Sophie Mou
Suka makan kepiting ? Kalau kepitingnya berbulu ? Yup, Kepiting berbulu atau Hairy Crab.


Setiap musim gugur adalah musim panen kepiting berbulu, hampir semua restorant di China menyajikan Kepiting ini. Apa kehebatan makhluk kecil ini sampai berharga puluhan RMB China , ada yang ratusan dollar RMB, bahkan diexport keluar negeri.

Makhluk kecil ini dikenal sebagai makanan dengan kenikmatan tertinggi dalam masakan Shanghai. Kepiting berbulu ini adalah salah satu jenis kepiting air tawar, diternakkan di sepanjang garis pantai yang panjang antara Sungai LiaoHe di utara hingga Sungai ZhuJiang di selatan China. Kepiting yang berasal dari YangCeng Lake dan Taihu di Propinsi JiangSu adalah yang terbaik dan terpopuler. Kepiting dari YangCeng Lake memiliki daging manis, dan lebih kecil bentuknya. Yang lebih besar berasal dari Taihu. Kepiting ini mahal harganya karena khusus diternakkan. Kepiting ini diternakan di danau yang bersih airnya dari polusi, dengan kedalaman tidak lebih dari 2m, dengan sinar matahari yang mencapai dasar laut danau.
Harga kepiting yang besar berkisar antara 340 RMB – 400 RMB perkilo-nya. Yang agak sedang 200 RMB – 150 RMB/kg. Ada juga Kepiting yang kecil berkisar antara 80 RMB – 120 RMB/kg. Kepiting jantan bobotnya berkisar antara 100g – 200g, dan yang betina antara 15g – 60 g. Kepiting berbulu ini mempunyai warna merah keemasan dengan dua cangkang depan yang dipenuhi dengan bulu-bulu lembut.
Mengukus adalah cara paling klasik untuk memasak kepiting berbulu, terutama dimaksudkan untuk menonjolkan rasa asli dari kepiting. Kepiting ini dipercaya mempunyai hawa Yin ( atau dingin ), sebagai pendingin bagi tubuh manusia. Salah satu bagian yang paling disukai adalah telur kepiting yang berwarna merah. Telur kepiting ini dimakan dengan saus cuka, irisan jahe dan kecap.




Picture :
Lsay
December 8th, 2009 at 03:52
Lani,coba lihat dicomment ttg “kopi” artikel anda Jawabnya ada disana,kalau kurang jelas bisa tanya suhu JC,S3=Sun Shine State
December 7th, 2009 at 16:44
Sophie, aku sering liat nih kepiting (kalo lagi musimnya)..pengin sih nyobain..sama itu loh crayfish, yg biasanya dimasak pedas…aduh bikin ngiler yang liat, tapi rada takut juga soalnya kan air tawar gitu ( polusi), soalnya suamiku kan pernah check up gitu dan sempat test kadar heavy metal gitu, trus diwanti wanti sama dokter supaya jangan konsumsi ikan/udang dll yg air tawar.
December 5th, 2009 at 10:44
Oom ODB: yup kepiting lada hitam, ayo kita atur lagi ketemu…kalo si Bajaj itu sih jelas ada buntutnya setelah ini…hehehe…
December 5th, 2009 at 05:31
OH DJIE BOEN S3 SAPA YA? AKU LUPA BIN LALI?????? MAKLUM WES PIKUN….SALAM LUPUS DR HAWAII
December 5th, 2009 at 05:30
Aimee : kapak2-no pastilah….sdh bs dipastikan, artikel yg bs dislewengkan ya dislewengkan, disrempetke, sengaja/tak sengaja…..sdh rahasia umum, nek ngomong merusuh, rusuh, hehehe….biar sec sembunyi2/wedi2 (emoh) tapi mauuuu, malah nganggo ngileeeeeer heheheh ato sok-glogok……bukak byaaaaaaaak istilah BUTO…..SEX sll menarik, gak ada abisssssssssnya…….rak ono mati2ne…sll manizzzzzzzz dan menarik utk dibahas kkkkkkkk.
hayoooooooo yg gak se77777777, bilang ya, jgn spt BUTO aku rak melu2, alim, anteng, mbuh rak weruh…..
December 5th, 2009 at 02:45
membaca ttg kepiting bulu,jadi teringat kepiting lada di CengkarengJakBar daerahnya suhu JC,mudah2an th depan kita bisa kopdaran lagi disana,untuk cicipi kepiting ladanya,seperti 2 th lalu kita kopdaran di Puri Mall bersama Lani HI,Fatso Aussie dkk,siapa tahu si Bajaj Merah bisa ikutan yang pasti sudah ada buntutnya dongggg
December 5th, 2009 at 00:31
Lha dikau malah mau rebonding tuh kepiting…
Woi, bumil turu ya jam segini…jaga kesehatan tuh…malah kayak kalong, jam segini kelayapan mau rebonding kepiting…

December 5th, 2009 at 00:29
tuh kan …artikel kepiting yg dibalas bulu nya…emang suka banget yg diwut2 kali ya…dasar lelaki