Dewi Aichi – Brasil
Dian Naid atau Dian Rahardjo atau akrab ku panggil mbak Dian, wanita yang kini bermukim di Depok. Tidak menyangka setelah 7 tahun perkenalanku dengan mbak Dian, tiba-tiba sekarang sudah sibuk dengan kebun anggreknya. Dulu pertama kali aku mengenalnya, mbak Dian adalah ibu rumah tangga yang mempunyai anak tunggal , dan tinggal di Seoul Korea mengikuti sang suami yang bertugas di sana.

Baiklah saya di sini akan mengungkapkan kiprah mbak Dian di bidang anggrek. Awalnya mbak Dian ngga suka anggrek, tapi karena iseng-iseng masuk ke milis anggrek, akhirnya mbak Dian berniat untuk mencoba menanam anggrek di Indonesia. Tahun 2002 mbak Dian mulai mencari tahu lebih banyak tentang ilmu menanam anggrek.
Saking niatnya, semua pertanyaan dan jawaban yang ada di milis di rangkum terus dipelajari. Untuk mewujudkan keinginannya, mbak Dian mulai bingung, mana bisa menanam anggrek di Seoul, lahan saja tidak punya. Akhirnya dengan seijin suami, mbak Dian berniat untuk pulang ke Depok bersama anaknya dan mulailah mbak Dian menanam anggrek di Depok.
Semua persiapan untuk menanam anggrek seperti buku-buku anggrek sudah dibelinya dari berbagai toko buku online seperti Amazon, toko buku di Singapore. Buku-buku itu hampir 1 koper penuh dan dititipkan pilot KAL untuk dibawa ke Jakarta.
Butuh waktu 2 tahun untuk memutuskan menetap di Depok, sekaligus waktu itu untuk mempelajari cara berkebun anggrek. Sebelum kepulangannya ke Depok, mbak Dian sudah mulai mengumpulkan bibit-bibit anggrek. Nah..akhirnya kesampaian juga rencana mbak Dian untuk pulang ke Depok. Mbak Dian menyempatkan diri mampir di Bangkok sekaligus mencari tambahan bibit-bibit anggrek botolan di Bangkok.
Saking niatnya nih, begitu sampai Jakarta, langsung tuh bibit-bibit anggreknya di tanam satu persatu dan dipelihara sampai lama kelamaan bersemi. Butuh biaya, butuh ketelatenan, kesabaran dan ketekunan untuk bisa berhasil seperti sekarang.
Setelah sekarang bisa menanam anggrek di kebunnya, mbak Dian juga tidak berhenti berpetualang mencari species baru di hutan-hutan bersama teman-teman PAI ( Perhimpunan Anggrek Indonesia), dan saya akan mengajak teman-teman pembaca Baltyra untuk mengunjungi kebun anggrek mbak Dian. Yuk lihat kebunnya melalui foto-foto ..!












January 12th, 2011 at 10:52
Aku baru tau riwayat Bu Dian (begitu aku biasa memanggilnya) secara pasti dari sini, sblmnya aku kira Bu Dian cuma pedagang musiman. Salut bwt perjuangannya ya……, mudah2an kita bisa bekerjasama lagi di lain waktu ya. Moga anggrek Indonesia tetap berjaya……!
June 29th, 2010 at 01:06
DA: aku baru tahu soal article ini, maklum waktu itu belum nemu Baltyra. Aku ngga buka archieve article kecuali food articles. he…he…! Duh… itu bunga2 anggrek cantik ya! Salam!
June 28th, 2010 at 23:11
Nien: akan aku sampaikan pertanyaanmu ke mba Dian ya….arigatou gozaimasu..!
June 28th, 2010 at 19:57
mba dian mu tanya nih ttg anggrek dikorea boleh ya…..^_^dikorea peminat anggrek bnyk ga???dikorea da toko yang jualan anggrek tidak??brp harga ny??bunga anggrek dikorea itu hasil tanam sendiri apa dr import???terimakasih sebelum nya….(“,)
December 23rd, 2009 at 17:00
Mba Dewayanie: yuhui….mau ikutan berburu anggrek di hutan belantara juga? Sekarang mba Dian lagi kedinginan di Korea, ngga tau kapan mo balik lagi ke Jakarta.