Masih perlukah operasi bila kita memiliki kista?

Enta Nola


Hai semua…..

Kali ini saya menulis soal kista. Sekedar sharing dengan teman-teman Baltyran yang mungkin juga mengalami kista seperti saya.

Bulan Maret 2008 saya mengalami sakit bagian bawah perut yang luar biasa pada waktu haid. Tidak seperti haid-haid sebelumnya dimana pada saat haid saya masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa namun saat itu jangankan untuk berjalan bahkan untuk duduk pun tidak sanggup karena sakitnya yang luar biasa.

Saya curiga pasti ada sesuatu di rahim atau organ reproduksi saya. Setelah di check ternyata di indung telur sebelah kanan saya terdapat kista coklat yang diameter 5.5 cm menurut dokter bila kista sudah melebihi 4 cm maka harus segera diangkat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena saya tidak mau percaya vonis satu orang dokter maka saya pergi ke dokter lain & dokter tersebut juga menyatakan hal yang sama. Karena saya tidak mau dioperasi maka dokter memberikan terapi berupa suntikan yang disuntik setiap 12 jam selama 3 kali berturut-turut & meminum obat yang mengondisikan rahim saya seolah-olah sedang hamil karena bila rahim dalam keadaan hamil maka kista akan mengecil (bukan menghilang).

Tetapi yang terjadi sakit perut bagian bawah terasa semakin menjadi sampai akhirnya saya balik lagi ke dokter sebelum obat minumnya habis. Setelah di USG ternyata kista saya sudah pecah di dalam & mengalami pendarahan hebat, dokter merasa heran kok saya masih bisa berjalan walau tertatih-tatih karena biasanya pasien yang mengalami pendarahan hebat karena kista pecah di dalam akan datang ke RS dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Malam itu juga saya masuk RS untuk dirawat inap & menjalani operasi keesokan harinya.

Singkat cerita, satu tahun setelah operasi saya mengalami gejala yang sama seperti dulu. Ternyata setelah di check kista saya kembali tumbuh lagi di ovarium kanan bahkan di kiri juga ada yang volumenya mencapai 125 ml & 90 ml yang menurut dokter cukup besar & harus diangkat kembali.

Menurut dokter selama wanita belum mengalami menopause maka kemungkinan kista akan tumbuh kembali walaupun sudah dioperasi karena dokter hanya akan mengangkat bagian ovarium yang rusak saja sedangkan yang bagus tetap ditinggal sehingga tempat tumbuh kista tersebut akan tetap ada untuk memicu tumbuh kembali, sedangkan bila ovarium diangkat semua maka pasien akan mengalami menopause secara paksa jadi walau usia produksi maka pasien akan terlihat tua, rambut memutih, kulit keriput pokoknya seperti nenek-nenek.

Saya tidak mau menyerah begitu saja, saya tidak mau operasi terus menerus & saya juga tidak mau menopause dini.

Saya mulai tanya mang Google apa sih kista itu?

clip_image002

Kista ovarium merupakan suatu pengumpulan cairan yang terjadi pada indung telur atau ovarium. Cairan terkumpul ini dibungkus oleh semacam selaput yang terbentuk dari lapisan terluar ovarium.

Kista ovarium terbentuk oleh bermacam sebab salah satunya hormon seperti kista di tubuh saya. Kista jenis ini terbentuk oleh pertumbuhan folikel ovarium yang tidak terkontrol. Bahkan bila kista tersebut pecah & darahnya masuk ke dalam aliran darah maka kista tersebut bisa sampai pada mata ini bisa dilihat bila wanita selama haid bagian putih bola matanya akan berwarna merah.

Saya mulai mencari literatur makanan apa saja yang bagus untuk mengontrol kadar hormon dalam tubuh. Dari berbagai literature yang saya baca buah nenas adalah buah yang paling bagus untuk mengatur kadar hormon tubuh, selain itu kedelai & semua makanan turunan kedelai seperti tahu, tempe, taoge. Yang paling baik adalah taoge mentik yang baru jadi jadi taoge & sayuran hijau.

clip_image004

Makanan yang harus dipantang adalah daging ayam karena ayam apalagi di Indonesia para peternak ayam suka melakukan suntik hormon pada ayam peliharaan untuk mempercepat pertumbuhannya, pantangan yang lain adalah coklat (padahal saya paling suka makanan ini hiks..), kopi, teh, penyedap rasa & makanan yang berminyak.

