Liliput Google Melawan Raksasa China!

Gandalf the Grey – Middle Earth

Beberapa hari terakhir ini ada berita tentang raksasa mesin pencari Google yang tiba-tiba menjadi liliput dan mencoba melawan the real raksasa China. Jika hanya membaca sekilas berita di koran dan website maka kesan yang ditangkap adalah Google protes karena servernya diserang hacker dari China yang mencoba membobol account gmail milik aktivis HAM dan penentang pemerintah China. Google langsung menyatakan tidak mau lagi menuruti peraturan pemerintah China dalam hal sensor terhadap mesin pencarinya dan itu berarti melawan hukum China dimana konsekwensinya adalah diusir dari China!

Tapi jika kita baca secara lengkap pernyataan David Drummond, Senior Vice President, Corporate Development and Chief Legal Officer Google http://googleblog.blogspot.com/2010/01/new-approach-to-china.html dan ditambah sedikit analisa investigasi konspirasi intelijen dan kontra-intelijen, maka bisa ditangkap yang dimaksud Google sebenarnya adalah: Google telah diserang secara canggih, sistematis dan terstruktur dengan target sangat spesifik, dimana hal ini sangat sulit dilakukan oleh sekelompok hacker individual biasa. Kelihatannya yang dimaksud Google sebenarnya adalah: bukan sekelompok hacker melainkan sebuah pemerintahan suatu negara yang cukup canggih teknologi informasinya dengan segala resource dan infrastrukturnya! Sedemikian hebatnya si hacker sampai-sampai raksasa Google merasa jadi liliput yang tidak mungkin melawan sang raksasa…

Hasil penyelidikan Google menunjukkan bahwa tidak hanya Google sendiri yang diserang tetapi juga sedikitnya 20 perusahaan besar di bidang teknologi, internet, keuangan, media dan lain-lain. Serangan berlangsung pada pertengahan bulan Desember 2009 dan target serangan pada Google berupa email account aktivis tetapi hanya berhasil diakses secara sangat terbatas, bukan pada isi emailnya. Google juga mendapatkan bukti lain bahwa banyak email aktivis lainnya ternyata telah diakses secara rutin oleh pihak ketiga yang tidak dikenal. Kasus ini bukan merupakan pembobolan sistem keamanan Google melainkan diduga hasil dari pishing scams atau malware. (Pishing adalah jenis penipuan internet untuk mendapatkan data-data pribadi sedang malware adalah sejenis program jahat semacam virus untuk mencuri data pribadi)

Raksasa software lain, Yahoo juga mengakui telah menjadi target serangan, sedang McAfee dan Microsoft telah mengkonfirmasikan serangan terhadap Google ini sebagai serangan tercanggih yang pernah ada dalam sejarah dan hasil penyelidikan McAfee juga menunjukkan ada celah kelemahan dari browser Microsoft Internet Explorer yang disebut Zero-day bug telah dieksploitasi dalam serangan ini. Dalam dunia underground serangan ini diberi nama kode 'Operation Aurora' dan ternyata dirancang sangat serius dengan mulai penyebaran sejak pertengahan Desember 2009 dan berakhir tepat tanggal 4 Januari 2010, artinya serangan aktif dilaksanakan pada saat sebagian besar target sedang menikmati liburan Natal dan Tahun Baru.

Lebih serius lagi Google juga mengacu pada laporan komisi pengawas ekonomi dan keamanan US-China (USCC) kepada Kongres Amerika Serikat, yaitu 2009 Annual Report, di mana pada chapter 2, section 4 berjudul: China's cyber activities that target the United States and the resulting impacts on US National Security, yang mencantumkan bahwa pada bulan April 2009 telah terjadi serangan hacker yang diduga berasal dari China dan dengan sukses berhasil mengambil beberapa terabyte data mengenai desain dan sistem elektronik pesawat tempur F35 Lightning II. Masih banyak lagi yang dibahas dalam laporan ini sehingga lebih mirip laporan intelijen dibanding laporan ekonomi, jika ada yang berminat silahkan baca sendiri di http://www.uscc.gov/annual_report/2009/chapter2_section_4.pdf

Laporan itu juga mencantumkan sebuah dokumen tentang GhostNet yang diduga merupakan sebuah sistem jaringan mata-mata internet yang terhubung dengan server di China dengan program malwarenya GhostRAT telah menginfeksi ribuan komputer di ratusan negara, dimana 30% diantaranya adalah objek penting seperti kedutaan besar, organisasi internasional, media dan NGO. http://www.scribd.com/doc/13731776/Tracking-GhostNet-Investigating-a-Cyber-Espionage-Network

Sedemikian seriusnya masalah ini menyebabkan Google harus melaporkan kepada pemerintah Amerika Serikat dan menyadari ini bukan masalah bisnis atau cyber-hacking semata. Tetapi tanggapan pemerintah China ternyata cukup sederhana dan biasa saja, juru bicara resmi pemerintah China menyatakan internet di China terbuka untuk semua perusahaan internasional yang bergerak di bidang internet dengan mengikuti hukum yang berlaku. Dengan kata lain kalau tidak mau mengikuti hukum China ya silahkan keluar! China juga menyatakan internet hacking adalah tindakan yang melanggar hukum dan China sendiri juga menjadi target dari serangan hacker. Hal ini kebetulan bertepatan dengan serangan hacker yang mengaku dari Iranian Cyber Army yang melumpuhkan mesin pencari/search engine terbesar China yaitu Baidu.com pada tanggal 13 Januari 2010 (dan langsung dibalas oleh hacker China dengan melumpuhkan beberapa website Iran). Apakah serangan pada Baidu ini ada hubungannya dengan serangan pada Google? entahlah…

Baidu sendiri merupakan mesin pencari terbesar di China dengan menguasai lebih dari 60% pasar, sedang Google hanya menguasai sekitar 30%. Hal ini menyebabkan banyak orang China yang menganggap Google terlalu membesar-besarkan dengan sengaja untuk mencari perhatian atau hanya mencari-cari alasan karena kalah dalam persaingan dengan Baidu. Tapi tidak sedikit pula warga China yang bersimpati terhadap Google dan prinsip kebebasan informasi yang dianutnya lalu memberikan tanda simpati berupa karangan bunga di depan kantor Google di Beijing.

Walaupun Google menyatakan telah menghilangkan sensor pada hasil pencariannya tapi hingga saat artikel ini ditulis ternyata hasil pencarian google.cn tetap berbeda dengan google.com mari silahkan dicoba sendiri…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *