan motivasi buat kita semua untuk menyelamatkan bumi  ini (sekali-sekali serius sedikit boleh ya teman-teman).
 
Belajar dari 2 orang ibu-ibu yang sudah  pantas dipanggil Eyang dan Oma saya jadi terinspirasi membuat lingkungan di sekitar tempat kost yang kami bangun menjadi contoh lingkungan hijau dan sehat kepada warga sekitar tempat tinggal saya  kelak. Heemmm…..belajar mau jadi Ibu Kost yang perduli lingkungan nich…mudah-mudahan banyak yang mau tinggal ditempat kost saya (promosi terselubung boleh yaahhh…hi hi hi hi hi).
 
Jalan Banjarsari terletak di bagian wilayah Jakarta Selatan (Jalan Fatmawati), Cilandak Barat. Tidak disengaja tempat ini lambat laun menjadi tempat yang cukup dikenal bagi setiap pegwai atau siswa sekolah (ada sekolah perbankan di sekitar TB Simatupang, Prasetya Mulia) di sekitar TB Simatupang, Ampera, Cipete dan sekitarnya.
 
Sebagai warga Cilandak yang terbilang lahir ditempat ini, saya sebetulnya tidak mengetahui secara kasat mata wilayah kost-kostan ini, mendengar iya tentunya….tapi datang khusus ke tempat ini belum pernah sama sekali (keterlaluan ya, pada hal tempat ini dekat banget sama rumah saya). Sampai pada akhirnya ketika rumah kami direnovasi dan saya tidak tahan oleh debu (maklum penderita Asthma berat), akhirnya saya memutuskan mencari tempat kost sementara yang tidak jauh dari rumah (aneh ya bukannya mencari tempat kost yang deket kantor di bilangan Thamrin, malahan nggak mau pisah dari rumah).
 
Dari seorang sahabat SMA yang tinggalnya juga di wilayah Jakarta Selatan akhirnya saya dibawa dan dikenalkan oleh Jalan Banjarsari.
 
Kesan pertama waktu saya sampai bersama sahabat ke tempat ini adalah……makkk nyuuusssss (nggak kalah sama kulinernya Mas Bondan Winarno nih..) bagaimana tidak, mulai masuk Gang aja saya sudah disambut oleh pemandangan yang hijau, terkesan malahan gang-gang tersebut rimbun oleh bermacam-macam tumbuhan dan pot-pot kembang di setiap rumah layaknya hutan kecil-kecilan. Tidak lama berkeliling, sampai akhirnya kaki saya bersama sahabat tiba di sebuah rumah yang sangat asri layaknya hutan kecil….Jalan Banjarsari V No. 13 (Wooww….lucky number isn’t) pemilik rumah memberi nama House of Dona Carmen.
 
1.Jln.Banjarsari V No. 13
Jln Banjarsari V / 13
 
House of Dona Carmen
 
Di tempat kost saya tinggal layaknya hutan kecil di tengah kota, ini pendapat yang saya rasakan selama tinggal di tempat ini. Bagaimana tidak, rumah empat tingkat ini dirancang di tingkat paling atas menjadi hutan kecil yang ditumbuhi oleh pohon-pohon dan bunga-bunga yang memang pantas masuk ke dalam pot besar-besar dan memang pas sekali ditempatkan di tingkat atas ini.
 
Dari tingkat empat ini  juga mata saya memandang Jalan Banjarsari yang hijau dari satu rumah kerumah yang lainnya. Jalan Banjarsari ada 7 (Tujuh) bagian , Banjarsari satu, dua, tiga dan seterusnya sampai Tujuh. Hampir setiap pemilik rumah menyewakan kamar-kamarnya sebagai kamar kost. Hanya segelintir yang tidak menyewakan kamar-kamarnya atau sekedar rumah tinggal saja. Tidak terasa nyaris dua tahun saya kost di House of Dona Carmen ini, pada hal rumah sudah selesai renovasi jauh-jauh hari.
 
3. b6
 
Tempat kost pasti ada induk semangnya (baca: Ibu Kost). Ok, di tempat saya tinggal inilah saya akhirnya mengetahui bahwa hijaunya Banjarsari ternyata ada di balik kesuksesan dari 2 orang ibu-ibu yang sudah tidak muda lagi, kita panggil aja mereka Eyang dan Oma. Oma Nina Sidle Unsulangi (ini ibu kost saya pada saat itu) adalah Wakil dari Ketua Lingkungan Hidup di Banjarsari, di mana sang Ketua adalah Eyang Harining Bambang Wahono.
 
Dari Eyang dan Oma ini saya mendapatkan pelajaran bagaimana cara menggerakkan warga untuk mau berpastisipasi menciptakan lingkungan yang sehat dan asri. Mereka dengan gigih dan sabar memberikan contoh kepada rumah-rumah sekitarnya dengan terlebih dahulu menghijaukan tempat tinggal mereka sendiri (mulai dari lingkungan sendiri kata mereka).
 
Hal ini dilakukan biar warga sekitar termotivasi (dapat melihat contoh nyata) mau membuat rumahnya sendiri menjadi bersih, hijau dan asri. Eyang Harining (dikenal dengan Ibu Bambang) mengajarkan kepada lingkungannya bagaimana menjadikan daun-daun kering yang berguguran menjadi pupuk atau kompos yang berguna bagi tanaman dan tanah itu sendiri.
 
Ini terlihat di sudut Jalan Banjarsari disediakan tong sampah yang sangat menarik, terbuat dari drum bekas minyak tanah dicat warna-warni, tong sampah warna Hijau untuk sampah organik yang bisa diolah menjadi kompos, tong sampah Kuning buat sampah cair yang tidak dapta diubah menjadi kompos dan Merah Jambu sebagai tempat sampah yang menampung sampah lainnya.
 
Sampai saat ini Eyang dan Oma masih aktif dalam berbagai kegiatan penyuluhan, salah satunya adalah dalam program pemerintah yang dikenal dengan green and clean.
 
Tong Sampah Jln.Banjarsari
Tong sampah
 
Pos Ronda Jln. Banjarsari, Oma lag inspeksi
Pos ronda, Oma lagi inpeksi
 
Teman-teman karena asrinya Jalan Banjarsari ini akhirnya diberi nama Kampung Asri Banjarsari. Kampung Asri Banjarsari muncul karena usaha keras kelompok tani bernama Dahlia yang diketuai oleh Eyang Harini dan diwakili oleh Oma Nina. 
 
Ini terlihat dari kunjungan beberapa organisasi peduli lingkungan hidup PBB seperti UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organiation) pada tahun 1996, di tempat ini UNESCO mengajarkan prinsip 4R untuk menyelamatkan lingkungan yaitu reduce, reuse, replant, dan recycle.
 
Tempat ini juga tidak luput dari kunjungan anak-anak sekolah buat belajar akan tanaman dan belajar membuat lingkungan yang sehat. Ada yang datang dari Sekolah Asing di Jakarta seperti JIS (Jakarta International School), Japanese School, anak-anak SD lokal, ibu-ibu PKK dari berbagai Kecamatan. Mereka ada yang datang dari luar Jakarta antara lain Bandung dan Yogyakarta.  Bang Yos (Gubernur DKI Bpk. Sutiyoso yang dulu) dan Ibu pun menyempatkan diri datang berkunjung ke tempat ini.
 
Perjuangan Eyang Harini dan kelompok taninya makin meluas. Warga sekitar Banjarsari mulai memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Mereka membuang sampah di tempat-tempat yang telah ditentukan. Kebersihan merupakan langkah awal untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. Menurut Senior Programme Assistant UNESCO Jakarta Office Ibu Nuning Wiryoatmojo, sebagai penanggung jawab Kampung Banjarsari, merasa bangga dan puas atas perkembangan desa ditengah kota tersebut. “Kampung Banjarsari adalah pilot project UNESCO sejak tahun 1996.
 
Boleh bangga juga nih saya jadi anak kost di rumah Oma Nina pada saat itu, karena manjadi tempat favorite setiap ada kunjungan yang datang. Ini terlihat dari beberapa penghargaan yang diterima oleh Oma Nina Sidle Unsulangi, Eyang Harini Bambang Wahono bersama Kampung Asri Banjarsari itu sendiri.
 
Terpikir nggak punya tempat kost atau tinggal di tempat kost yang wilayah/daerahnya amat sangat sadar akan lingkungan hidup yang asri seperti tempat kost saya delapan tahun yang lalu ini? Yang yang terbayang di hati  kita mungkin tempat kost yang super modern atau tempat kost yang kumuh, atau mungkin tempat kost yang apa adanya ditambah mungkin terpikir oleh kita  tempat kost yang pake tanda kutip (heeemmm…mengerti maksud saya kan).
 
Di mana para owner cuma memikirkan keuntungan dari hasil sewa kamar yang dijual tidak memikirkan lingkungan dan kebersihan sekitar. Sekali waktu datang dan berkunjunglah ke  Jalan Banjarsari rasakan kesan sejuk di lingkungan ini, karena Kampung Banjarsari sudah merupakan tempat wisata lingkungan hidup sehat di Wilayah Selatan kota Jakarta. Tapi jangan harap bertemu anak-anak kostnya ya, karena setahu saya tidak pernah duduk-duduk di luar (pada waktu weekend, liburan) nggak tahu kenapa. Karena saya sendiri juga dulu begitu, betah di kamar masing-masing.
 
b7
 
b9
 
Tempat ini memang pantas mendapatkan penghargaan Lingkungan Hidup Sehat dan Asri. Setiap warganya amat perduli dan mengerti apa artinya penghijauan dan kebersihan. Sebelum Go Green digalakkan di Indoneisa, tempat ini sudah lebih dulu perduli akan arti penghijauan dan keselamatan bumi.
 
Menjadi anak kost menjadikan saya banyak belajar akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap hijau dan sehat, selain menjadi mandiri tentunya. So, buat teman-teman yang masih jadi anak kost…ayo banyak belajar dari lingkungan anda siapa tau ada ilmu-ilmu yang bisa kita sharing bersama di sini. Buat saya ini pelajaran yang sangat berharga sekali.
 
Bukan berarti anda membayar uang kost trus nggak perduli lingkungan yah. Heeemmmm….bisa nggak ya saya mencontoh Eyang dan Oma? Membuat lingkungan rumah kost kami menjadi contoh yang baik untuk warga sekitar? Kadang membayangkan warga yang bandel dan sok tau aja saya udah kesal (baca: sebel) duluan.
 
b13
 
b15
 
AYO teman-teman, ciptakan lingkungan yang sehat dan penuhi bumi kita ini dengan tumbuh-tumbuhan, mulailah dari lingkungan rumah kita dan teruskan ini ke warga sekitar tempat tinggal kita dilanjutkan ke teman-teman semua yang kita kenal. Jangan pernah bosan memberikan contoh yang baik untuk menyelamatkan bumi ini. Sederhana, mudah, gampang, manfaatnya akan dirasakan kelak oleh anak cucu kita nanti.
 
Terima kasih Eyang Harini dan Oma Nina yang sudah mengajarkan saya menyelamatkan bumi ini, semogga Eyang dan Oma selalu diberikan kesehatan oleh Tuhan agar tetap bisa memberikan ilmu-ilmunya kepada kami. GBU Eyang dan Oma.
 
NOTE:
 
Harining B.Wahono
Harini Bambang Wahono lahir di Solo (Wonogiri), 25 Nopember 1931
 
Penghargaan yang diterima : Juara 3 Ibu Teladan tingkat Walikota Jakarta Selatan, 1997. Juara Nasional Penghijauan dan Konservasi Alam, 2001. Penghargaan KALPATARU, 2001. Perempuan Pilihan METRO TV 2003. Penghargaan dari Bank Permata sebagai Insan Permata, 2004. Penghargaan Pengabdian PKK 30 tahun, dari Gubernur DKI,2005. Dikirim untuk study banding tentang Persampahan ke Philippines.
                                         
Nina Sidle Unsulangi lahir di Sulawesi Utara, 3 Juli 1936
 
Penghargaan yang diterima : Penghargaan dari UNESCO sebagai Penggerak Lingkungan Hidup Sehat di Kampung Asri Banjarsari, 1998. Juara I Penghijauan pada Kreasi Taman Rumah Tinggal diatas lahan tanah (halaman) kurang lebih 25m2, 2001 (dalam rangka Ulang Tahun DKI Jakarta ke 474).
 
Penghargaan sebagai Narasumber Pelatihan Kader Lingkungan RW 10 Kelurahan Manggarai “Pengelolaan Sampah Mandiri Oleh Masyarakat”, 2006. Penghargaan sebagai Perintis Lingkungan Sehat di Banjarsari dari Semut-Semut The Natural School, Depok, 2007. Penghargaan Pembinaan Sadar Wisata bagi Tokoh Masyarakat dari Kep.Dinas Pariwisata DKI, 2007 (menjadikan Banjarsari menjadi salah satu tempat tujuan Wisata Hidup Sehat).
                           
Artikel tentang Kampung Asri Banjasari pernah ada di The Jakarta Post, Rebublika dan Koran Tempo.
 
Salam kompak selalu untuk semua pembaca GCNers.
 
Love u all,
Saras 

42 Comments to "Tempat Tinggal Anak Kost… Peduli Go Green… kok bisa??"

  1. lutfi  29 February, 2012 at 12:04

    salam kenal,kebetulan sy adalah warga banjarsari asli toktok.sy sangat dekat dengan ibu bambang dan apa yg di ceritakan di atas sangat benar sekali dan sy selaku warga banjarsari sangat bangga akan kampung sy.dulu kegiatan remajanya juga sangat aktif terutama saat-saat hari kemerdekaan di banjarsari sangat meriah.ttp klw sekarang sy tdk tau lg krn semenjak menikah sy pindah ke singapur. dan banyak kenangan dr banjarsari tuk sy.warganya ramah semua.segitu aja yah ceritanya.lg kerja nih.

  2. Saras Jelita  26 May, 2011 at 22:16

    Hi Richard, aku sudah kirim email ke kamu dan disitu ada no hp yang bisa kamu hubungin kalau mau tau banyak tentang rumah Mami Nina Sidle

    Terima kasih sudah mampir yahhh….cheers

  3. richad  24 May, 2011 at 00:26

    kakak boleh tau no hp atau id ym yang nulis aryikel ini gak..aku mau tau banyak tentang omah nina ini..
    karna saya lagi pingin bikin film dokumenter tentang omah nina ini..
    pliss add saya di YM : [email protected]
    atau pin bb saya : 252600A9
    tolong ya kak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.