Prophet Muhammad in the Buckingham Palace

Iwan Satyanegara Kamah – Indonesia

SERIAL RAMADHAN BALTYRA – HARMONI ISLAM – BARAT

Keturunan Mohammad di Eropa (21)

Prophet Muhammad in the Buckingham Palace

TAHUN 1986 ada sebuah berita kecil muncul di media massa, terutama di barat. Beritanya tidak begitu penting dan bikin gusar banyak orang. Saat itu masih suasana perang dingin. Kebanyakan berita yang muncul sekitar perseturuan antara barat dan komunis. Di bulan Oktober tahun itu keluar sebuah pernyataan oleh seorang ahli genealogi ternama di barat. Harold Brooks-Baker namanya. Dia memang mengakui dirinya sebagai ahli menulusuri ilmiah para bangsawan barat dan juga berbadai tokoh penting.

Harold Brook-Bakers membuat pernyataan kepada wartawan yang sederhana dan menggempar dengan mempertaruhkan reputasinya. the British royal family is descended from Mohammed through the Arab kings of Seville, who once ruled Spain. By marriage, their blood passed to the European kings of Portugal and Castille, and through them to England's 15th century King Edward IV.

Singkatnya, Ratu Elizabeth II adalah keturunan langsung Nabi Muhammad. Ha? Yang bener?! Kalau Raja Hassan II dari Maroko atau Raja Hussein dari Jordania, orang bisa memaklumi. “Lha, sama-sama Arab”.

Ratu Elizabeth II di Mesjid Hijau, Bursa, Turki

Tetapi untuk Ratu Inggris, hmm…agak sulit diterima. Bahkan kalau bisa ditolak dengan argumentasi yang sama, seperti yang diajukan Harold Brooks-Baker.

Berita ini tidak ditanggapi oleh pihak istana Buckingham, tetapi disambut gembira oleh masyarakat muslim di dunia, meski ada yang menolaknya karena keterbatasan wawasan dan berpikir. Apalagi, agama nomor dua di Inggris adalah Islam. Klop!

queen-elizBagaimana ceritanya, bisa-bisanya Ratu Elizabeth II itu berdarah Arab dan nenek moyangnya berasal dari suku Quraisy, sukunya Nabi Muhammad. Secara genetis, keluarga kerajaan Inggris (Royal Family) memang memiliki banyak campuran darah dari berbagai tokoh dunia dari penjuru dunia. Dan anehnya, bisa dibuktikan secara dokumentasi sejarah, meski bisa diperkuat lagi dengan penelitian ilmiah.

Kenyataan bahwa Ratu Elizabeth II memiliki darah Arab dari Nabi Muhammad, akan membawa konsekuensi luas. Emangnya kenapa? Jika itu memang benar secara historis dan genetis, ini artinya sama saja ingin mengatakan bahwa hampir semua keluarga kerajaan di daratan Eropa adalah keturunan Nabi Muhammad. Mulai dari dinsati Romanov di Rusia yang digulingkan kaum Bolshevik dan dihukum mati sekeluarga. Kaum royalis Spanyol, Portugal (juga Brasil), Belanda, Belgia, Swedia, Denmark, Norwegia, Jerman, Yugoslavia, Italia, dinasti van Oranje dari Belanda dan banyak lagi. Lho koq jadi segudang? Ini karena kebanyakan keluarga kerajaan di Eropa itu punya nenek moyang yang paling dekat dan bisa dilacak, yaitu Ratu Victoria dari Inggris. Sang ratu yang berkuasa lebih 60 tahun itu, memiliki anak-anak dan cucu-cucu serta cicit-cicit juga canggah-canggah, yang kini menjadi raja dan permaisuri di berbagai negara Eropa barat. Makanya, Ratu Victoria disebut juga “Mother of Europe” dalam arti yang sebenarnya.

Ratu Elizabeth II di Mesjid Hijau, Bursa, Turki(2)

Nah, melacak nenek moyang Arab-nya Ratu Elizabeth II pasti bisa ditelusuri mulai dari Spanyol. Karena negeri ini paling banyak berkenalan dan juga sebagai tempat bermukimnya para bangsawan Arab yang menguasai negeri itu selama lebih 800 tahun. Masak sih, nggak ada pertalian lewat perkawinan untuk rentang waktu selama itu. Orang kerja di luar negeri aja bisa kawin dengan orang lokal, meski dalam hitungan 6 – 10 tahun. Apalagi ini, untuk waktu selama 800 tahun, pasti terjadi perkawinan serta pertalian darah.

Untuk mengetahui dan memilah bukti-bukti Harold Brooks-Baker, kita telah dinasti Ummayah yang berkuasa di sana, serta dinasti-dinasti kecil yang berkuasa setelah keruntuhan Ummayah tahun 1031 di Spanyol dan Portugal. Seperti dinasti Abbadiyah yang berkuasa dan mendirikan serta membangun kota indah Sevilla. Dinasti ini punya darah keturunan dari Nabi Muhammad. Seorang putri dari raja-raja dinasti ini menikah dengan bangsawan Leon dan Castille, yang kemudian melahirkan raja-raja Portugal serta akhirnya Inggris. Tentunya juga raja/ratu seabreg monarki di Eropa.

Menurut para ahli genealogi, ada lima garis silsilah yang bisa melacak keturunan Nabi Muhammad sampai kepada keluarga kerajaan Inggris. Semua garis silsilah itu punya kelemahan dan kekuatan dalam pembuktian ilmiah secara historis. Garis mana yang kita kaji dulu, sehingga bisa menyimpulkan bahwa Ratu Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad? Garis keturunan yang melalui seorang putri bangsawan dinasti Abbadiyah, yaitu Zaida. Siapa Zaida? (bersambung).

29 Comments to "Prophet Muhammad in the Buckingham Palace"

  1. kanzunqalam  11 April, 2011 at 13:42

    Sebagai tembahan…

    (HOT NEWS) Inilah 6 Bukti Genealogy, PRINCE WILLIAM of ENGLAND keturunan NABI MUHAMMAD?
    http://www.lintasberita.com/Dunia/Berita-Dunia/hot-news-inilah-6-bukti-genealogy-prince-william-of-england-keturunan-nabi-muhammad

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *