Paus dari negeri Islam

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

SERIAL RAMADAN BALTYRA – HARMONI ISLAM – BARAT

KETURUNAN NABI MUHAMMAD DI EROPA (9)

“Paus dari negeri Islam”
 

PERTALIAN antara Islam dan barat, bisa juga dicari titik temunya melalui genealogi, atau hubungan darah antara Nabi Muhammad dengan para bangsawan Eropa, seperti sudah disebutkan sebelumnya. Namun tidak salahnya juga menengok sejenak sepak terjang dinasti Ummayah. Kekuasaan dinasti Ummayah selama seratus tahun lebih di kawasan luas Timur Tengah, dari tahun 661 sampai 750, melahirkan wajah peradaban Islam yang bisa terlihat cantik, juga buruk.

Dinasti Ummayah berkuasa seperti sebuah negara besar yang mencakup banyak wilayah dari India barat hingga Spanyol, yang diperintah langsung oleh para khalifah keturunan Muawiyah I. Dialah pendiri sekaligus khalifah pertama dalam dinasti ini. Pemerintahannya, yang diteruskan oleh beberapa khalifah setelahnya, meninggalkan sebuah legacy yang dikenang baik. Terutama oleh kaum pemeluk agama Kristen. Hingga kini kaum kristiani masih mengingat-ingat nama harum Muawiyah I, yang juga sepupu jauh Nabi Muhammad. Dia punya pembantu setia yang beberapa orang beragama Kristen (juga Yahudi), bahkan dia mengawini seorang wanita Kristen, yang kelak melahirkan Yazid I, penggantinya.

Harmoni hubungan Islam dan barat pada fase awal bisa dilihat pada pemerintahan dinasti Ummayah, yaitu sekitar tahun 661 sampai 750 yang berpusat di Siria. Meski karakter dinasti ini sering diejek oleh sebagian kalangan, terutama kaum Shiah (kebanyakan juga keturunan Nabi Muhammad), sebagai culas, penuh keduniawian. Namun masa kekuasaan mereka sangat dikenang manis oleh kaum pemeluk Kristen (dan juga Yahudi). Dinasti Ummayah memiliki sifat toleransi yang tinggi (nyaris tanpa batas) terhadap kaum pemeluk non-Islam.

Nah, pada masa pemerintahan Ummayah ini, lahir beberapa orang yang kemudian menjadi paus (pemimpin tertinggi Gereja Roma Katolik). Kok bisa? Ya bisa. Wilayah kekuasaan Ummayah sangat luas membentang dari Iran hingga Spanyol. Negeri Ummayah ini beribukota di kota Damaskus (sekarang ibukota Siria). Dulunya semasa para empat khalifah sebelumnya, ibukota di Madinah (Saudi Arabia), lalu di Kufah (Irak).

Ada beberapa paus yang berasal dari negeri yang diperintah para sepupu Nabi Muhammad ini. Mereka sering disebut Syrian popes atau para paus asal Siria. Dalam sejarah gereja, beberapa paus, seperti paus ke 82 Johannes V (685-686), paus ke 84 Sergius I (687-701), paus ke 87 Sisinnius (708), paus ke 88 Konstantin (708-715) dan paus ke 90 Gregorius III (731-741), kesemuanya mereka berasal dari Siria, yang saat itu bernama negeri Ummayah.

Nah, mereka itulah paus pertama dan juga yang terakhir yang berasal dari negeri Islam. Sampai kini.

(bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.