Maut di Hadramaut

Junanto Herdiawan – Indonesia

Kala bulan puasa tiba, satu hal yang menarik adalah mencari menu otentik Timur Tengah untuk berbuka puasa. Timur Tengah terkenal dengan kekayaan rasa dan rempah yang mengundang selera. Daging kambing, domba, dan unta, menjadi satu dari sekian pilihan daging di Timur Tengah. Jagoan saya soal selera Timur Tengah adalah Restoran Hadramaut di Jalan Tambak. Soal rasa, restoran ini masih otentik dan mantab. Ada banyak lagi restoran Timur Tengah di Jakarta, seperti Al Jazeera dan Abunawas di daerah Cikini, atau bahkan Sindbad di Petamburan. Semuanya menyajikan pilihan rasa Timur Tengah. Tapi saya biasanya memilih Hadramaut.

Nuansa Restoran Hadramaut dibuat mirip dengan suasana di Timur Tengah. Ada meja, tapi ada juga ruang lesehan yang nyaman sekali dengan berbalur karpet merah dan bantalan sandaran yang empuk. Desain dan ornamennya juga dibuat ala Timur Tengah. Datanglah beramai-ramai dengan keluarga atau kawan, maka kita akan berasa duduk di tenda-tenda para syekh di Timur Tengah.

Menu "Hadramaut" tidak membingungkan. Pilihannya sangat sederhana dan straightforward: kambing atau ayam. Ada mandhi kambing atau ayam yang dimasak dalam oven khusus di dalam tanah. Ada juga madbhi kambing atau ayam, yang dimasang dengan dipanggang/bakar model barbeque. Cicipilah Mandhi Kambing-nya. Mandi kambing disajikan bersama nasi berbumbu gurih (semacam nasi kebuli). Nasinya juga bukan nasi lokal, tetapi menggunakan beras basmati khas Timur Tengah. Berasnya panjang-panjang, agak pera, dimasak menggunakan cengkeh, kapulaga, dan bumbu lainnya.

Penyajiannya sungguh seperti festival. Lembaran plastik berlabel Hadramaut ditebar di karpet, kemudian berbagai kondimen disajikan. Ada sayuran, salad, acar, tomat, dan juga cabai hijau yang diblender halus. Masing-masing kondimen disajikan di mangkuk kecil.

Mandi Kambing datang di atas pinggan yang besar. Nasinya berwarna eksotis kuning kemerahmudaan. Di atasnya, terburai daging dan tulang kambing yang berbalut lapisan daging empuk yang sungguh menggoda dan merangsang gairah. Kalau tidak menahan diri, anda akan langsung tersedot pada aroma nasi rempah dan kambing berbumbu yang meruap dari pinggan. Anda akan berguncang saat aroma itu masuk ke dalam hidung dan sensasi di otak.

 
Mandi kambing Hadramaut
Mandi kambing
 
Hummous
HummousCobalah segera. Satu suapan sungguh menggelorakan diri. Aroma nasi basmati yang panjang dan ramping, sunggguh harum dan menyeruak di langit-langit mulut. Harumnya tak tertandingi. Saat anda mencoba daging kambingnya. Gelora dari nasi dan kambing, sangat subtil dan harmonis, tanpa saling mendahului. Rasa baurannya langsung lumer, menyatu dengan bumbu-bumbu. Ada nasi basmati, rempah-rempah, kaldu dan daging kambing, plus kondimennya. Serpihan daging kambingnya begitu lembut sampai serat-seratnya. Juice atau saripati dari kambing masih terasa meninggalkan kesan yang memorable dalam rasa. Juicy, tender, dan succulent.

Mandi Kambing membawa kita melayang ke alam kenikmatan. Ampyuun deh enaknya. Hadramaut memang maut.

Selamat berbuka puasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.