Songs of the Sea

Josh Chen – Global Citizen

Hello GCNers/Baltyrans,

Pertunjukan ini adalah pameran teknologi Singapura. Teknologi pirografi, laser, 3D, sound system, dan masih banyak sekali detail menarik yang tidak akan habis dibahas. Walaupun pirografi sendiri secara harafiah dan teknis berarti “melukis dengan api”, penerapan di pertunjukan Songs of the Sea lebih dari sekedar melukis dengan kembang api.

Siraman cahaya yang spektakuler, layar 3D yang terbentuk dari semburan tekanan tinggi air, sehingga terbentuk tirai air, tarian laser, kembang api, air mancur yang menari, dan sound system canggih serta suara para pemain yang ciamik, menjadikan pertunjukan ini salah satu yang wajib ditonton jika berwisata ke Singapura.

Drama musikal Songs of the Sea berkisah tentang seorang Putri yang diculik dan diselamatkan oleh teman-temannya…yup…as simple as that, tapi bukan kisahnya yang dinikmati, melainkan hamburan teknologi yang patut diacungi jempol…

Pertunjukan ini berada di tempat terbuka di pinggir pantai di Sentosa Island, berlangsung dengan latar belakang pedesaan nelayan tempo doeloe. Replika desa nelayan dengan rumah-rumahnya berpadu indah dengan hi-tech. Menonton pertunjukan ini benar-benar untung-untungan. Jika angin laut bertiup tidak bersahabat, pertunjukan dibatalkan dan tidak ada refund uang tiket. Jika ombak laut membesar, pertunjukan juga dibatalkan. Jika hujan turun juga dibatalkan, dan semuanya tanpa uang tiket kembali.

Tak berlama-lama, inilah foto-fotonya… 

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *