Balonku Ada Lima

Dewi Aichi – Brazil

Masih ingat dengan lagu anak-anak yang berjudul "Balonku ada lima"? Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya, hijau kuning kelabu, merah muda dan biru, meletus balon hijau derrrrrrrrr, hatiku sangat kacau, balonku tinggal 4, kupegang erat-erat.

Tapi aku sekarang punya banyak balon lagi, warnanyapun bermacam-macam, mau lihat ngga? Lucu-lucu lho! Tapi jangan disentuh-sentuh ya, ntar meletus lagi deh..!

Ternyata asik juga merangkai balon, perlu belajar lho, sensasinya luar biasa, yaitu harus siap-siap kaget, kalau balon yang lagi asik-asik dirangkai tiba-tiba dorrrr, doorr, sana dorr sini dorr. Wah pokoknya saingan sama teman-teman, siapa yang paling banyak darr dorrnya. apalagi aku kagetan he he…tapi ngga latah kok…

Mari kita lihat rangkaian balonnya yuk!

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *