56 Etnis Suku di China : The Russian and The Tartar

Sophie

The Russian

Etnis Minoritas Rusia di China berasal dari Rusia, menurut sensus pada tahun 2000, suku Rusia di China berjumlah 15, 600 orang. Suku Rusia di China kebanyakan berdomisili di lli, Tacheng, Altai dan Urumqi di Wilayah Otonomi Uygur Xinjiang dan di Daerah Otonomi Mongolia Dalam.

Pertama kali berimigrasi ke China dari Rusia setelah abad ke-18, setelah adanya pembangunan jalan kereta api timur jauh pada tahun 1897. Memasuki berbagai bagian di Xinjiang setelah abad ke-19, dan setelah terjadinya Revolusi Rusia pada Oktober 1917, ditambah perang saudara yang berlangsung di Rusia, meningkatkan imigrasi ke China.

Russia

rusia city

 

Russia 1

Russia doll

russian round dance

Mereka berbahasa Rusia, adat dan pakaian mereka hampir sama dengan orang-orang Rusia di Rusia, dan sebagian besar dari mereka menganut kepercayaan Gereja Ortodoks Timur.

russia people 3

Setelah pembentukan Negara Republik China pada tahun 1949, migrasi dari Rusia ini berbalik arah. Dikarenakan perbedaan politik antara kedua negara, dan ancaman perang, banyak etnis Rusia yang pulang kembali ke Uni Soviet. Ada juga yang tidak kembali ke Uni Soviet tetapi berimigrasi ke negara lain, Australia dan Amerika

Saat ini hanya sebagian kecil dari imigran Rusia yang asli tetap berada di Cina.

Suku Rusia saat ini terbagi menjadi dua. Sebagian tinggal diperkotaan, dan bekerja dibidang industri, transportasi dan keuangan, banyak diantara mereka adalah intelektual. Suku Rusia yang tinggal di daerah perkotaan sekarang ini telah berintegrasi dengan kebudayaan Han China. Sedangkan sebagian lagi tinggal didesa, mereka tinggal berkelompok, membentuk sekitar 12 rumah tinggal, bertani dan beternak menjadi mata pencarian utama mereka.

village 1

Suku Rusia ini masih mempertahankan tradisi leluhur mereka, mereka merayakan paskah dan Natal.

Meskipun kelompok etnis Rusia di China memiliki populasi kecil, Pemerintah tetap memberikan hak suara untuk mereka, dan Etnis Russia ini memiliki perwakilan di Kongres Rakyat Nasional dan Kongres Rakyat daerah, mereka turut ambil bagian dalam menjalankan urusan negara bagian dan regional.

Salah satu kota kecil Russia adalah Yabaolu Market yang terletak di Yabao road, ChaoYang District, Beijing. Banyak pedagang Rusia yang berdagang disini, dan menjadikan daerah Rusia yang unik.

The Tartar

Ada sekitar 5.100 Suku Tatar di China, yang sebagian besar tinggal di Yining, Tacheng dan Urumqi di Wilayah Otonomi Uygur Xinjiang. Agama yang dianut Suku Tartar adalah Islam.

mesjid

Sejarah mereka di China berasal dari Dinasti Tang (618-907), ketika suku Tatar dikuasai oleh Turki nomaden Khan di China utara. Setelah negara jatuh, Tatar tumbuh dalam kekuatan, dan nama mereka digunakan untuk merujuk ke beberapa suku-suku di utara setelah Dinasti Tang.Tanah air mereka kemudian dikuasi oleh Mongol, dan ketika Mongol berpindah ke barat, banyak orang Asia Tengah dan Eropa menyebut mereka Tatar.

altai

Pada pertengahan abad ke-13, Batu, cucu dari Jenghis Khan, mendirikan Dynasty Khan di Asia Tengah. Kekaisaran ini mulai menurun pada abad ke-15, dan Kasyan Kekhanan mulai meningkat kekuasaanya yang dimulai dari Sungai Volga dan di daerah-daerah sepanjang Sungai Kama. Penguasa Kasyan Kekhanan, untuk membanggakan kekuatan mereka, mulai memanggil diri mereka Tatar, anak-anak bangsa Mongol. Tatar diakui secara berangsur-angsur menjadi nama untuk penduduk Kasyan Kekhanan.

