Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Pasca Operasi Lasik

Wednesday, 20 January 2010

Viewed 3734 times, 2 times today | 41 Comments |
Ambarmeri – Jakarta
 
Setelah selesai operasi, perawat memberiku kacamata berbentuk gogle, bentuknya seperti kacamata renang warna putih transparan dan ada lubang-lubang kecil. Kacamata gogle ini berfungsi untuk menjaga mata pasca operasi agar tidak terkena debu dan saat mandi tidak terkena air dan sabun. Oh ya, selama 2 minggu berturut turut kacamata gogle ini aku pakai saat tidur, hal ini untuk menjaga supaya mataku tidak terkucek tanpa sadar atau terkena benda keras saat sedang tidur. Kan kalau sudah tidur, terkadang kita suka lupa atau tanpa sadar mengucek/memegang mata, nahhh kacamata ini akan melindungi mata kita dari hal-hal tersebut. 

Keluar dari kamar operasi, aku langsung menuju sofa untuk beristirahat sejenak. Kemudian, suamiku meyelesaikan proses pembayaran dan lain-lainnya. Setelah semua urusan administrasi selesai, Dokter memberiku 2 jenis obat tetes mata yang berfungsi untuk mencegah peradangan pasca operasi dan menghilangkan kemerahan pada bola mata. Besok pagi aku harus kembali kontrol pada Dokternya. Lalu kami pulang. Saat itu aku sama sekali tidak merasakan sakit, mungkin pengaruh obat bius mata yang diberikan saat operasi belum hilang. Perasaanku waktu itu bercampur aduk. Ada perasaan puas & senang karena operasi lasik itu telah aku lewati dengan baik, namun juga ada perasaan takut. Takut hasil operasinya tidak maksimal, pokoknya campur aduk banget deh!

15 menit dalam perjalanan pulang kerumah, mataku mulai terasa silau dan perih. Air mataku mulai mengalir seperti orang menangis. Gawat! pasti anastesinya sudah mulai hilang! Di dalam perjalanan pulang aku terus memejamkan mata, air mataku terus mengalir. Kepala terasa cenut-cenut, ada rasa mual dan pusing saat itu. Pokoknya sangat tidak enak, dalam hati aku terus berdoa, semoga tidak terjadi hal-hal yang mengkhawatirkan pada mataku. Sesampainya di rumah, suamiku membuatkan aku teh hangat lalu aku langsung pergi tidur. Tak lupa sebelumnya, aku memberikan obat tetes mata dari dokter lalu tidur.

1 Hari setelah Lasik

Saat pagi datang …. Kepala sudah tidak terasa cenut-cenut, air mata sudah tidak mengalir, mata tidak terasa perih. Pelan-pelan aku membuka mata, mataku terasa lengket. Lalu, YA Tuhan … hal pertama yang aku lihat saat itu adalah wajah anakku dan suamiku :-) " Bagaimana Bunda …??" tanya suamiku. WOWWW ….. penglihatanku sudah terasa terang dan jelas sekali! Aku benar-benar takjub, aku tidak percaya atas kejadiaan ini, aku bisa melihat wajah orang yang aku kasihi dengan sangat jelas tanpa kacamata lagi. Benar-benar miracle …… Saat aku memandang ke halaman rumah, aku bisa melihat orang lalu lalang, pohon pohon dan bunga-bunga dengan jelas, terang dan tentunya sangat indah :) hehehehe. Terima kasih Tuhan !

Kemudian, jam 09.00 pagi aku kembali kontrol hasil pertama sesudah lasik. Aku langsung diperiksa oleh Dokternya. Dokter memeriksa keadaan bola mataku dengan alat berbentuk seperti semacam senter kecil. Lalu mataku dites untuk membaca huruf-huruf kecil. Selesai diperiksa, Dokter bilang semua bagus. Dokter menjelaskan bahwa kondisi perlengketan flap kedua bola mataku menutup dengan baik. Aku sudah bisa membaca huruf-huruf kecil tanpa bantuan kacamata. Aku benar-benar kaget dan senang mendengar penjelasan Dokter. Kata Dokter, penglihatanku terkoreksi hampir 99 %, dan itu sangat baik untuk kondisi minusku yang tinggi. Semua OK. Aku boleh pulang.

Dokter juga menjelaskan, kondisiku saat operasi lasik sangat tenang dan aku cukup kooperatif. Mataku sanggup bertahan untuk tidak berkedip ataupun goyang selama sekian detik saat proses operasi berlangsung. Memang mata kita dipasangkan alat semacam cincin untuk menahan bola mata agar tidak bergerak. Namun, yang aku rasakan jika kita tidak konsentrasi dan rileks … mata kita masih bisa berkedip ataupun goyang. NAHHH … di sinilah butuh kerjasama yang baik. Kalau bisa kondisi kita harus tenang, rileks dan pasang konsentrasi tinggi. Saat proses operasi, yang aku lakukan hanya membuka mataku dalam kondisi seperti melihat biasa, jangan melotot. Pokoknya seperti membuka mata biasa saja. Dan saat itu aku membayangkan hal-hal yang indah-indah, sehingga aku merasa cukup rileks sehingga aku sanggup menahan mataku agar tidak bergerak sesuai dengan arahan Dokter. Tentu saja, aku juga sambil berdoa dalam hati :) hehehehehehe

Sewaktu dilasik, mata harus dalam kondisi terbuka dua-duanya. Saat mata yang kanan sedang dalam proses operasi, mata kiri ditutup oleh semacam kain kasa namun kondisinya harus tetap melihat tidak boleh menutup. Jika bola mata kita bergerak pada saat di laser, hal ini akan mempergaruhi hasilnya.

Di rumah, aku melihat di depan cermin. Di sekitar sisi bola mata yang berwarna hitam masih terlihat bercak kemerahan. Mata saat itu terasa pegal, sepet seperti ada pasirnya. Penglihatan masih belum fokus melihat benda benda jauh. Terasa silau jika melihat sinar lampu, juga seperti ada lingkaran halo. Dokter bilang rasa tidak enak itu akan berjalan selama kurang lebih tiga bulan pasca penyembuhan lasik.

1 Minggu setelah Lasik

Kontrol ke Dokter lagi, kondisi penglihatan dan bola mataku berangsur-angsur membaik. Obat tetes mata tetap dilanjutkan sampai habis. Penglihatanku tambah jelas dan terang. Sudah bisa baca koran dan majalah. Mata masih terasa sepet, sekarang terasa kering. Mata tidak boleh dikucek-kucek, hanya bila gatal atau terasa tidak enak cukup berkedip-kedip saja. Sekitar bola mata hitam masih terlihat bercak kemerahan. Obat tetes mata dilanjutkan sampai habis.

2 Minggu setelah Lasik

Obat tetes mata sudah habis. Mataku terasa kering, kadang juga terasa gatal. Mata terasa capek kalo dipaksa baca koran terlalu lama. Lalu, Dokter memberiku obet tetes mata sebagai lubrikasi. Bercak merah pada bola mata masih terlihat namun sudah samar samar.

1 Bulan setelah Lasik

Kontrol lagi ke Dokter. Hasil Baik, mata sudah jernih, tidak ada bercak kemerahan pada kedua bola mata. Sudah boleh mengendarai sepeda motor. Kebetulan aktifitasku sering mengunakan sepeda motor. Lingkaran halo jika sedang melihat sinar lampu sudah berkurang, mata tidak terlalu silau lagi jika melihat lampu. Namun, rasa capek pada mata masih terasa jika dibuat membaca agak lama. Rasa gatal sudah berkurang. Mata masih terasa kering, obat tetes lubrikasi dilanjutkan. Lubrikasi ini aku teteskan jika mata terasa kering.

Oh ya, semua pemeriksaan pasca lasik ini tidak dikenakan biaya lagi selama 6 bulan. Semua pemeriksaan gratis, hanya untuk obat-obatan yang jika diperlukan harus membeli sendiri.

Penutup

Sejauh ini aku sudah dapat beraktifitas seperti biasa tanpa memakai kacamata lagi. Mata sudah fokus, cuma masih terasa kering dan cepat lelah. Bila diberi tetes lubrikasi mata kembali segar. Saran dari Dokter jika mata terasa lelah, mata jangan dipaksa untuk beraktifitas. Lebih baik istirahat dulu. Lihat yang seger seger dulu atau dengan memejamkan mata beberapa menit. Pokoknya harus merubah kebiasaan kebiasaan jelek yang bisa merusak kesehatan penglihatan mata.

Hmmmm …. iya deh Dok! Aku janji akan jaga mata baruku ini :) heehehe

Sekarang saat aku ke kantor atau sedang bepergian, aku sudah bisa memakai hiasan mata seperti eyeshadow, eyeliner dan lain lain. Hal ini adalah impianku, di mana aku bebas berdandan tanpa ada hambatan kacamata lagi :-) Aku benar benar bersyukur atas apa yang aku alami sekarang, dan aku akan berusaha sebaik mungkin menjaga kedua mataku agar tetap sehat sampai tua hehehehe.

Semoga pengalamanku ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca. God Bless U All ^, ~

bunga kembang sepatu yang cantik ….. ^,~

Share This Post

Posted by Wednesday, 20 January 2010 on 00:05.

Categories: Info. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

41 Responses to “Pasca Operasi Lasik”

Pages: [5] 4 3 2 1 »

  1. 41
    LEE xiang xiau Says:

    kalau mau oprasi ini jangan nonton final destination 5………. piss

Pages: [5] 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)