Orangutan Dalam Lensa

Narasi: Handoko Widagdo – Solo

Foto: JC & Handoko Widagdo

Termasuk dalam jenis primata yang hampir punah, terancam populasinya karena habitat asli di hutan tropis Kalimantan dan Sumatra yang sudah banyak dihancurkan.Diperkirakan tinggal 50.000 ekor di Kalimantan dan 6.650 ekor di Sumatra.

Jenis orangutan dan daerah sebarannya di jaman dulu cukup luas. Banyak fosil orangutan ditemukan di tempat-tempat yang sekarang tidak ada dan tidak mengenal orangutan sama sekali. Fosil orangutan ditemukan antara lain di: Jawa, Semenanjung Thai-Malay, Vietnam dan China. Di Jawa sendiri ada cerita rakyat tentang ‘krama wurung alias gendruwo’ yang diduga adalah ingatan kolektif tentang orangutan.

Orangutan 04

Hanya 2 spesies yang survive sampai sekarang ini di Indonesia dan Malaysia, yaitu: Pongo pygmaeus di Kalimantan dan Pongo abelii di Sumatera.

Tinggi orangutan rata-rata berkisar 1.2-1.5m dan berbobot sekitar 33-82kg, walaupun ada jantan yang mencapai berat 113kg. Tangan orangutan mirip dengan tangan manusia. Sementara kaki orangutan mirip sekali dengan morfologi tangannya. Kaki-kaki itu dapat memegang, mencengkeram apa saja, dan bahkan menjadi alat panjat yang handal.

Pejantan orangutan adalah pejantan egois yang tak peduli pada keluarganya. Dia dengan seenaknya akan meninggalkan gadis yang dikawininya. Dasar!

Beruntung betinanya adalah ibu yang baik dan setia. Betina orangutan akan menggendong bayinya selama 9 bulan tanpa lepas dan menjaganya sampai beurumur 9 tahun. Pada saat menjaga anaknya ini, si betina tak akan mau bermain cinta.

Orangutan 03

Saat ini banyak orangutan yang hidup diluar habitatnya. Mereka hidup di penampungan, di kebun binatang dan di kandang-kandang sempit perorangan. Beberapa pihak peduli untuk meliarkan kembali orangutan-orangutan di care center. Namun, setelah mereka liar, tidak ada hutan untuk melepaskannya. Banyak habitat yang telah berubah menjadi kebun sawit.

orangutan-dari pak hand

orangutan-dari pak hand01

Orangutan 02

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *