Kipling, penting ‘gak penting

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

SERIAL RAMADAN BALTYRA – HARMONI ISLAM – BARAT

KETURUNAN NABI MUHAMMAD DI EROPA (4)

“Kipling, penting ‘gak penting”

“BARAT adalah barat, timur adalah timur, keduanya tidak akan bertemu”, kata penyair Inggris Rudyard Kipling. Kata siapa ‘gak ketemu? Dalam tulisan ini pasti ketemu. Atau diketemu-ketemuin. Timur disini bisa disamakan dengan pengertian Islam, meski agak kurang tepat. Memang kebanyakan orang Islam tinggal di kawasan timur dari benua barat, yaitu Eropa.

KiplingKipling adalah penyair, kalau dia seorang genealogis, pasti dia akan mengubah pernyataannya yang terkenal itu. Mengapa? Ternyata barat dan timur bisa bertemu dalam banyak hal, seperti dalam genealogi. Melalui genealogi inilah, kedua kubu bisa dikatakan bertemu bahkan sudah bercampur. Tetapi, Kipling juga punya paraphrase, yang mengatakan bahwa, “we are all brothers under the skin”. Dia juga sering dikutip, yang pernah menyebut “We be of one blood, thou and I”.

Bila dilacak melalui silsilah, ternyata ada pertalian darah antara para bangsawan barat (Eropa) dengan (tidak tanggung-tanggung) Nabi Muhammad. Pertautan ini bisa mengatakan bahwa secara genetika, dalam darah para bangsawan Eropa mengalir darah Nabi Muhammad. Entah seperseribu sekian besarnya. Pokoknya ada. Bukti untuk itu bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah, meski banyak yang melawan dan menolaknya.

Lalu kalau ada pertalian darah, apakah perseturuan antara Islam dan barat bisa hilang? Hmmm, tidak semudah itu. Paling tidak akan ada pemikiran bahwa perseturuan kedua peradaban itu, tidak pantas terjadi. Dan tidak perlu dipelihara.

Nah, baiklah kita lihat bagaimana hubungan antara Islam dan barat bisa bertemu dalam genealogi, dalam asal muasal hubungan darah. Kita mulai menarik garis awal untuk memulainya dari Nabi Muhammad sendiri. Kok cuma Nabi? Ya karena dia punya muatan yang cukup bernilai untuk ditampilkan. Dialah orang yang paling bertanggung jawab atas sebuah ajaran besar yang sangat mengganggu dan sangat tidak di mengerti di dunia barat.

Semua orang dalam genealogi bisa seperti Nabi Muhammad. Punya keturunan berentet dan beranak pinak banyak sampai menyebar ke berbagai penjuru dunia. Tapi tidak semua orang bisa sepopuler seperti Nabi Muhammad. Kita lihat asal muasal Nabi Muhammad berasal, yaitu di mulai di sebuah lembah, di barat Saudi Arabia. Di Mekkah. (bersambung)
 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.