Samoa – Polynesia

Mpek Dul – Holland

SAMOA, adalah satu negara merdeka di kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan yang terdiri dari 2 pulau utama dan 7 pulau kecil. Letaknya sekitar setengah jarak perjalanan dari Selandia Baru ke Hawaii. Pemerintahannya berdasarkan Monarki Konstitusional. Dari 1900-1914 negara ini bernama Samoa Jerman, lalu menjadi Samoa Barat sampai tahun 1997. Luas 2.944 km2. Penduduknya 217.000 Mata uang : Tala.


Ibu kotanya adalah Apia. Bahasa resmi Samoa Inggris. Hampir 100% dari penduduknya memeluk agama Kristen. Congregationalists (35,5%), Katholiek Roma (19,6%), Methodists (15%), Mormon (12,7%), Assembly of God (6,6%), Advent hari ketujuh (3,5%), Kristen lainnya (4,0%), Worship Centre (1,3%), animisme (0,8%).

Sejarah dari negara ini sebenarnya yang paling menyedihkan di antara semua negara-negara di kepulauan Polinesia.

Samoa diketemukan oleh seorang Belanda yang bernama Jacob Roggeveen pada tahun
1722. Bentuk negara saat itu adalah Kerajaan Samoa. Pada abad ke 19 bagian-bagian dari kerajaan ini dipecah dan menjadi rebutan antara Inggris, Jerman dan Amerika Serikat.

Raja yang berkuasa saat itu adalah Raja Malietoa Laupepa yang meninggal pada tahun 1898 dan diganti oleh Malietoa Tooa Mataafa. AS dan Inggris seperti kebiasaan saat itu, dengan latar belakang politik dan ekonomis demi kepentingan mereka sendiri mendukung Malietoa Tanu, putra dari alm raja Laupepa. Pada tanggal 15 maret 1899, kapal2 A.S. dan Inggris menghujani ibu kota Apia dengan bom-bom.

Pada perjanjian Samoa Tripartiete Convention akhirnya diputuskan membagi kepulauan-kepulauan Samoa menjadi tiga bagian. Inggris mendapatkan bagian dari Samoa yang dinamakan Salomons Islands, AS mengambil bagian yang dinamakan Samoa Amerika (American Samoa), sedangkan Jerman mendapatkan bagian yang sekarang menjadi Samoa merdeka.

Bentuk kerajaan seperti saat itu akhirnya dihapus. Baru sekitar tahun 1908 penduduk mulai memberontak melawan pemerintahan Jerman. Baru setelah Jerman terlibat PD I, Selandia Baru mulai menyerbu Samoa Jerman ini. Jerman sendiri yang saat itu terlibat Perang di Eropa tidak mempunyai tentara yang mempertahankan pulau ini sehingga akhir nya menyerah dan diambil alih oleh Selandia Baru sampai adanya perjanjian Versailles di mana Samoa menjadi territorial mandat dari PBB. Pada pada tanggal 1 Januari 1962 mendapatkan kemerdekaan sepenuhnya dan sekaligus merupakan Negara bebas Polinesia yang pertama pada abad ke 20.

Letak Samoa berada di sebelah timur dari dateline disebelah selatan dari garis katulistiwa, di antara Selandia Baru dan Hawaii.

Samoa sendiri terdiri dari dua pulau besar Upolu and Savai' dan delapan pulau-pulau kecil di selat Apolima (Manono Island, Apolima en Nu'ulopa), dan empat kepulauan Aleipata di sebelah timur dari Upolu (Nu'utele, Nu'ulua, Namua, en Fanuatapu), dan pulau kecil sekali Nu'usafe'e yang luasnya belum ada 0,01 km², di sebelah selatan dari Upolu.

75% dari penduduk tinggal di pulau utama Upolu. Di mana ibu kota Apia juga berada. Iklimnya adalah tropis, dengan temperatur rata-rata sepanjang tahun sekitar 26,5 °C.

Seperti juga dengan Indonesia, musim hujan berlangsung dari Nopember sampai April. Savai'i adalah pulau yang terbesar dari Samoa dan ke enam dari semua pulau-pulau di Polinesia, sedangkan jumlah penduduk hanya sekitar 42.000 orang.

Seperti juga dengan negara-negara di Samudra Pasifik, Samoa mempunyai keindahan alam yang sangat bagus dan banyak dikunjungi turis.

 

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.