Hari Ibu di Colombo

Syanti – Srilangka

Sekuntum  Melati

Lambang kasih nan suci

Ibu Indonesia

Pembina Tunas bangsa.

Berkorban sadar cita tercapai.

Dengan giat bekerja

Merdeka melaksanakan bhakti

Pada ibu pertiwi

Wanita Indonesia

Sebagai ibu bangsa

Insan pembangunan

Mitra sejajar pria

Merdeka melaksanakan dharma

Untuk memcapai citacita

Indonesia nan jaya

Adil makmur merata

 

Kata – kata tersebut saya ambil dari hymne hari ibu, pagi itu kami menyanyikan lagu tersebut pada upacara peringatan hari ibu di KBRI Colombo.

Snapshot634

Bila kita telaah kata-kata dari hymne tersebut, sebagai wanita dan ibu saya merasakan betapa indahnya bila kata-kata tersebut benar-benar dilaksanakan. Karena pada kenayataannya masih banyak wanita di dunia ini, terutama di Indonesia yang mengalami diskriminasi.

Walaupun di Indonesia pernah mempunyai presiden wanita dan tidak sedikit wanita yang telah mendapat kesempatan duduk di pemerintahan dan menempatkan diri mereka sejajar dengan laki-laki.

Tetapi pada kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak wanita yang mengalami perlakuan yang buruk seperti pelecehan sexual dan menjadi korban kekerasan baik diluar rumah maupun di dalam rumah mereka sendiri.

Masih banyak kekerasan dalam rumah tangga, biasanya yang menjadi korban adalah ibu.

Marilah kita renungkan sejenak, apa yang sudah kita berikan kepada ibu dan istri kita. Mengingat jasa-jasa mereka…….membuat saya jadi terkenang dengan almarum ibu saya. Bagaimana ibu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, saya banyak belajar dari ibu, bagaimana ibu berusaha untuk mengurus kami, selalu berusaha untuk menyediakan makanan untuk kami anak-anaknya. Ibu tidak pernah merasa lelah untuk memenuhi kebutuhan kami.

Suatu penyesalan dalam hidup saya ialah, saya belum bisa memerikan yang terbaik untuk ibu…..tetapi dia telah pergi. “Ibu saya sangat menyayangimu! “

Thema hari ibu tahun ini adalah “Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Dalam Pembangunan Bangsa”

Pada upacara peringatan “Hari Ibu” di KBRI Colombo, dilaksanakan pada tanggal 22 desember. Upacara dipimpin oleh ibu-ibu dari staff KBRI Colombo, selesai upacara kami ibu-ibu mendapat sekuntum mawar yang diberikan oleh anak-anak kami…….suatu pemandangan yang indah.

Di mana anak-anak tersebut sejak dini sudah diajarkan mencintai ibu mereka, mereka berlari-lari sambil membawa bunga, mecari ibu mereka.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan juga peringatan hari ulang tahun Dharma Wanita yang jatuh pada tanggal 7 Desember. Upacara peringatan HUT Dharma Wanita dirayakan dengan pemotongan tumpeng, yang dilakukan oleh bapak Duta Besar, yang kemudian diberikan kepada ibu-ibu.

Snapshot635

Setiap tahun kita merayakan peringatan hari ibu, tetapi apakah hanya pada hari ibu kita menghormati ibu kita? Pada kesempatan ini saya mengajak semua teman-teman di Baltyra untuk mengucapkan “Saya sayang padamu ibu !” tidak hanya pada peringatan hari ibu, tetapi setiap hari !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.