Keluarga Negarawan/wati “Sejati”

Josh Chen – Global Citizen

Hari ini 20 Oktober 2009 merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia! Presiden dan wakil presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono dilantik di Gedung MPR-DPR Senayan Jakarta, mengemban amanah rakyat Indonesia untuk 5 tahun ke depan.

Namun sungguh sayang seribu sayang…

taufik kiemas

Pelantikan bersejarah itu ternoda oleh noda yang bersejarah juga, tak akan hilang selamanya dan tercatat baik-baik dalam lembaran sejarah Indonesia dan di dalam benak seluruh rakyat Indonesia.

Ketua MPR, lembaga tertinggi negara…ternyata ngomong pun pating plethot, clemat-clemot, serabutan dan ora karuan tenan…LUAR BIASA…lepas dari gugup, nervous, demam panggung, uwong anyaran atau apa saja alasannya, kejadian tsb sungguh memalukan dan mencoreng bangsa Indonesia!

Mengutip beberapa media:

Ketua MPR Taufiq Kiemas, sempat kelupaan menyebutkan nama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Presiden RI, Baharuddin Jusuf Habibie.

Setelah menyadari ada kealpaan, TK mengulang menyebut nama Wapres Jusuf Kalla. Kali ini, nama BJ Habibie masih lupa diucapkannya. Kemudian, TK menyadari ada nama lain yang dilewatkannya. "Maaf kelewatan, mantan Presiden ketiga RI, Bapak Baharuddin Jusuf Habibie," demikian Taufiq Kiemas.

Kesalahan fatal lain:

SBY, yang bergelar doktor, dilafalkannya sebagai "dokter". Setelah melakukan ralat beberapa kali, tetap saja dia mengulang kesalahan yang sama. "Bapak Dokter…eh Doktor Susilo Bambang Yudhoyono," demikian TK meralat kesalahannya yang terkadang disertai kata "maaf".

"Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Doktor… maaf… Doktor Haji Susilo Bambang Yudhoyono," kata TK dengan sedikit gugup, disambut geerr kecil dari para anggota Dewan.

Media yang lain:

Tadi pagi, suami Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri ini beberapa kali salah mengucapkan atribut nama, gelar, dan jabatan sejumlah tokoh penting yang hadir. Mulai dari melupakan nama BJ Habibie dan Jusuf Kalla, bahkan salah mengucapkan nama SBY sendiri.

Dan pamungkas paling ciamik:

puan maharani

Puan Maharani tak ambil pusing.

"Mungkin masalah teknis saja karena mungkin teknis pelaksanaannya kurang teliti dari teman-teman yang mendampingi," tuturnya seusai acara.

Masih ada lagi dari sang putri:

Putri TK, Puan Maharani, berdalih, kesalahan yang dilakukan ayahnya hanya persoalan teknis semata.

"Yang membantu dan menyiapkannya kurang sigap," kata Puan yang juga anggota DPR periode 2009-2014.

Luar biasa, luar biasa…

Sudah mendarahdaging memang kelakuan dan tabiat satu keluarga ini. Dari suami, istri kemudian anak, SETALI TIGA UANG alias sami mawon gob***nya!! Yang salah ngomong bapaknya, yang disalahkan yang menyiapkan pidato dan para pembantunya…weleh…hopo tumon?

megawati

Sang istri? Wis gak usah heran…kalau Si Mbok satu itu hadir, matahari terbit dari selatan…

Gus Dur tak hadir bisa dimaklumi karena kondisi fisik dan kesehatan beliau yang tidak memungkinkan. Saat ini saja mesin dialisis (cuci darah) selalu standby di rumah beliau di Ciganjur sana. Menurut kabar cuci darah rutin sudah dilakoni mantan presiden paling gaul ini…

Habibie dan istri hadir dengan anggun dan apik. Sikap negarawan yang selayaknya!

Dan sikap legawa terbaik ditunjukkan dengan gemilang oleh JK, dari raut muka beliau tak terlihat setitik pun kemarahan, kekesalan, penyesalan atau kedengkian. Muka yang bersinar terang, senyum terkembang terus menerus, sempat dipoedjiken berkali-kali oleh SBY, sungguh sikap santun negarawan sejati!

Sudah terjadi dan sejarah sudah mencatat Ketua MPR terkonyol yang pernah ada di republik ini…

Ah, mendingan seperti yang dikatakan Anas Urbaningrum (petinggi Demokrat) saja: "Pak TK mungkin ingin memberikan kesan khusus kepada Pak SBY."

Memang mereka bertiga ini adalah Keluarga Negarawan/wati "Sejati"…

Foto: kompas.com

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *