Malaysia Trip – Kinabalu Part 2

[email protected] – Singapore

Salam Sehat Selalu. Melanjutkan dari kisah *halah kisah kaya kisah percintaan aja* dari artikel sebelumnya.

Maka bolehlah saya bercerita sedikit tentang sejarah trip kali ini.

Sebelumnya, trip kali ini diadakan bersama sama dengan teman kantor 1 team, rencananya adalah 16 orang, ½ tiba tiba tidak bisa pergi, sebetulnya rencana awal adalah ke Jogjakarta tapi berhubung confirmasi dari boss bisa atau tidaknya kita pergi, jadi tiket ke Jogja sudah habis (jadi mahal over budget).

Setelah Sunday market kemaren, hari berikutnya kita lanjutkan menuju ke salah satu sungai untuk rafting. Berhubung 2 orang dari team kita belum pernah rafting, maka kita pergi ke area beginner, jadi tidak terlalu sulit buat mereka.

Berhubung tidak ada photo yang bisa memperlihatkan sedikit bersusah payah dengan arus tanpa memperlihatkan muka2 kawan2 yang lain maka di cari yang tampak punggung aja deh, lagi santai jg.

Rafting Guide nya luar biasa fun, ah, setelah melihat kemampuan kita (4 orang dari kami main dragon-boat) dia bilang, sebetulnya bisa ke sungai yang satu lagi (sungai Padas kalo gak salah), karena dia yakin kita mampu. Biasanya dia di sungai yang lebih sulit tidak mau membawa wanita, karena dari pengalaman mereka akan menyerah di tengah jalan. Ahh…

Sudah hampir tiba di ujung, saatnya kita body-rafting. (ide tiba2 dari kita semua yang menolak naik rafting ketika rame2 jebur ke sungai). Very fun.

Lanjut, perjalanan kita dengan menyewa 1 mobil van untuk ber 8, 350RM untuk 24 jam, tidak terlalu mahal jg. Kita berkeliling dengan modal nekat dan peta (yang nggak jelas) di tangan. Hantam saja lagipula saya yang nyetir (emang hobby). Dari Pagi hingga malam hari dan juga dapat melihat firefly (kunang-kunang).

Lanjut, besoknya kita ke gunung Kinabalu, dengan sewa mobil lagi, kali ini sekaligus dengan drivernya, jadi cepat dan tidak terlalu letih. Itupun sudah menghabiskan waktu 1 hari penuh.

Sempat kita pergi ke Kinabalu Hot-Spring Water, lumayan jg dengan membayar 20RM (local price) kalo tourist bisa kena 50RM, jauh ya bedanya. Untung salah 1 teman kita adalah Malaysian Jadi murah. Di taman itu banyak binatang2 dan jg tanaman aneh.

Sekian Perjalanan saya dari Malaysia Kota Kinabalu. Sampai berjumpa lagi di lain kesempatan dan di lain perjalanan.

Note : saya yakin Indonesiaku lebih indah daripada di sini.

Oh lupa, monyetnya di bawah jg pengen kirim salam.

About [email protected]

Nama Panggilan PamPam atau Pampers, nama beken [email protected], nama Asli (rahasia)... bergelut dibidang dunia arsitektur, sempat di Singapore cukup lama lebih dari 10 tahun, menempa pengalaman di negeri tetangga, dan akhirnya balik ke Indonesia dengan cita2 mengembangkan "public housing" atau kata bekennya rumah susun di Indonesia.

Arsip Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.