Mati ketawa ala Gus Dur part 2

Edy Harjito – Doha

Sesuai janji saya, berikut humor seputar Gus Dur yang saya ambil dari berbagai sumber.

1. Sate Babi

Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat percakapan serius.
Ajudan: Gus, menurut Anda makanan apa yang haram?
Gus Dur: Babi
Ajudan: Yang lebih haram lagi
Gus Dur: Mmmm … babi mengandung babi!
Ajudan: Yang paling haram?
Gus Dur: Mmmm … nggg … babi mengandung babi tanpa tahu bapaknya dibuat sate babi

2. Kuli dan Kyai

Rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap: Amin, Amin, Amin!
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: “Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”
“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.

3. Doa Mimpi Matematika

Jauh sebelum menjadi Presiden, Gus Dur dikenal sebagai penulis yang cukup produktif. Hampir tiap pekan tulisannya muncul di koran atau majalah. Tema tulisannya pun beragam, dari soal politik, sosial, sastra, dan tentu saja agama.
Pernah dia mengangkat soal puisi yang ditulis oleh anak-anak di bawah usia 15 tahun yang dimuat majalah Zaman. Kata Gus Dur, anak-anak itu ternyata lebih jujur dalam mengungkapkan keinginannya. Enggak percaya? Baca saja puisi yang dibuat oleh Zul Irwan ini:
Tuhan …
berikan aku mimpi malam ini
tentang matematika
yang diujikan besok pagi

4. Tiga Polisi Jujur

Gus Dur sering terang-terangan ketika mengkritik. Tidak terkecuali ketika mengkritik dan menyindir polisi.
Menurut Gus Dur di negeri ini hanya ada tiga polisi yang jujur. “Pertama, patung polisi. Kedua, polisi tidur. Ketiga, polisi Hoegeng (mantan Kapolri).”
Lainnya? Gus Dur hanya tersenyum.

5. 189 Gaya Bersetubuh

Ketika semua pihak berteriak “Musnahkan pornoaksi dan pornografi di negeri ini karena nggak sesuai dengan syariat Islam,” Gus Dur justru kurang sependapat. Gus Dur berusaha mengambil contoh dari sisi pandangan Islam tentang porno tersebut.
Misalnya saja ketika Gus Dur menjawab interview dengan Jaringan Islam Liberal, Gus Dur menyebut kita Raudlatul Mu’aththar sebagai korban tentang kesalahan memandang pengertian daripada kata porno.
“Anda tahu, kita Raudlatul Mu’aththar (The Perfumed Garden, Kebun Wewangian) itu merupakan kitab Bahasa Arab yang isinya tata cara bersetubuh dengan 189 gaya, ha … ha … ha. Kalau gitu, kitab itu cabul dong?”

6. Becak Dilarang Masuk

Saat menjadi presiden, Gus Dur pernah bercerita kepada Menteri Pertahanan saat itu, Mahfud MD (buku Setahun bersama Gus Dur, kenangan menjadi menteri di saat sulit) tentang orang Madura yang katanya banyak akal dan cerdik.
Ceritanya ada seorang tukang becak asal Madura yang pernah dipergoki oleh polisi ketika melanggar rambu “becak dilarang masuk”. Tukang becak itu masuk ke jalan yang ada rambu gambar becak disilang dengan garis hitam yang berarti jalan itu tidak boleh dimasuki oleh becak.
“Apa kamu tidak melihat gambar itu? Itu kan gambar becak tak boleh masuk jalan ini,” bentak pak polisi. “Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong, tidak ada pengemudinya. Becak saya kan ada yang mengemudi, tidak kosong berarti boleh masuk,” jawab si tukang becak .
“Bodoh, apa kamu tidak bisa baca? Di bawah gambar itu kan ada tulisan bahwa becak dilarang masuk,” bentak pak polisi lagi.
“Tidak pak, saya tidak bisa baca, kalau saya bisa membaca maka saya jadi polisi seperti sampeyan, bukan jadi tukang becak seperti ini,” jawab si tukang becak sambil cengengesan.

7. Radio Islami

Seorang Indonesia yang baru pulang menunaikan ibadah haji terlihat marah-marah.
“Lho kang, ngopo (kenapa) ngamuk-ngamuk mbanting radio?” tanya kawannya penasaran.
“Pembohong! Gombal!” ujarnya geram. Temannya terpaku kebingungan. “Radio ini di Mekkah tiap hari ngaji Al-Qur’an terus. Tapi di sini, isinya lagu dangdut tok. Radio begini kok dibilang radio Islami.”
“Sampean tahu ini radio Islami dari mana?”
“Lha…, itu bacaannya ‘all-transistor’, pakai ’Al’.”

8. Dengan Fidel Castro

Ini kejadian nyata yang di ceritakan langsung oleh kepala protokoler kepresidenan pada era Gus Dur yang di tayangkan live tadi malam di Metro TV, yang isinya kira2 sebagai berikut :

Ketika berada di cuba, gus dur yang saat itu berada di hotel dan sedang dalam keadaan santai (sambil tiduran di sofa dan hanya mengenakan celana pendek) tiba2 secara mendadak di datangi oleh presiden cuba fidel castro dan mereka pun ber dialog santai :
Gus Dur : Pak Fidel tau bahwa presiden indonesia tekenal dengan kegilaanya.
Fidel : Mahsud Gus…
Gus Dur : ya mahsudnya adalah, Presiden yang pertama terkenal gila akan perempuan, presiden yang kedua terkenal gila harta, presiden yang ketiga terkenal gila akan tehnologi.
Fidel : Trus Presiden yang ke empat ….??
Gus Dur : ya klo presiden yang ke empat yang milih yang gila.
dan fidel castro, dan gus dur dan seluruh yang ada di ruangan lantas tertawa

9. Pesawat GusDur

Dalam suatu penerbangan dengan pesawat kepresidenan, selain Presiden Gus Dur, ikut terbang Akbar Tanjung, Amien Rais, dan dua orang pramuka.
Terulanglah peristiwa ketika Gus Dur terbang ke Australia. Pesawatnya mengalami kerusakan lagi. Tetapi kali ini lebih gawat. Tidak mungkin lagi dilakukan pendaratan darurat. Dalam hitungan kurang dari lima menit pesawat sudah pasti jatuh. Lebih gawat lagi hanya ada lima buah parasut di pesawat itu. Sedangkan ditambah pilot mereka semua ada enam orang.

Yang pertama bereaksi tentu saja si pilot. Dengan cepat dia mengenakan parasutnya, dan berkata: “Pesawat segera jatuh. Harap Anda memakai parasut masing-masing!” Kemudian dia meloncat keluar bersama parasutnya.

Akbar Tandjung pun sigap, segera dia menyambar sebuah parasut di dekatnya. Kemudian dengan terburu-buru dengan muka pucat dia berkata: “Sebagai Ketua DPR saya masih harus memimpin sidang-sidang penting di DPR. Apalagi DPR masih belum merampungkan 200 RUU. Tanggung jawab saya masih besar. Mohon maaf, saya harus menyelamatkan diri dulu!” Akbar pun meloncat keluar pesawat dengan parasutnya.

Amien Rais tidak mau kalah cepat. Setelah dengan tergesa-gesa memakai parasut yang diambil di dekatnya, dia berkata: “Sebagai Ketua MPR, tanggal 1 Agustus nanti saya harus memimpin SI MPR. Mungkin harus memimpin sidang istimewa untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden baru. Mohon maaf, negara masih sangat membutuhkan saya!” Loncatlah Amien Rais keluar pesawat.

Tinggalkah sekarang Gus Dur dengan dua orang pramuka. Sedangkan parasut sekarang hanya tinggal dua buah. Gus Dur dengan pasrah berkata kepada dua pramuka itu: “Saya ini sebenarnya boleh dikatakan terbujuk kelompok Poros Tengah sampai bisa menjadi presiden, menggeserkan Mbak Mega yang sebenarnya lebih berhak daripada saya. Saya tidak bisa melihat, jalan harus dituntun. Mungkin lebih baik saya berhenti menjadi presiden dengan ikut pesawat ini jatuh. Sekarang tinggal dua parasut, kalian berdua masih muda. Harapan bangsa. Pakailah dan selamatkan diri kalian sebelum pesawat ini jatuh dan hancur!”
“Tenang Gus..,” kata salah satu di antara mereka, “Kita sebenarnya masih punya tiga buah parasut. Tadi dua parasut yang dipergunakan oleh Pak Akbar dan Pak Amien sebenarnya adalah ransel pramuka kami berdua!!!”

