Anak Negeri: Mejuah-juah… Horas!!

Redaksi Baltyra.com


KATA Batak acapkali dialamatkan ke suku yang tinggal di Sumatra Utara. Istilah ini merujuk ke beberapa suku yang lazim disebut Suku Karo, Pakpak-Dairi, Simalungun, Toba (termasuk Binsaran, Silindung, Humbang, Uluan, dan Samosir), serta Angkola-Mandailing. Beberapa menyebutkan bahwa Batak adalah istilah untuk suku yang masih (tidak) memeluk agama Islam.

Suku-suku di atas memiliki persamaan dari segi bahasa, sistem kekerabatan, keagamaan, dan kebudayaan. Meskipun demikian, beberapa kajian mendalam akan berhasil mencermati karakter kuat perbedaaan antarsuku.

Akibat pengaruh-pengaruh agama yang datang dari luar, semakin langka dan sulit kita temui Agama Batak Asli yang masih dipraktikkan. Kini posisi agama asli itu digantikan dengan agama Kristen, Islam, Hindu, Buddha, dan Parmalin.

Sekarang hanya Suku Batak Toba yang menyebut diri sebagai Batak, sedangkan suku-suku lain menyebut dirinya sesuai dengan nama suku seperti tertulis di atas.

Masyarakat Batak mengenal umpasa: “Ompunta naparjolo martungkot salagunde. Adat napinungka ni naparjolo sipaihut-ihut on ni na parpudi”, Umpasa (pantun, puisi, aforisme?) itu sangat relevan dengan falsafah dalihan natolu paopat sihal-sihal sebagai sumber hukum adat Batak. Di sisi lain, masyarakat Batak juga mengenal umpama (pepatah). Beda umpasa dan umpama bisa disarikan sebagai berikut:

· umpama dan umpasa sering punya sampiran

· umpama dan umpasa dapat dibedakan berdasarkan isi

· umpama dapat dikatakan bersifat “statis”, sedangkan umpasa bersifat “dinamis”

· umpama merupakan kiasan (dari berbagai umpama sebagai besar menggunakan kata songon, artinya: seperti, ibarat, dan istilah lain yang sejenis

· di antara sebagian umpasa berisi puisi yang memiliki makna yang dalam.
Itulah tiga falsafah hukum adat Batak akan menjadi pedoman dalam kehidupan sosial yang lestari dalam tatanan adat sejak seseorang lahir sampai meninggal dunia.

Source: http://www.mediabolon.com

view dari km O pulau aceh

sipiso piso

tuk tuk

samosir

berastagi

danau toba

ambarita

gunung sibayak

Iboih

Iboih 2

iboih 3

terong belanda

perahu batak

rumah batak

rumah batak karo

teluk

Photographer: MH

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.