Vietnam Trip – Ho Chi Minh Part 1

Buto's note:

Tulisan ini dengan terpaksa "dipotong" jadi 2 bagian mengingat "kegilaan" si pengirim artikel ini…hiks…yang ketemu Buto langsung keranjingan ngirim gini ini (ya bagus juga sih…haha..). Tulisan asli dengan panjang 24 halaman Word, 50 foto…sungguh membuat yang upload foto dan yang menyusun "keliyengan" (asik).

Pertimbangan berikutnya adalah jika dijadikan satu utuh seperti aslinya, dikuatirkan akan melambatnya akses yang cukup signifikan, karena disadari penuh bahwa koneksi di satu tempat dan lain tempat tidak sama kecepatannya.

 

Vietnam Trip – Ho Chi Minh
[email protected] – Singapore

Selamat Pagi Siang Sore Malam dan Subuh kepada seluruh pembaca Baltyra. Gara-gara Buto ini saya jadi sedang berusaha menulis apapun (mumpung di kantor lagi agak senggang). Sekarang saya sedang mencoba menulis sedikit mengenai perjalanan saya ke Vietnam tanggal 25-28 April 2009 lalu.

Berhubung 1 bulan sebelumnya ada pameran travel, dan secara tidak sengaja melihat promosi ke Ho Chi Minh – Vietnam hanya S$250 (free and easy) dengan Tiger Airways dan menginap di hotel bintang 3½ (kenapa nanggung, karena hotelnya lebih bagus dari bintang 3, tapi juga gak bisa dibilang bintang 4).

Yak mau tau sejarah Ho Chi Minh? Tanya saja dengan mas wiki ya http://en.wikipedia.org/wiki/Ho_Chi_Minh_City

Menurut Tour guidenya banyak orang asing yang lebih mengenal Saigon daripada Ho Chi Minh, mengapa?

Pertanyaan inilah pertanyaan pertama dari berpuluh puluh pertanyaan selama perjalanan kami mengikuti day-tour disana. Mau tau jawabannya ? Saya juga tidak tau jawabannya, karena dia juga berkata, silahakan liat di internet, anda pasti akan mengerti “duh”… liburan disuruh liat internet. Untungnya orangnya sangat ramah dan menyenangkan sehingga kita cepat melupakan jawaban dia yang barusan.

Flash back sedikit, untuk membandingkan airport baru di Ho Chi Minh dengan airport T2 di Indonesia atau T3 yang terbaru. Waw, jauh banget, airport di Vietnam bagus, bersih dan nyaman (walau lebih kecil dari T2).

Setelah dari airport kita dijemput oleh mobil dari hotel, lumayan, dan selama perjalanan melihat suasana yang sangat familiar seperti di Indonesia, bedanya kita jalan di kanan (kebalikan dari Indo) karena mengikuti aturan U.S. tapi macet, padat, saling serobotnya sama. Ow, dan semua turis tidak diperbolehkan menyetir mobil sendiri disini, harus dengan supir. (kec. Motor dan sepeda).

Tapi tak apalah, selama perjalanan banyak sekali hal2 yang menarik untuk dilihat, mulai dari pengendara sepeda hingga ke bangunannya (maafkan karena saya arsitek jadi mata tertuju ke bangunan dulu no1).

Ugh, nggak berbeda dengan Indonesia, ada saja yang berjualan binatang di pinggir jalan. Kasihan sekali mereka2 (binatangnya) itu.

Ada yang menarik dari kedua jembatan di bawah ini. Warna dari keduanya sungguh luar biasa.

Nah, merah putih di dadaku, jadi nasionalis saya…. Ahh, andaikan Indonesiaku…

Baik, berikutnya inilah yang ditunggu tunggu, selama di Vietnam kita ber 5 bolak balik makannya itu itu aja. (abisnya enak banget sih dan yang terdekat dari Hotel).

Wah, sudah pada kenyang ya, jangan sampai kekenyangan lho, ntar malah ketiduran selama perjalanan di mobil.

Ngantuk yaa… kenyang sih. Nah baik, mari kita lanjutkan perjalanan ke Cu Chi Tunnel. Mau tau apa itu Cu Chi Tunnel mari kita Tanya lagi ke mas wiki.

http://en.wikipedia.org/wiki/C%E1%BB%A7_Chi_tunnels

To be continued…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.