Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Piala Dunia Sekayu

Saturday, 19 December 2009

Viewed 1463 times, 1 times today | 27 Comments |

PIALA DUNIA FUTSAL, SEKAYU PUNYA CERITA……
Bagong Julianto, Sekayu-Sumsel

Piala dunia, bagi banyak orang adalah suatu keharusan untuk diikuti, ditonton, dicermati dan sekaligus diperdebatkan. Satu gelaran akbar 4 tahun sekali untuk membuktikan negara mana yang bakal ditabalkan sebagai juara dunia sepakbola, minimal untuk 4 tahun ke depan. 

Satu negara bisa saja mempunyai segudang pemain bertaraf internasional, maka banyak pemainnya merumput di negeri orang, tapi tidak jadi ukuran bahwa negara tersebut bisa, dapat dan mampu menjadi juara dunia. Sepakbola, bagi banyak orang adalah tontonan, hiburan, olah raga, olah rasa, agama, dan ada pula yang menyebutkan sebagai permainan sia-sia.

Satu bola, diperebutkan minimal 20 orang dalam 2 team, disepak ke gawang yang dijaga oleh seorang kiper. Konon jadul, sepakbola adalah sepak kepala. Kepala penjahat yang sudah dipancung, kemudian dipermainkan secara disepak di jalanan. Permainan menyepak ini, dengan perkembangan peradaban, menjadi sepak bola. Sepakbola juga berkembang dan muncullah futsal.

1. Futsal Dunia di Sekayu?

Futsal, konon dikenal pertama kali di Uruguay dan berasal dari kata Spanyol futbol (sepak bola) dan sala (ruangan). Sepakbola dalam ruangan, itulah futsal. Di Sekayu, Oktober 2009 yang lalu juga berlangsung kejuaraan dunia futsal. Team dunia gabungan SD 03 melawan SD 02.

2. Namanya juga anak-anak…

Sebelum turun tanding, para pemain ini memerlukan juga tambahan energi. Ini bukan perkara doping ataupun menghalalkan segala cara untuk menang. Uang saku cukup, apa salahnya penthol bakso dicicipi. Tugas saya sebagai pelatih tak bermain adalah memastikan tidak ada kandungan borax dan atau formalin. Cukup saya tanya kepada Mas Penthol. Gak tahu ada ini-itu di penthol ini pak, jawabnya. Saya juga beli pentholnya di pasar, tambahnya lagi. Saya akhirnya hanya berharap, semoga BPOM tidak berpangku tangan. Dulu, bakso penthol dan bakso formalin pernah jadi berita hangat dan surut dengan sendirinya begitu saja. Untung saja gak sampai dibentuk Dewan Bakso Nasional, atau Komisi Pencari Fakta dan Standarisasi Penthol Nasional…….

3. SD 03 Team Gabungan Dunia VS Team Nasional SD 02 Sekayu

SD 03 Sekayu disebutkan sebagai team gabungan dunia. Di team ini, ditabalkan sebagai Squad Pattin Nian, bermain bintang dari seluruh negeri adidaya bola juga pemain nasional, antara lain Bambang P (Persija Jakarta), Zah Rahan Krangar (Sriwijaya FC, asal Libya), Lampard (Inggris), Ronaldinho (Brazil), Rooney (Inggris), Kaka (Brazil), Ronaldo (Portugal), Gerrard (Inggris). Sementara itu, lawannya adalah SD 02, didukung penuh pemain lokal nasional, dijuluki sebagai Squad GTB atau Garuda Tidak Berjanji. Sebenarnya GTBM, Garuda Tak Berjanji Menang……

4. Disiplin dan Keseragaman

Satu masa kegelapan nasional, pernah disiplin diterjemahkan sebagai keseragaman. Satu warna satu rasa. Merah, kuning dan hijau. Saatnya kuning berkuasa, atau berkolaborasi dengan kekuasaan, maka terjadilah kuningisasi secara total. Pada akhirnya, keseragaman adalah pengingkaran keragaman. Dan disiplin tidak selalu berarti seragam. Sama rata sama rasa, tapi sama-sama menderita adalah bentuk nyata penyeragaman tingkah laku berpolitik yang gagal total. Akhirnya, SD 02 berseragam kalah 5-8 melawan SD 03 Beraneka Ragam Kostum. Kalau di suatu daerah Sumatera jadul, skor ini disebutkan: SD 02 menang 5, SD 03 menang 8. Semua memang menang. Sebenarnya yang satu memang menang, satunya lagi memang menangis…….