10. Gus Dur Dan Kabinet Sri

Gelar raja guyon memang melekat pada Gus Dur. Hal serius pun jadi bulan-bulanan. Kabinet Indonesia Bersatu jadi sasaran. Wacana Kabinet Sri pun mencuat. Gelak tawa hingga terpingkal-pingkal mewarnai jumpa pers yang digelar Gus Dur di Kantor PBNU jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, . Kelakar meluncur dari mulut Gus Dur saat diminta tanggapannya mengenai 4 menteri perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu.

Mereka adalah Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta, dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sri Mulyani. “Saya nggak tahu. Tapi secara guyon saya bilang kepada teman-teman, termasuk kepada Rizal Ramli semalam sebelum pengumuman kabinet, bahwa Rizal tidak akan masuk namanya, karena nama dia bukan Sri Rizal Ramli,” ujar Gus Dur terkekeh-kekeh. “Kabinetnya kabinet Sri, kebudayaannya Sri…mulat, kalau orangnya di sini mungkin menteri agamanya Sri Paus,” kata Gus Dur terbahak-bahak.

Nama kabinetnya SBY-JK itu cocok nggak? tanya wartawan. “Itu kan nama. Itu kabinetnya yang cocok bersatu, bukan Indonesianya,” sahut Gus Dur. Jadi hanya nama? tanya wartawan lagi. “Ya iya, hanya kabinetnya,” ujar Gus Dur. Bukannya kalau bersatu Indonesia tidak bisa dikalahkan? pancing wartawan. “Apanya? Orang sepak bola aja kalah terus,” sindir Gus Dur tertawa geli. Namun Gus Dur tidak lagi berguyon ketika diminta tanggapannya mengenai Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh. “Ya mudah-mudahan bisa kerja. Nggak usah ribut. Lihat saja nanti apa di Kejaksaan Agung dia bisa kerja, dan apa dia diperbolehkan kerja, belum tentu toh,” katanya santai. “Kalau melihat komitmen SBY ke banyak orang seperti ini, saya khawatir dia tidak bisa kerja. Periksa ini tidak boleh, periksa itu tidak boleh, lalu periksa siapa,” ujar Gus Dur mulai serius. Jadi Anda pesimis dengan pemberantasan KKN? desak wartawan. “Oh, itu saya tidak mau jawab. Itu terserah anda persepsinya,” sahutnya enteng.

25 Comments to "Mati ketawa ala Gus Dur part 2"

  1. Edy  10 January, 2010 at 00:17

    Jilid 3 nya nunggu 40 hari dulu sambil motong kambing.

  2. SU  9 January, 2010 at 14:07

    Jilid ketiga dinanti dengan penuh harap. (Terima kasih banyak ya Mas Edy)

  3. Edy  8 January, 2010 at 03:33

    Alexa: nggak juga kalo feeling guilty, itu kan karangan orang yg di modifikasdi ke tokoh2 tsb. Karena sewaktu mau jadi presiden dulu, beliau memang bertekad mau jadi presiden, jauh sebelum ada poros2 an tsb.Nontn nggak acara barometer di sctv yg menhadirkan mas Wimar, Said Siraj, asisten pribadi nya, semalam?

  4. Kanakin  7 January, 2010 at 21:35

    Di tunggu jilid 3 nya, thanks.

  5. alexa  7 January, 2010 at 19:32

    Pak Edy kalo yang Pesawat Gus Dur itu berarti mendiang feelin’ guilty juga yak dgn mbak Mega

Terima kasih sudah membaca dan berkomentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Image (JPEG, max 50KB, please)