Love Colored Your Life

BY : EQ – Di Balik Dedaunan

(bagian 1) 

clip_image001

Mendung yang menggantung di ujung langit membuat hari terasa gloomy dan kelabu. Udara dipenuhi oleh uap yang naik dari atas tanah yang kering dan panas di bakar matahari merah. Mendung membuat suasana jadi terasa absurd.

Hari-hari berlalu dengan warna yang berselang-seling antara kelabu, biru, kelabu, sekali-sekali ada semburat jingga, merah dan emas diantara lapis-lapis sinar matahari dan mendung. Dan hati pun bergerak seirama warna alam. Cinta yang menggantung di batas impian dan kenyataan seakan-akan turut mewarnai hidup.

Cinta, Februari yang memuat satu hari cinta di tengah-tengahnya sudah lama berlalu. Bulan Maret yang mengikutinya, ada Paskah di dalamnya. Perayaan besar bagi umat Kristiani, untuk memperingati pengorbanan Yesus. Pengorbanan yang di lakukan demi cintaNya pada umat manusia. Saat ini bulan Puasa tengah terjalani. Bulan penuh kemuliaan, bulan suci, di mana manusia berlomba-lomba mengumpulkan amal ibadah dan cinta kasih pada sesama ( ah, alangkah indahnya kalau setiap bulan adalah bulan Ramadhan seperti ini, di mana semua orang saling berbuat kebaikan)

Cinta, oh cinta…betapa senangnya saya sekarang bicara soal cinta. Bukan karena saya sedang jatuh cinta atau bahkan sedang kehilangan cinta, tapi saya baru saja menemukan banyak hal yang ada hubungan dengan cinta ini. Sungguh ajaib yang namanya CINTA itu. Membuat hidup jadi lebih hidup, membuat hidup jadi berwarna. Membuat hidup jadi lebih punya taste !

Teman saya curhat tentang cintanya yang absurd, tentang cinta dan benci yang tumbuh menjadi satu dalam kehidupannya. Teman yang lain bercerita bahwa dia terperangkap dalam kisah cinta terlarang, karena sang pangeran adalah pria beristri, sementara yang lain asyik bermain-main dengan cinta yang katanya just for fun, sebelum masa lajangnya habis bulan depan. Lalu ada juga yang dengan tegas dan jelas mengungapkan bahwa sang kekasih adalah pilihan hidupnya, tak perduli apa kata orang. Yang lainnya lagi dengan penuh dendam mengatakan bahwa dia pacaran karena ingin membalas pengkhianatan sang mantan kekasih…..dan yang lain masih belum bisa menghilangkan bayang-bayang sang pujaan, meskipun sudah putus hubungan selama bertahun-tahun silam. Bagaimana dengan saya ? Ah, saya masih mengalir mengikuti alur cerita Sekartaji-Panji Asmara Bangun yang tampaknya belum akan berakhir. Entah masih berapa episode lagi harus saya jalani.

Well, saya tidak hendak menceritakan tentang diri saya, tapi akan mencoba sedikit berkisah mengenai cinta yang menarik siapapun juga.

Bagi seorang yang sedang dilanda asmara membara, Hidup adalah ibarat perhiasan berlian yang kemilau, berpendar-pendar dengan warna biru lazuardi, kerlap-kerlip merah, jingga, kuning begitu indahnya. Hidup jadi penuh binar dan suka cita. Sebaliknya yang sedang kehilangan cinta, hidup akan menjadi begitu gelap. Awan kelabu melingkupi hari-hari. Warna biru tua seakan-akan menjadi sandangan hati. Sulit rasanya memandang segala sesuatu dengan warna pelangi yang cerah.

Itu adalah cinta Eros, cinta kasih antara dua orang atau lebih yang dibumbui dengan nafsu (passion) dan segala bentuk keinginan (desire). Cinta yang mengharapkan balasan, apa pun itu bentuknya, setulus apapun katanya, sesuci apapun janjinya. Cinta antara sepasang kekasih. Entah itu pasangan cewek-cowok, cewek-cewek (lesbian) atau cowok-cowok (gay). Cinta yang bila salah satunya berpaling akan menimbulkan rasa sakit. Menorehkan goresan warna darah yang pekat dan hitam. Tak jarang bisa berakibat fatal dengan membuat akhir cerita di penjara, karena terbunuhnya seseorang akibat cinta yang patah di tengah, bahkan ada juga yang berakhir tragis menjadi gila atau bunuh diri.

Ada cinta di tengah malam buta

Ada malam di tengah cinta buta

Ada cinta buta

Ada malam buta

Cinta itu buta

Malam gelap itu juga buta

Lampu mati malam jadi buta

Orang mati karena cinta buta

(sekar, 2008 )

Kata orang di Negara barat sana, Love Can Changes The World. Cinta bisa mengubah dunia.

Cinta dibicarakan di mana-mana, di belahan dunia manapun, tak kenal suku, agama, bangsa, bahkan juga usia. Akhir-akhir ini sedang marak di beberapa infotainment, Yuni Shara dijatuhi cinta seorang artis muda belia ( saya lupa namanya ). Kemudian saya melihat fenomena tersebut menjadi semacam trend, percintaan di mana sang cewek lebih tua dari pada sang pria. Dan teman saya yang artist tattoo sempat ngakak ketika saya cerita hal tersebut, sebab istrinya berusia 15 tahun lebih tua darinya. Dan mereka sudah menikah selama 5 tahun, baik-baik, bahagia dan hampir tidak punya masalah yang berarti.

Ingat kisah cinta abadi Romeo-Juliet ? Kisah cinta gubahan Shakespeare yang berakhir tragis dengan kematian pasangan yang saling mencintai. Kisah cinta sejenis datang dari belahan dunia timur, Sampek-Ingtay, yang berakhir di kuburan. Cinta mereka yang suci terwujud dengan munculnya dua ekor kupu-kupu kecil yang terbang tinggi. Kupu-kupu, sebagai lambang cinta sejati dan kebahagiaan.

Bagaimana kisah cinta Cleopatra dan Julius Caesar? Cinta yang mampu mengubah Roma, dari Negara demokrasi, menjadi kekasiaran yang menjulang di permukaan sejarah dunia. Cinta yang mampu mengubah sang senator besar Julius Caesar menjadi emperor, Kaisar Julius Caesar Yang Agung. Dan Markus Antonius melanjutkan perjalanan legenda cinta tersebut hingga berakhir pada kematian ke dua pasangan. Betapa hebatnya Cleopatra yang masih sangat belia tersebut ! Diusianya yang baru 19 tahun ( Julius Caesar berusia 57 tahun, sedangkan Markus Antonius berusia 40 tahun ), mampu memporakporandakan Negara besar Roma yang sangat terkenal.

Cinta bisa menjadi berkobar-kobar bagaikan api yang merah. Namun cinta juga bisa menjadi biru pucat. Cinta bisa menjadi merah jambu semburat malu-malu, tapi juga bisa menjadi lembayung ungu yang melayu.

Cinta bukan harga mati, setidaknya bagi saya. Cinta datang tanpa di undang. Cinta datang tanpa bisa di tolak. Siapa yang bisa menolak datangnya cinta ?

Dalam prosa lirisnya, Kahlil Gibran menuliskan :

“ Pabila cinta memanggilmu, ikutilah dia,

Walau jalannya terjal berliku-liku,

Dan apabila sayapnya merangkummu, pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu.

Dan jika ia bicara kepadamu, percayalah, walau ucapannya membuyarkan mimpimu, bagai angin utara mengobrak-abrik petamanan.

Sebab sebagaimana cinta memahkotaimu, demikian pula dia menyalibmu. “

Cinta adalah rasa yang tidak bisa diduga keberadaannya. Yang bisa dilakukan adalah mengendalikannya. Cinta bisa di kendalikan ? YA !!

Bicara soal cinta tak ada habisnya. Bicara soal cinta selalu erat hubungannya dengan ketulusan dan pengkhianatan. Tidak hanya pasangan cinta Eros, namun juga pasangan cinta lain.

Ada banyak hal yang bisa diceritakan tentang cinta. Ada banyak cara untuk menyatakan cinta. Ada banyak jalan untuk menyematkan cinta. Cinta bisa ditinjau dari banyak hal. Cinta bisa berarti cinta orang tua terhadap anak, vice versa. Cinta bisa pula hubungan harmonis antar teman, cinta juga bisa menrupakan ungkapan dari rasa yang tumbuh antara manusia dengan mahluk lain ( binatang, tumbuhan ) bahkan juga dengan hal lain seperti hobi, pekerjaan, olah raga dan sebagainya.

Cinta, bila kita menyinggungnya, maka asumsi umum adalah cinta Eros, cinta yang digambarkan dengan lambang hati atau malaikat yang membawa panah, yang di sebut dengan nama Cupid.

Siapa Eros, siapa pula Cupid ini sebenarnya ? Eros adalah dewa dari mitologi Yunani yang berurusan dengan cinta, gairah ( lust ), dan pergaulan ( intercourse ). Sedangkan dalam mitologi Romawi, dewa yang sama disebut dengan nama Cupid atau Dewa Amor. Eros dilambangkan sebagai dewa cinta, cintanya para laki-laki, sedangkan untuk perempuan ada dewi cinta, yang terkenal dengan nama Aphrodite. Dewi cinta dari mitologi Yunani. Dewi ini juga dikenal memiliki raca cemburu yang besar. Salah satu dari akibat rasa cemburu inilah, maka terjadi perang besar Troya.

Like mother, like son, sebab Eros adalah anak dari Aphrodite. Dalam catatan mitologi yang lain, di sebutkan bahwa Eros atau Cupid adalah anak dari pasangan Mercury ( Hermes ) dengan Diana ( Artemis ), versi lain menyebutkan anak dari pasangan Mercury dan Venus ( Aphrodite ) , namun ada juga yang mengungkapkan bahwa Eros adalah anak dari Dewa Mars ( Ares, yang merupakan dewa perang ), dan versi ini rupanya adalah versi yang paling populer. Dimana di sebutkan bahwa pertemuan antara Venus ( Aphrodite ) dan Mars ( Ares ) melahirkan Amor ( Cupid= Eros ).

clip_image003

Eros/Cupid dan Psyche 

Kekuasaan dan kekuatan Cupid jauh lebih besar dari Aphrodite. Sebab Cupid juga memiliki kekuatan yang diperoleh dari dewa kematian Hades, dewa air dan dewa-dewa di gunung Olympus. Para pemuja fanatik Cupid menyatakan bahwa Cupid lahir dari perpaduan Malam ( Night ), Neraka ( Hell ), Kekacauan ( Chaos ) dan Venus. Mengingat bahwa kekuatan dan kemampuan cinta tidak saja membuat warna pink dan biru lembut, namun juga hitam dan merah menyala ( merah api, merah darah dan merah saga ). Namun demikian Cupid lebih sering dilambangkan dengan bentuk seorang anak kecil yang imut, bersayap putih, membawa busur dan sebatang anak panah, yang kadang-kadang menyebabkan kekacauan karena salah sasaran.

.clip_image005

Cupid First Kiss 

Kisah cinta Eros dan Psysche diawali dari ( lagi-lagi ) kecemburuan Aphodite terhadap Psysche, sebab para pemuja meninggalkan altar Aphrodite dan berpaling pada Psysche, padahal Psysche adalah seorang manusia biasa. Aphrodite kemudian mengutus Eros untuk membuat Psysche jatuh cinta pada mahluk terburuk yang hidup di bumi.

Pada kenyataannya Eros jatuh cinta pada Psysche dan menikahinya. Psyche dibawa oleh Zephyrus ( dewa angin barat ) ke suatu pegunungan yang jauh dari mana-mana, demi menyelamatkan diri dari cinta para pria lainnya, sebab Psyche sangat cantik, rupanya Eros pun memiliki kecemburuan yang mirip dengan watak ibunya. Pada awalnya Eros hanya mengunjungi istrinya dan bercinta dengannya ketika malam tiba. Saat langit menjadi gelap, dan Psyche dilarang menghidupkan sinar apapun, sebab Eros tidak ingin dirinya dikenali. Kisah ini menjadi kisah sedih ketika muncul 2 saudara Psyche yang iri melihat kebahagiaan mereka, dan kemudian menyebarkan fitnah keji, yang mengatakan bahwa yang dinikahi Psyche adalah seekor ular raksasa yang akan menyengsarakan hidupnya.

Kedua saudara itu kemudian menganjurkan untuk menunggu suami Psyche tidur, kemudian menyalakan cahaya dan membunuhnya dengan belati. Dengan berat hati Psyche mengikuti saran tersebut. Namun ketika malam hari, Psyche menyalakan sinar, yang terlihat adalah Eros, sang dewa cinta, Psyche segera menikam dirinya sendiri dengan panah cinta sang suami, sehingga Psyche benar-benar jatuh cinta padanya dan mulai menciumi sang suami. Eros yang sedang tidur menjadi terkejut sehingga terbangun dan menyenggol lampu minyak yang di bawa Psyche, sehingga melukai dadanya.

Dengan luka di dadanya, Eros segera terbang menjauh, sedangkan Psyche yang berusaha mengkutinya terjatuh dari jendela dan mengalami luka di jantungnya. Psyche berkali-kali memanggil nama sang suami, namun suaranya dipantulkan kembali oleh pegunungan yang di jaga oleh dewa Echo ( itu sebabnya pantulan suara di sebut Echo ). Dengan penuh kesetiaan dan kesedihan Psyche berkelana ke seantero bumi mencari cintanya yang hilang. Psyche sampai pada kuil Ceres dan memohon bantuan. Namun Ceres tidak bisa membantu apapun, hanya menyarankan untuk memohon langsung pada Aphrodite. Demikian pula ketika Psyche muncul di kuil Jupiter, nasehat yang sama di terima, sehingga Psyche memutuskan untuk menjumpai ibu mertuanya tersebut.

Oleh Aphrodite, Psyche di beri tiga tugas yang sangat berat. Tugas pertama adalah memisahkan biji-bijian dalam sebuah keranjang besar ( sekali ) yang berisi aneka macam biji-bijian, sebelum malam tiba semuanya sudah harus beres. Beberapa ekor semut merasa kasihan dan membantu Psyche menyelesaikan tugas tersebut. Tugas kedua adalah mengambil bulu domba emas di sebuah pegunungan. Domba emas tersebut sangat galak dan kuat, ia dapat membunuh siapapun yang mengusiknya. Namun dengan petunjuk dewa sungai, Psyche berhasil mendapatkan bulu domba emas tanpa kesulitan.Yang terakhir, Aphrodite menugaskan Psyche untuk mengambil air dari celah sungai yang membelah Styx dan Cocytus dan dijaga oleh naga raksasa, sebuah tempat yang mustahil untuk di datangi manusia biasa. Kali ini Psyche dibantu oleh seekor elang.

Mengetahui Psyche berhasil menjalankan semua tugasnya dengan baik, Aphrodite menjadi murka. Bahkan menyalahkan Psyche atas penderitaan yang di alami oleh Eros. Kemurkaan Aphrodite menyebabkan Psyche kehilangan kecantikannya. Untuk itu ia harus pergi ke dunia bawah, menjumpai Persephone, ratu dunia bawah, untuk memohon sedikit kecantikan dari kotak kecantikan yang pernah di berikan pada Psyche. Pada akhirnya Psyche sampai di dunia bawah, tentu saja dengan cara yang tidak mudah, tetapi dia tidak menemukan sedikitpun kecantikan dari dalam kotaknya, hanya selubung tidur yang membuat Psyche terlelap dalam tidur abadi yang menyakitkan.

Namun ternyata Eros mengetahuinya, melihat kesetiaan istrinya, Eros memaafkan dan menolongnya, bahkan kemudian membawanya naik ke gunung Olympus. Jupiter mengadakan rapat besar dan memutuskan Psyche dapat tinggal bersama para dewa. Memberinya minuman sari buah Ambrosia dan menjadikannya seorang dewi. Dan bahkan kemudian berdamai dengan ibu mertuanya. Eros dan Psyche mempunyai anak perempuan yang bernama Hedone. Dari nama anak itulah muncul istilah hedon, hedonisme. Nama Hedone sendiri sebenarnya berarti kesenangan ( pleasure ).

Para pria memang sering terlalu curiga kepada para istri/ pacar mereka dan mengambil keputusan yang tergesa-gesa untuk meninggalkan istrinya atau meminta bukti yang sangat berat untuk dijalani. Seperti dalam kisah Ramayana, Raja Rama meminta Sinta membuktikan bahwa dirinya masih suci, setelah di sekap selama 3 bulan di taman kerajaan Alengka. Yang dilakukan Sinta untuk membuktikan kesuciannya adalah dengan membakar diri. Para dewa yang menyaksikan kesetiaan dan kesucian Sinta segera melindungi Sinta dan menaburkan bunga-bunga harum untuk memadamkan api ( India banget ! ), padahal cinta Rama kepada Sinta sebenarnya tidak sebesar cinta istrinya, terbukti ketika cincin yang di berikan Rama menyala biru terang di jari manis Sinta, dan menjadi pudar di jari Rama.

Ah, masih banyak kisah-kisah cinta yang beraneka warna di muka bumi ini. Cinta mewarnai hidup dengan segala bentuk, gaya dan aplikasinya. Cinta bisa menciptakan yang merah menjadi biru, yang pink menjadi ungu, yang putih menjadi hitam. Cinta juga memilki warna abu-abu d dalamnya.

Bagi saya, cinta adalah sebuah komitmen dan understanding.

HEART COLOUR

When u got red, honey

I got blue

Deep blue………

So deep until i don’t know

What colour i have

: then i wish

u still have another colour

: then i wish

u can colouring me

with the rainbow

or just even

the green one 

Seoul, my room

2006/1/30 , ( 00 : 00 kst, midnite )

clip_image007

Sweet love from the sweetie to the sweetest heart

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.