5. Lhoh, Kembar?

Ini adalah taktik dan strategi Manajer Team Dunia SD 03 yaitu menghadirkan pemain kembar. Menghadapi satu pemain internasional saja payah, konon lagi kembarannya plus seragamnya yang justru tak kembar. Ada Ronaldo merah, ada Ronaldo putih. Ada Rooney Putih, ada Rooney Merah. Ada Bambang Berisi, ada Bambang Ramping, Ada pula Bambang putih. Team lawan kelimpungan membaca arah permainan team dunia kembar dan aneka warna kostum. Bingung…..

6. Sekayu, Gudang Calon Atlet Nasional?

Sekayu, adalah salah satu kota kabupaten yang peduli pada pengkaderan atlet. Ada sekolah dan asrama atlet angkat berat, renang, polo air, panahan dan bola basket. Bahkan ada sarana golf course yang gratis! Walau hanya sekedar untuk memukul sekali saja. Belum ada lapangan golf berhole-hole. Di tempat yang sama anak-anak SD 02 dan 03 berlaga futsal, juga rutin berlatih atlet-atlet bola basket. Dan setelah adik-adik SD selesai berlaga, gantian kaka-kakaknya yang di SMA main futsal…. Sekali lagi ada pemain internasional, kostumnya saja: Toti. Jadi kiper andalan……

7. Calon atlet?

Gerrard no 8, di samping sebagai back merangkap gelandang, ternyata juga punya hobby bersepeda. Gabungan antara MTB dan free style. Gerrard ini bernama Agus……



Sampunnnn. Suwunnnnnn. (BGJ, 1209)

Share This Post

Posted by Saturday, 19 December 2009 on 00:31.

Categories: Kehidupan. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

27 Responses to “Piala Dunia Sekayu”

Pages: [3] 2 1 »

  1. 27
    ilhampst Says:

    Mantabs hehe

  2. 26
    alexa Says:

    Mas BagJul: Wuahahahah…tim futsalnya memang oye tenan. Dopinge pentholan bakso ngono…

  3. 25
    Dewi Aichi Says:

    Pak BJ: meriah sekali acaranya ya….dan reporternya juga sipppp…bikin tambah rame.., repot nih reporternya, jangan sampai salah sebut he he..ada kaka putih, kaka merah, ronaldo putih, ronaldo ijo…

  4. 24
    Sirpa Says:

    @ Mas BJ … Iki sing dirembuk bab opo sih ?

    Bab bal2an opo bab main ceki , keplek… JC kuwi isone menangan mergo nginceng kertu tangga ne …hahahaha

  5. 23
    Lani Says:

    BJ : Lani>>>

    Dadi blantik DUREN ‘ki aku……wis…….
    Syarate abot iki mestine.

    @@@ nek onok blantik kewan…tentunya ada blantik2 liyane to?????

    DUREN mateng pokok. Dudu duren karbitan. Gandane ora nusuk irung, ning godone dowooooo
    Duren pait, duren legi. Duren sing ora gampang mlethek njur masuk angin. Mengko ngentutan tur mambu….. Ponggene cilik menthek, atos, alot ning daginge kandel….. Lhah duren petruk! Kuwi duren petruk sing memenuhi syarat…. Onone ning Jepara, Rembang karo Pati…….. Wis ndang muliho nyang Jepara, Rembang ‘po Pati!

    @@@ hahahhaah….la kok malah dikongkon mulih nang daerah kono?????? wuiiiiiiiiiih abot syarate kuwi…..kudu nganggo adus kembang setaman, kungkum sewengi, karo mbakar menyan….wah opo meneh iki to yo?????? wes2……bablasssssssss rak nggenah

  6. 22
    Handoko Widagdo Says:

    Lha baik sekali kalau bal-balan pindah ke sekayu

  7. 21
    Bagong Julianto Says:

    Lani>>>

    Dadi blantik DUREN ‘ki aku……wis…….
    Syarate abot iki mestine.
    DUREN mateng pokok. Dudu duren karbitan. Gandane ora nusuk irung, ning godone dowooooo
    Duren pait, duren legi. Duren sing ora gampang mlethek njur masuk angin. Mengko ngentutan tur mambu….. Ponggene cilik menthek, atos, alot ning daginge kandel….. Lhah duren petruk! Kuwi duren petruk sing memenuhi syarat…. Onone ning Jepara, Rembang karo Pati…….. Wis ndang muliho nyang Jepara, Rembang ‘po Pati!

Pages: [3] 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)