Setelah abad 19, krisis perbudakan di Rusia memburuk, dan pemilik budak mulai menjarah tanah didaerah lain. Sebagian besar tanah Tatar yang terletak di sepanjang Volga dan Kama itu diambil dengan paksa dan memaksa penduduk mengungsi. Beberapa Suku Tatar pergi ke selatan dan ke Asia Tengah dan kemudian ke selatan Xinjiang.

Pada akhir abad ke-19, Tsar Rusia diperluas ke Xinjiang, dan memenangkan hak istimewa perdagangan di sana. Pada waktu itu , pedagang Rusia pergi ke Xinjiang, dan diikuti oleh pedagang dari Tatar Kasyan. Banyak yang akhirnya tinggal di Xinjiang untuk berdagang. Selama periode ini, banyak cendekiawan dan ulama Tatar pindah ke Xinjiang. Sampai dengan awal abad 20, bertambah banyak aliran Suku Tatar yang pindah ke Xinjiang.

Bahasa Tatar berasal dari satu bahasa keluarga dengan Turki dari sistem bahasa Altai. Karena bercampur dengan Suku Uygurs dan Kazaks di XinJiang, akhirnya menjadikan ketiga bahasa memiliki dampak yang kuat pada satu sama lain, dan telah menghasilkan berbagai dialek lokal. Huruf yang digunakan suku Tatar untuk menulis berdasarkan pada huruf Arab.

Suku Tatar yang kaya karena warisan turun temurun dari abad 19 dan 20 , menjadi pedagang. Sedangkan yang tidak mampu bekerja mengembala ternak. Ada sebagian kecil suku Tatar yang menghasilkan kerajinan tangan, seperti menyulam, menjahit.

Sejak 1949, suku Tatar telah menikmati hak politik yang sama di Xinjiang, di mana banyak kelompok etnis tinggal di komunitas yang hubungannya terjalin erat. Mereka memiliki perwakilan di Kongres Rakyat Nasional dan berbagai tingkatan daerah dan pemerintah daerah. Serangkaian reformasi sosial telah melepaskan petani Tatar masyarakat miskin dari eksploitasi dan penindasan feodal. Beberapa kini telah menjadi pekerja industri.

Pendidikan suku Tatar dimulai pada akhir abad ke-19, ketika sekolah dibuka di beberapa daerah. Selain Quran, sejarah Islam dan hukum Islam, sekolah-sekolah ini mengajarkan aritmatika dan bahasa Cina. The Ining Tatar School, didirikan pada 1942, adalah salah satu sekolah modern yang paling awal bagi etnis minoritas di Xinjiang. Sekolah ini berperan aktif dalam agama, pendidikan dan pengajaran ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Banyak kaum intelektual Tatar awal abad ini bekerja keras untuk mendirikan dan menjalankan sekolah. Beberapa pergi jauh ke daerah perdesaan, dan berjasa besar dalam membangun pendidikan Xinjiang. Usaha mereka tidak hanya menguntungkan suku Tatar, tetapi juga Uygur, Huis, Kazaks, Xibes dan Ozbeks.

Kebanyakan Suku Tatar tinggal di kota-kota dirumah yang beratap datar dilengkapi dengan pemanas. Mereka menyukai  permadani yang digantung di dalam rumah mereka, yang biasanya sangat bersih dan rapi. Pekarangan ditanami dengan bunga-bunga dan pohon-pohon memiliki penampilan seperti kebun kecil. Sedangkan Suku Tatar didaerah memilih hidup nomaden dan tinggal ditenda tenda.

tenda

tenda 1

village

Masakan Tatar termasuk yang terpopuler di Xinjiang, termasuk berbagai jenis kue-kue. Pada perayaan hari besar, mereka melayani kue-kue yang disebut "Gubaidiai" dan "Yitebailixi," yang pertama terbuat dari keju, aprikot kering dan beras, dan yang kedua dengan labu, daging dan nasi. Kedua jenis kue tersebut memiliki tektur lembut dan renyah. Minuman Tatar yang terkenal adalah  bir dengan nama  "keerxima," dibuat dari fermentasi madu, dan "Kesaile" anggur buatan dari anggur liar.

food

Pria Tatar biasanya mengenakan kemeja putih bordir di bawah rompi hitam pendek atau gaun panjang. Mereka sering memakai warna hitam dan-topi bersulam putih, kadang topi bulu hitam di musim dingin. Wanita mengenakan topi-bunga-bunga kecil yan berhiaskan dengan mutiara, dan kemeja panjang putih, kuning atau merah keunguan. Perhiasan mereka termasuk anting-anting, gelang dan kalung mutiara merah. Seiring dengan perubahan jaman, gaya yang lebih modern telah mempengaruhi laki-laki dan perempuan pakaian, dan semakin banyak Tatar sekarang mengenakan pakaian gaya Barat.

tatar ornaments

tatar people 3

tatar

tatar women

Sebagian besar dari Tatar yang tinggal di kota-kota menjalankan sistem keluarga monogami. Anak laki-laki dan perempuan hidup terpisah dari orang tua mereka setelah mereka menikah, namun mereka masih mendukung orang tua mereka sampai meninggal, menunjukkan mereka sangat menghormati orang tua mereka.

Pernikahan suku Tartar adalah hal yang sangat penting. Biasanya pernikahan diadakan di rumah pengantin wanita sesuai dengan aturan agama. Pengantin baru harus minum air gula dari cangkir yang sama, melambangkan kehidupan manis yang panjang bersama-sama. Biasanya, pengantin laki-laki harus hidup untuk beberapa waktu di rumah mertuanya dan hidup bersama dalam beberapa keluarga, tidak boleh berkunjung ke rumahnya sendiri sampai anak pertama lahir.

Bayi Tatar setelah lahir menerima berkat agama pada hari ketiga kelahirannya, dan nama-nama mereka biasanya diambil dari nama Islam Klasik. Ritual menimang bayi diadakan 7 minggu kemudian, dengan ayunan dan pakaian disediakan oleh sang Nenek.

Empat puluh hari setelah kelahiran anak, anak harus dimandikan dengan air yang diambil dari 40 tempat, yang diartikan untuk menghasilkan pertumbuhan yang sehat. Ketika seseorang meninggal, tubuh diselimuti dengan kain putih sesuai dengan agama Islam.

Kehidupan kebudayaan Tatar sangat kaya akan kebudayaan berwarna-warni. Mereka pandai memainkan Musik sehingga memiliki ritme irama yang hidup, dan beberapa alat musik yang digunakan, seperti "Kunie" (seruling kayu), dan  "Kebisi" (semacam harmonika) dan dua-dawai biola. Tarian Tatar lincah dan ceria. Para Pria menggunakan banyak gerakan kaki, seperti jongkok, menendang dan melompat.  Perempuan menggerakkan pinggang dan lengan lagi. Gaya tarian mereka menggabungkan tarian dari Uygur, Rusia dan Ozbek, tetapi juga memiliki karakteristik unik mereka sendiri.

Tatar people

Pada perayaan hari2 besar, Suku Tatar sering mengadakan kontes menari massal. Perayaan pertemuan pada awal setiap musim semi adalah pertemuan besar tahunan, biasanya diadakan di tempat-tempat dengan pemandangan indah, dan termasuk permainan kolektif seperti bernyanyi, menari, gulat, pacuan kuda.

Reference :

travelguidechina.com

china.org.shaosuminchu

Sumber-sumber lain Etnis Minoritas di China

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.