Quraysh yang tak akur

Iwan Satyanegara Kamah – Indonesia

SERIAL RAMADHAN BALTYRA – HARMONI ISLAM – BARAT

KETURUNAN NABI MUHAMMAD DI EROPA (6)

Quraysh yang tak akur

QURAYSH adalah nama suku bangsa Arab keturunan Ibrahim yang terkuat menguasai lembah Mekkah. Nama suku itu diambil dari tokoh mereka yang sangat berpengaruh, ya Quraysh itu.
 
Sekitar tahun 400, seorang turunan Qurasyh paling kuat bernama Qusayy. Dia turunan ke-7 dari Quraysh.
 
Di sini tidak akan membahas cerita tentang suku Quraysh. Namun yang patut diketahui adalah, dari Quraysh lahirnya anak cucu cicit canggah, yang masih-masing menjadi asal muasal berbagai klan, termasuk klan yang melahirkan Nabi Muhammad. Anehnya, klan-klan itu bisa saling bermusuhan dan tidak punya kata sepakat ketika Nabi Muhammad mulai mengajarkan ajaran baru. Juga pertikaian itu berlanjut setelah Islam berjaya.
 
Qusayy sendiri punya cucu yang kelak menggantikan perannya sebagai jagoan di Mekkah, yaitu Hashim. Siapa dia? Dia adalah kakek dari Abdullah, ayah kandung Nabi Muhammad. Hashim ini namanya diabadikan menjadi sebuah nama dinasti yang menguasai negara Yordania. Namanya Dinasti Hasyimiyah (Hashemite), yang kini dipimpin oleh Raja Abdullah II, yang juga kawan akrab Prabowo Subianto, calon presiden RI pada pemilu 2009. Raja Abdullah II bukan hanya keturunan Hasyim, tapi juga keturunan langsung Nabi Muhammad, melalui perkawinan antara keturunan kedua tokoh itu.
 
Hasyim juga punya kakak yang namanya Abu Shams, yang juga ayahnya Ummayah. Siapa Ummayah? Orang ini menurunkan dinasti Ummayah (Omayyads) yang menguasai jazirah Arab ratusan tahun dari kota Damaskus, Siria, dengan kemajuan pengetahuan yang sangat cemerlang. Setelah dinasti ini dihancurkan oleh keturunan Abbas (Abbasids) tahun 750, yang kemudian berkuasa 700 tahun di kawasan itu, yang berpusat di kota Baghdad, Irak. Dinasti Abbasiyah kemudian hancur oleh serbuan kaum Mongol tahun 1258. Selama berkuasa dinasti Abbasiyah menghasilkan karya ilmu pengetahuan yang mencengangkan, terutama pada mada Khalifah Harun al Rasyid. Dalam masa dinasti ini, lahir kisah 1001 malam dan Aladdin.
 
Setelah dinasti Ummayah dihancurkan kaum Abbasiyah, mereka melarikan diri ke semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal). Di sana dinasti Ummayah mendirikan negara selama 800 tahun, dengan puncak kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat mengagumkan, seperti di Cordova dan Alhambra.
 
Abbas adalah paman Nabi Muhammad (adik ayahnya). Dari paman-paman Nabi, hanya Abbas yang paling intelek. Istilahnya, dia itu cendikiawan yang doyannya, workshop, seminar dan lokakarya. Meski para keturunan dinasti Ummayah, Abbasiyah dan Muhammad adalah sedarah, kadang mereka sering tidak akur. (bersambung)
 
QuraishFamilyTree

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *