Kanker Serviks

Saras – Indonesia

Goresan tangan ini sekedar turut membantu pemerintah dan dunia dalam rangka Kampanye Cegah Kanker Serviks kepada setiap keluarga, rekan dan sahabat yang saya kenal di dalam hidup ini. Ditambah lagi mungkin karena CINTA saya kepada semua orang-orang yang saya kenal selama ini.

Tidak muluk-muluk karena saya bukan seorang dokter, cuma seorang dari ratusan perempuan yang perduli akan kesehatan alat reproduksinya sendiri dengan mengikuti suatu seminar tentang Deteksi Dini Kanker Serviks dan Dampak Inveksi HPV (Human Papilloma Virus) pada Wanita Hamil & Penularan Kutil Kelamin karena HPV di salah satu rumah sakit dibilangan Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu.

Baiklah, ini yang saya dapatkan pada waktu itu. Selamat membaca.

Kanker Serviks atau Penyakit HPV lainnya bisa terjadi pada kita. Apa yang akan kita lakukan untuk membantu melindungi diri ini…jawabnya Everything I can do!

Kanker Serviks adalah kanker pada serviks (leher rahim), area bawah pada rahim yang menghubungkan antara ramin dan vagina. Serviks adalah bagian rahim yang berhubungan dengan vagina.

Menurut data Globocan 2002 Kanker Serviks di seluruh dunia menyatakan 493.243 perempuan didiagnosa terkena kanker seviks setiap tahunnya, jadi di seluruh dunia ada sekitar 273.505 perempuan yang meninggal karena kanker serviks tiap tahunnya dan lebih dari 700 perempuan meninggal setiap harinya karena kanker serviks. Ironisnya 80% kasus dan kematian ini terjadi di negara berkembang.

Kanker Serviks di negara berkembang menurut data Globacan 2002 menjadi urutan pertama (13,5%), urutan ke dua Kanker Payudara (12%), urutan ke tiga Kanker Usus (9,8%), urutan ke empat Kanker Paru-Paru (9,7%), urutan ke lima Kanker Hati (8,2%), Kanker Oesophagus (6,3%), urutan ke enam Kanker Colon dan Rectum (5,5%), urutan ke tujuh Kanker Ovary etc. (3,6%), urutan ke delapan Leukemia (3,4%), Kanker lain-lain (27,3%). Kanker Serviks merupakan penyebab utama pada kematian karena kanker untuk kalangan perempuan di negara berkembang (13,5%).

Di Indonesia berdasarkan data, Kanker Serviks diestimasikan 40 kasus baru kanker serviks setiap hari, dan 20 perempuan meninggal karena kanker serviks setiap hari.
Apa penyebab Kanker Serviks? Kanker Serviks bukan penyakit keturunan, kanker ini disebabkan oleh tipe-tipe tertentu dari virus umum yaitu HPV (Human Papilloma Virus).

HPV adalah virus yang umum, Ada lebih dari 100 tipe HPV. Ada lebih dari 30 tipe yang menginfeksi daerah kelamin. Beberapa tipe tersebut bisa berbahaya bahkan menyebabkan kematian. Ada 4 tipe HPV yang biasanya menginfeksi manusia, 2 tipe penyebab 70% kasus Kanker Serviks dan 2 tipe lagi penyebab 90% kasus Kutil Kelamin.

Bagaimana orang bisa terkena HPV? Virus HPV menginfeksi baik laki-laki (pada Mr.P) dan perempuan (pada Ms.V), HPV mudah menular. Bisa melalui segala aktivitas yang memungkinkan adanya kontak kelamin (bukan hanya melalui hubungan seksual).

Infeksi HPV bukanlah indikasi dari praktek seksual yang tidak sehat, transmisi HPV bisa terjadi tidak hanya melalaui hubungan seksual atau aktivitas seksual dengan beberapa pasangan. Dan diduga 8 dari 10 perempuan sudah terinfeksi HPV genital pada saat berusia 50 tahun (berarti virus HPV sudah ada sejak usia mereka belum mencapai 50 tahun donk ya? Bisa aja waktu usia 35 tahun atau kurang virus tersebut sudah masuk kedalam tubuh dan baru terdeteksi saat usia masuk 50 tahun keatas).

Apa saja Gejalanya? Kebanyakan infeksi HPV sering tidak menunjukkan gejala ataupun tanda yang khusus. Karena itu, kebanyakan orang yang sudah terinfeksi HPV tidak menyadari kalau dirinya sudah terinfeksi HPV atau bahkan menularkan (serem nggak sih….).

Pada kebanyakan orang sistem imun tubuh dapat membersihkan infeksi HPV tersebut, namun saat tidak dibersihkan oleh tubuh beberapa penyakit dapat berkembang. Ini maksudnya kalau daya tahan tubuh kita kuat virus HPV bisa saja dimatikan oleh kekebalan tubuh kita sendiri (heemmmm….harus gaya hidup sehat nih sepertinya biar penyakit tidak gampang berkembang dalam tubuh karena daya tahan tubuh kuat).

Virus HPV dapat menyebabkan beberapa penyakit. Menurut WHO & Globocan diagnosa kasus setiap tahun di seluruh dunia 493.243 perempuan didiagnosa terkena kanker serviks (1 kasus kanker serviks setiap menit), 10 juta kasus high-grade cervical dysplasia (CIN 2/3) 30 juta kasus low-grade cervical dysplasia (CIN 1) 30 juta kasus baru Kutil Kelamin (1 kasus baru kutil kelamin di diagnosa setiap detik).

Infeksi HPV sampai ke Kanker Serviks! Kanker Serviks tidak terjadi tiba-tiba, biasanya diperlukan waktu bertahun-tahun walaupun terkadang dapat terjadi dalam waktu yang lebih singkat. Ketika seorang perempuan terinfeksi tipe-tipe tertentu HPV dan sistem imun tubuhnya tak mampu membersihkan virus tersebut, maka sel-sel yang abnormal dapat berkembang di permukaan serviks (leher rahim). Bila tidak diobati atau terdeteksi dini, sel-sel abnormal ini akan berkembang menjadi pra kanker, dan secara bertahap akan menjadi kanker.

Bagaimana mendeteksi dan Penanganan Kanker Serviks? Deteksi kanker serviks dengan melakukan test Pap Smear atau Thin Prep dapat mendeteksi adanya sel yang abnormal pada serviks. Ada 3 metode utama penanganan kanker Radiation therapy (penggunaan energi tinggi X-Ray untuk mematikan sel kanker), Chemotherpy (penggunaan obat-obatan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker) dan Surgery (tindakan operasi untuk mengambil kanker). Terkadang rumah sakit memerlukan 2 dari metode ini dalam penanganan kanker.

Kutil Kelamin: Penyakit ini juga disebabkan oleh virus HPV. Kutil kelamin dapat di diagnosa melalui pengamatan langsung (jelas terlihat oleh kasat mata kita). Kutil kelamin ini dapat dihilangkan melalui pengobatan ataupun penanganan oleh profesional kesehatan.

Walaupun pengobatan dapat menghilangkan kutil, namun tidak diketahui pengobatan untuk menghilangkan virus penyebabnya. Karena virus ini mungkin masih ada di dalam tubuh setelah pengobatan, dan umumnya kutil sering muncul kembali walaupun setelah pengobatan (virus HPV sudah menetap di dalam tubuh).

Saat ini belum ada pengobatan untuk infeksi HPV, namun kutil dan pertumbuhan sel abnormal yang diakibatkan virus HPV dapat ditangani secara efektif (rajin menjalankan pengobatan).

Mencegah lebih baik daripada mengobati karena itu penting untuk mengetahui apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah infeksi HPV.

Pencegahan Primer: Vaksinasi dapat membantu memberikan sebagai perlindungan. Pencegahan Sekunder: Melakukan pap (contoh: Pap Smear atau Thin Prep) testing secara terteratur dapat membantu melindungi dari resiko berkembangnya Kanker Serviks, lakukan pengecekan setahun sekali.

Apakah Kondom dapat mencegah? Kondom dapat menurunkan resiko infeksi HPV, namun tidak sepenuhnya melindungi dari virus HPV. HPV dapat ditularkan melalui kontak kulit pada area yang terinfeksi HPV yang tidak tercover oleh kondom.

PENCEGAHAN harus diperhatikan dan diberikan sejak dini! Separuh dari perempuan yang didiagnosa menderita Kanker Serviks berusia di antara 35-55 tahun, namun kebanyakan di antara mereka mungkin terinfeksi HPV di masa remajanya, yang baru terlihat di usia 35-55 tahun (menyeramkan tapi apa mau dikata nih..).

3 dari 4 kasus infeksi baru HPV terjadi pada perempuan muda berusia 15-24 tahun. Perlindungan awal akan lebih efektif, lebih ideal bila dilakukan pada anak perempuan sebelum mereka aktif secara seksual dan resiko terinfeksi HPV nya semakin meningkat.

Di Amerika vaksin untuk Kanker Serviks diberikan pada usia anak perempuan 9 tahun, sedangkan di Indonesia diberikan pada anak perempuan mulai usia 10 tahun. Info dari seorang teman yang hidup dan tinggal di Aussie, vaksin ini diberikan GRATIS untuk setiap anak-anak perempuan usia tersebut diatas, heeemmmm….Indonesia kapan ya?

Ini saatnya kita melakukan sesuatu, I will do to help protect myself…..YES I CAN!
IBU….ini saatnya kita melakukan sesuatu buat anak-anak perempuan kita, to help protect your daughter……YES WE CAN.

Teman-teman, mohon maaf apa bila ada kekurangan dan salah kata yahh…selebihnya
“Bicaralah pada dokter anda tentang bagaimana cara membantu melindungi diri ANDA dan PUTRI anda, bukan hanya dari Kanker Serviks saja tetapi juga dari penyakit HPV lainnya”.

kanker serviks

poto bersama

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.