Proboscis Monkey Dalam Lensa

Narasi: Handoko Widagdo & JC
Foto: JC
 
Hello GCNers/Baltyrans…
 
Pernah dengar nama monyet BEKANTAN? Tidak terlalu umum, tapi juga tak terlalu asing…
 
Munyuk unik ini adalah Proboscis Monkey (Nasalis larvatus); juga dikenal dengan nama Monyet Belanda, dikarenakan hidungnya yang super-mancung dan diasosiasikan tempo doeloe dengan para orang Belanda. Monyet/munyuk ini banyak didapati di Kalimantan. Dari nama Latinnya, ada kata “nasalis” jelas mengacu kepada si hidung yang super-size tsb.
 
Hal yang paling unik dari monyet ini adalah hidungnya. Hidung gede dan gemandul (menggelantung) sungguh tiada duanya di dunia ini. Ah, jadi ingat Tintin, salah satu musuhnya adalah Rastapopoulos yang digambarkan hidungnya seperti ini. Hidung ini diperkirakan untuk menarik betinanya. Panjang hidung ini bisa mencapai 7 inch. Betinanya juga memiliki hidung yang besar, tapi masih kalah besar dibanding jantannya.
 
bekantanTernyata selain untuk menarik lawan jenis, hidung gede ini berfungsi selayaknya amplifier, yang memperkuat suara mereka jika suara peringatan bahaya dikeluarkan. Jika merasa terganggu, hidung tsb bisa membesar dan suara teriakan si munyuk ini akan terdengar lebih keras. Jadi fungsi hidung jumbo ini adalah amplifier untuk bengak-bengok
 
Pejantannya dapat mencapai berat 24kg, dan tinggi 72 cm, dengan ekor dapat mencapai 75cm. Betinanya sekitar 60cm dan berat hanya sekitar 12kg. Di dunia primata perbedaan bekantan ini adalah yang terbesar dibanding dengan jenis yang lain.
 
Bekantan adalah munyuk endemik Kalimantan. Artinya monyet ini hanya ada di Pulau Kalimantan. Mereka hidup dalam koloni, dimana biasanya dalam satu koloni terdiri atas satu pejantan dan 23-30 betina. Uniknya pejantan Bekantan selalu ON alias ereksi terus menerus. Hal ini disebabkan karena masa subur betina tidak seragam. Sehingga jika ada betina yang masuk masa subur, si pejantan harus siap beraksi. Tidak ada primata lain yang selalu ON seperti Bekantan.
 
Ciri khas penampakan munyuk ini adalah warna bulu yang berbeda-beda di sekujur tubuhnya. Lengan dan kaki berbulu warna abu-abu, badan berbulu coklat keemasan, sementara pantat dan ekor berwarna putih. Sekilas dilihat dari jauh akan seperti mengenakan celana warna putih, sementara badannya akan terlihat seperti mengenakan kemeja lengan panjang dengan warna berbeda.

Proboscis Monkey 04

Proboscis Monkey 02

Proboscis Monkey 01

Proboscis Monkey 03

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

62 Comments to "Proboscis Monkey Dalam Lensa"

  1. probo  22 December, 2013 at 21:32

    nek probo harjanti hidungnya nggak mancung…..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *