Does Size Really Matter?

Sophie Mou

Prolog

"Aunt, temenin aku yukk.."

"Kemana?"

"Ini ada iklan yang bisa memperbesar ukuran payudara tanpa melalui operasi"..

"Hah? memangnya payudaramu kurang besar?"

"Hihihihihihi……. "

Sekilas itulah percakapanku dengan keponakan suamiku yang minta ditemanin ke suatu salon kecantikan. Di jaman sekarang banyak iklan yang mengatakan bahwa payudara dapat diperbesar tanpa operasi. Ada yang mengunakan krim khusus, ada yang mengunakan alat khusus, bahkan ada yang menawarkan bra Push Up, pokoknya segudang cara dan janji2 yang diumbar. Ditambah lagi dengan embel2  uang kembali jika tidak berhasil dalam waktu sebulan. Tertarikah anda?

Kembali kepada keponakan saya, akhirnya kami pergi mengunjungi salah satu klinik kecantikan yang menawarkan cara memperbesar payudara tanpa operasi . Setelah melalui proses konsultasi,  keponakan saya memilih cara memperbesar payudara melalui proses vacuum. Vacuum ini dikatakan dapat memperbesar payudara karena mengunakan alat khusus yang mana akan menyedot jaringan2 payudara hingga menjadi besar.

Setelah melalui proses vacuum selama 10x, keponakan saya merasakan payudaranya membesar. Senangnya bukan main, dan setiap malam di rumah masih harus mengoleskan semacam krim. Eit, jangan senang dulu ya…setelah 2 minggu berlalu…

"Aunt, sepertinya payudaraku mengecil.."

"Lha mengecil? kog bisa payudara tiba-tiba mengecil?, ciut maksudnya "….

Whuahhh , sepertinya payudaranya kog kayak balon bisa kecil besar. Akhirnya kembalilah kami ke klinik kecantikan tsb, yang ada ujung2nya malah beradu mulut. Klinik  tsb mengatakan pada 2 minggu lalu, payudaranya sudah membesar dan keponakanku tidak mengikuti saran2 dalam perawatan payudara sehingga payudaranya kembali keukuran semula.

Opo tumon, medeni amat jadinya..melalui perundingan yang alot, akhirnya klinik  tsb setuju mengembalikan sebagian uang kepada keponakanku. Tetapi, keponakanku masih belum menyerah dalam upaya memperbesar payudaranya…

Karena rasa penasaran, akhirnya saya mencari informasi melalui seorang dokter bedah cosmetic yang cukup punya reputasi ternama. Inilah informasi yang saya ingin berbagi kepada pembaca Baltyra, khususnya kaum wanita.

Ukuran payudara wanita tidak dapat diperbesar dengan cara mengoleskan krim atau mengunakan peralatan apapun, mungkin dengan mengunakan bra Push Up akan dapat sedikit membuat tampilan dada menjadi penuh. Payudara wanita hanya dapat diperbesar melalui operasi, dan itupun mempunyai resiko yang tidak kecil.

Pertumbuhan payudara pada kaum wanita, tepatnya terjadi pada masa pubertas. Pertumbuhan ini akan terhenti dengan seiring sang anak berkembang tumbuh menjadi sosok wanita dewasa. Dan payudara juga akan terhenti perkembangannya, hal yang sama juga terjadi pada perkembangan alat vital pada anak lelaki.

Mengapa demikian? Karena payudara terdiri dari kelenjar dan jaringan yang halus yang mana sangat tidak mungkin dirangsang atau bahkan dipompa untuk menjadi besar. Kelenjar yang terdapat dalam payudara adalah kelenjar susu.Yang akan aktif berkembang pada masa kehamilan, dan mempersiapkan dan memproduksi ASI. Pada masa kehamilan itulah biasanya, ukuran payudara wanita akan membesar, dari yang ukurannya 32 A menjadi 34 B atau dari ukuran 36 A menjadi 36 D.

Selain kelenjar susu, ada jaringan lain yang menopang struktur payudara yaitu jaringan lemak dan jaringan ikat. Yang berbeda dengan jaringan otot yang ada pada kaki atau tangan yang dapat dilatih supaya membesar, jaringan ikat dan lemak dipayudara tidak mungkin dapat dilatih hingga membesar.