Setelah membaca berbagai literatur saya mulai mencoba experiment terapi saya. Mula-mula saya minum juice ½ buah nenas, taoge mentik, ¼ kg wortel, ¼ kg bengkoang & kadang-kadang saya campur sayuran hijau ala kadarnya. Rasanya….weksss tidak enak sama sekali kata teman kantor saya seperti muntah bayi, bisa anda bayangkan gimana rasanya minum juice tersebut selama 3 hari berturut-turut tanpa makan nasi atau lauk apapun. Setelah tiga hari perut saya mulas-mulas dan buang-buang air besar tapi saya tidak minum obat diare karena teman saya pernah member info setelah terapi juice maka racun dalam tubuh akan keluar semua.

clip_image006

Setelah 3 hari terapi juice, saya mulai makan nasi tapi dengan lauk almost vegetarian food. Kenapa hampir vegetarian karena saya tidak suka daging lain kecuali ayam setelah ayam tidak boleh dimakan otomatis saya hanya bisa makan sayuran & ikan – ikan laut.

clip_image008

Selama 1 bulan penuh sarapan juice nenas dengan campuran buah bit atau wortel atau melon atau buah apa saja yang saya suka & untuk makan siang & makan malam saya hanya makan sayuran & ikan yang direbus yang cuma dikasih sedikit garam & gula karena penyedap rasa juga tidak baik untuk tubuh saya.

clip_image010clip_image012

Bobot tubuh saya langsung turun sekitar 10 kg tetapi saya merasa kondisi tubuh saya lebih nyaman & kata teman-teman sih kulit saya kelihatan lebih bersih, tubuh saya langsing tapi berisi & yang pasti lebih cantik…..huhuy hidung langsung jadi gede kalo dibilang lebih cantik.

clip_image014

Setelah menjalani terapi makan yang saya atur sendiri ini & diiringi doa setiap hari maka pada periode haid yang kedua setelah divonis kista oleh dokter kok perut saya tidak terasa sakit. Yang tadinya tidak bisa duduk atau berjalan selagi haid, sekarang saya malah bisa ajak anak-anak jalan-jalan keliling Dufan sekalian test apakah perut saya terasa sakit atau tidak & puji Tuhan dari pagi sampai malam semua wahana Dufan sudah dikunjungi tapi perut saya tidak terasa sakit sedikit pun yang ada malah kaki saya yang pegal-pegal.

Sekarang sudah hampir 7 bulan saya melakukan terapi juice nenas + vegetarian food + ikan laut, sedikit-sedikit saya sudah mulai makan gorengan tapi buatan sendiri & perut saya tidak pernah sakit lagi. Saya yakin bila saya USG kista tersebut telah hilang. Ini merupakan mujizat Tuhan buat saya tanpa operasi, tanpa perlu mengeluarkan uang puluhan juta, kista saya sudah hilang. Banyak orang yang tidak percaya, mungkin saya pun tidak percaya bila tidak mengalaminya tapi dengan iman saya menjalani terapi ini & kista saya sekarang sudah benar-benar hilang.

Demikian sharing yang saya bisa bagikan buat pembaca semua, GBU…

14 Comments to "Masih perlukah operasi bila kita memiliki kista?"

  1. Rani febriyanti  20 September, 2019 at 14:20

    Kista saya udah 7 cm apa bisa sembuh dwngan terapi ini, tiap hr saya merasakan nyeri

  2. rini  11 February, 2014 at 17:27

    Mbk…aqu uda coba 3 hari minum jus nanasnya. Kok jadi perut sakit semua agal lemas dan keluar darah . boleh tau itu kenapa ya?

  3. rini  11 February, 2014 at 17:27

    Mbk…aqu uda coba 3 hari minum jus nanasnya. Kok jadi perut sakit semua agal lemas dan keluar darah . boleh tau itu kenapa ya?

  4. mama shiontama  26 September, 2013 at 10:38

    saya juga abis operasi sesar.. gara2 kista yg udah 5cm lebih.
    padahal sesar yg blm genap 2thn yg lalu bekasnya masih bisa q rasa.
    huuuuuhhhh…. udah jalan idup aq kaya gini kali.. tetep bersyukur aja sm Allah, masih diberi kesempatan utk hidup.. tp akhir2 ini aku ngerasa kadang nyeri di perut sebelah kanan.. aku takut itu kista lagi.. setelah rahim kiriku yg tdnya diserang aq takut ini giliran yg kanan, padahal aq blm ada 2minggu pasca operasi.
    ya Allah Engkaulah yg Maha Penyayang, sayangilah hamba, angkatlah segala penyakit dlm diri hamba….. aamiinn…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.