Teman-teman Mayaku

Lida – Jakarta

Apa sih arti sebuah teman? Teman adalah tempat berkeluh kesah dan hutang, teman adalah tempat berbagi dalam segala suasana, itu sebagian jawaban dari teman-temanku yang di FB.

Aku mau bercerita mengenai teman-teman yang aku kenal dari dunia maya, dunia yang aku geluti sejak jaman kuliah. Berinteraksi dengan teman-teman dunia maya aku dapatkan ketika aku bisa chatting, sebelum kenal dengan YM aku sudah kenal dengan MIRC, dari situ aku berkenalan dengan beberapa orang.
 
Aku punya temen dari Bali yang berkuliah di Jogya, ketika dia butuh peta Surabaya dan Jawa Timur langsung aja aku kirimin, ehh trus dia kirim wessel buat bayar tuh peta, akhirnya kita sering beremail ria, ketika aku sudah punya hp kita tukaran no hp trus sering contact , kabar terakhir dia di Jakarta tapi aku sudah lama lost contact dengan dia, no hp dia hilang gara2 semua no phonebook ku hilang. Aku dan dia belum pernah bertemu langsung, aku ingin tau kabar dia sekarang dimana? Apakah di Bali atau Jakarta?
 
Baru beberapa tahun ini aku mempunyai banyak teman dari dunia maya mereka berada di berbagai belahan dunia. Mulai dari para penyampah, ibu-ibu narsis, sampai ibu-ibu yang agak pendiem, dan belum lagi yang lainnya.
 
Aku mau bercerita mulai dari penyampah, temen-temenku ini kerjaannya bikin sampah di email setiap hari kecuali weekend atau ketua ganknya tidak kirim email pasti sepi sampahnya, kita bercerita apapun tapi tetep apapun subject dari email itu ujung-ujungnya bahas tentang Farm Town, sayang kita belum bertemu semua secara langsung anggota dari para penyampah. Aku cuma bisa berandai-andai bisa ketemu dengan mereka semua di suatu tempat.
 
Gang Ibu-ibu narsis (aku menamakan begitu sebab suka narsis dan bergaya di depan kamera), aku tidak menyangka bisa bergabung dan bertemu dengan para ibu-ibu yang narsis, walau hanya ketemu sebentar tapi banyak yang berkesan ketika bertemu mereka.
 
gang narsis 2
 
Ada lagi para ibu yang agak pendiem, ini anggotanya cuma 4 orang termasuk aku, tapi yang bukan ibu cuma aku. Hehehehe. Sudah beberapa kali kita ketemu, dan aku selalu menjadi tempat sampah ketika makanan tidak ada yang menghabiskan.
 
Ya itu semua hanya sebagian dari temen-teman mayaku, ada yang saya sukai ketika berteman dengan mereka, ketika aku berbuat salah dengan mereka kita saling memaafkan, saling mengingatkan dan saling konfirmasi ketika mendengar sesuatu yang tidak mengenakan tentang mereka.
 
Teman adalah tempat menyampah, dan mudah-mudahan aku bisa berteman dengan mereka semua sampai akhir hayat. 
 
gang narsis
 
emak2 narsis

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.