Keunikan Iran Part 2

Rya – Indonesia

Siangnya kami langsung bertolak ke Esfahan dengan pesawat Iran Air, sempat delay 2 jam an, kata suamiku Iran Air adalah maskapai penerbangan yang paling nga aman di dunia nga tahu benar apa tidak. Sore harinya kami sampai di Esfahan.


Pada saat itu Musim semi di Iran jadi suhu di pagi hari agak dingin dan pada siang hari agak panas antara 30-32 derajat. Ada banyak tempat menarik di Esfahan. Tujuan melancong diriku & suami adalah menuju Imam Square di sini banyak dijual macam-macam sovenir seperti handcraf yang terbuat dari tanduk sapi, kain-kain khas, kristal, tapi anehnya beberapa dari sovenir itu sepertinya ” Made in China” ??? Saat melihat karpet-karpet dari sutra & woll tangan & Mataku mulai gatal, carpet-carpet nya benar-benar bagus dan handmade tapi sewaktu tanya harganya suamiku cepat-cepat menyeret daku keluar toko karena harga carpetnya mahal sekali dan carpet merupakan salah satu komoditi export iran, carpet yang terkenal berasal dari daerah Kishan.


Komplek Imam square sangat besar & di sana terdapat sebuah masjid Imam yang besar & megah dengan arsitektur islam yang katanya berasal dari abad 11. Masjidnya begitu indah dan sebagian dinding-dinding terbuat dari batu-batuan alam. Tak jauh dari Masjid Imam, terdapat bagunan mirip istana yang bernama Ali Qapoo.

Keesokan harinya kembali kami jalan-jalan tujuan hari ini adalah Khaju Bridge & Fire Tample. Khaju bridge adalah jembatan yang membelah sungai Zayadeh yang merupakan sungai besar di kota Esfahan. Di kota Esfahan sendiri di sepanjang sungai Zayadeh di buat taman-taman cantik & juga taman bermain tempat masyarakat Iran di Esfahan menghabiskan waktu. suamiku bilang orang Iran suka sekali Piknik kecuali musim dingin taman-taman selalu dipenuhi oleh masyarakat Iran.

Selain Khaju Bridge terdapat juga jembatan terkenal lainnya yaitu si o se pol bridge. Semua jembatan-jembatan dibangun ratusan tahun lalu.


Setelah jalan-jalan di khaju & si o se pol bridges. Perjalanan dilanjutkan ke Fire Tample.Fire Tample berada di atas bukit seperti digambar, sesuai prasasti yang berada dibawah bukit Fire tample kalau Fire tample adalah peninggalan zaman zoroastrim sebelum masuknya islam ke Persia atau Iran. kami menyusuri daerah sekitar Fire tample banyak sekali sisa-sisa bangunan sejarah zaman zoroastrim Persia.

Sewaktu melintasi hulu sungai zayadeh kami sempat berhenti, kami lihat banyak sekali burung pemakan bangkai & sungainya bau amis sekali mungkin karena air sungai agak kering. Dengan bahasa Inggeris campur aduk supir kamii mencoba menjelaskan kalau sungai zayadeh yang nota bene sungai terbesar di Esfahan sudah tercemar & tidak bisa di konsumsi.

Hari sudah beranjak gelap saat meninggalkan sungai Zayadeh, saya & suami masih sempat dibawa menuju taman yaitu chahar Bagh Boulevard disebuah perbukitan disana terdapat mata air yang berasal dari bukit yang dibiarkan mengalir kebawah sangat cantik pemandangan dari sana karena bisa kelihatan kota esfahan.


Selama dua minggu di Iran aku & suami sempat mengunjungi tempat yang sama beberapa kali. Walau Iran disebut-sebut negara teroris oleh beberapa negara barat namun Iran merupakan negara dengan peninggalan budaya & sejarah yang sangat indah. Walau selalu mendapat kecaman dari dunia barat & aku sempat takut mengunjungi negara ini tapi ternyata didalam negeri sendiri masyarakatnya adem ayem saja.

Masih banyak sekali tempat yang ingin ku kunjungi di Iran. Mudah-mudahan tahun depan masih mendapat kesempatan berkunjung kembali. Aku sudah buat daftar nich tempat-tempat apa saja seperti Pulau Kish, Tabriz, & yang penting ke Kishan buat nagih janji suami yang mau belikan Karpet Iran yang indah. Siap-siap saja dia tahun depan ku buat jebol kantongnya.

Catatan selama di Iran :

  1. Muslim or non muslim perempuan harus mengguankan pakaian muslimah dengan tutup kepala, nga mesti berjilbab pakai selendang juga boleh.
  2. Pembuatan Visa melalui Kedubes Iran di Jakarta pembayaran fee inya dalam mata uang Euro
  3. Buat yang punya selera makan Indonesaia banget, mesti bawa sedikit bumbu atau instant food karena kalau perutnya yang sensitif takut nga bisa nelan makanan di Iran tapi asli pizza nya sedap banget
  4. Mata uang di Iran adalah Rial & Toman. Rial hampir mirip kurs Rupiah Indonesia jadi kalau Rp. 1000 disana bernilai sama dengan 1000 rial & untuk toman ditambahkan 0 satu lagi. 1000 rial sama dengan 10000 toman.


Wassalam, rya

clip_image017

 


Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.