Banyak wanita yang mengeluh bahwa payudara mengendur atau sehabis menyusui akan terlihat kurang kencang, ini diakibatkan karena jaringan ikat dan lemak yang menopang payudara sudah tidak dapat menopang dengan baik.

Ada yang bertanya, ditentukan oleh faktor apakah besar kecilnya payudara? Faktor keturunan dan suku atau ras adalah salah satu penentu wanita memiliki payudara besar atau kecil. Dari Asia umumnya memiliki payudara yang kecil, sedangkan dari Kaukasia umumnya memiliki ukuran payudara yang besar. Seiring dengan banyaknya perkawinan silang antar suku dan ras, salah satu faktor ini tidak menjadikan penentu lagi dalam besar kecilnya payudara. Saat ini banyak juga yang dari Asia memiliki payudara yang besar.

Faktor lain yang ikut menentukan adalah faktor Gen, biasanya seorang Ibu yang memiliki ukuran payudara besar akan menurunkan kemungkinan kepada anak perempuannya memiliki buah dada dengan ukuran besar.

Nah setelah mendapat informasi di atas, masihkah percaya bahwa payudara dapat diperbesar tanpa melalui operasi?

Setelah berkonsultasi dengan dokter, yang menerangkan bahwa untuk jangka pendek mungkin jaringan akan membesar karena seringnya dipompa, dan payudara akan membesar, tetapi begitu vacuum itu tidak digunakan lagi, tentunya akan kembali ke asal. Begitu juga krim yang wajib digunakan setiap malam, krim tsb tidak bekerja menembus jaringan payudara, bagaimana payudara bisa membesar, kemungkinan yang terjadi hanya sebatas untuk mengencangkan payudara.

Satu2nya jalan adalah operasi payudara. Tetapi resikonya juga amat besar…penyuntikan silikon sudah tidak digunakan lagi, karena silikon tsb dapat pecah sewaktu waktu dan masuk kedalam sel pembuluh darah yang bisa mengakibatkan kematian, atau terjadinya kanker.

Operasi saat ini dianggap aman adalah operasi payudara saline. Payudara akan ditarik dan dibentuk kembali sesuai dengan keinginan pasien. Cairan yang menyerupai silikon atau disebut saline setelah dibungkus dimasukkan kepayudara. Cara ini dianggap lebih aman daripada silikon.

Setelah berpikir akibat dan resikonya, keponakanku akhirnya pasrah menerima kembali bentuk payudaranya. Bukankah selera payudara kaum lelaki tidak bisa disamakan. Ada yang suka dalam bentuk ukuran segepok, ada yang suka imut2….yang terpenting adalah bagaimana menjaga dan merawat payudara supaya tetap menarik dan bentuknya kencang.

Jangan dikarenakan takut payudara kendur dalam menyusui, ada Ibu yang tidak memberikan ASI kepada bayinya. ASI adalah pilihan terbaik untuk bayi, terutama ASI eksklusif..

Yang terpenting adalah rawatlah payudara anda sedini mungkin, pilihlah bra yang tepat dan menyangga payudara dengan baik. Pilihan bra yang tidak tepat akan membuat payudara tidak berkembang dan cepat kendur.

Jika ukuran payudara menjadi masalah dalam rumah tangga, solusi satu2nya hanya melalui operasi, carilah dokter bedah cosmetic yang ahli dan terpercaya, jangan mengunakan jasa salon2 kecantikan, karena nyawa anda tarohannya.

Dan yang paling penting, periksalah payudara anda secara berkala untuk mencegah Kanker payudara. Kanker payudara di IND menduduki peringkat no 2 setelah kanker rahim. Sedangkan di negara2 seperti America, Eropa penderita kanker payudara tidak sebanyak  penderita kanker lainnya. Dikarenakan di negara2 tsb, telah ada kesadaran mendeteksi sedini mungkin. Bila kanker payudara ditemukan dalam stadium awal, masih dapat diobati.

Untuk info mengenai pemeriksaan payudara dini dan kanker payudara dapat dilihat di sini

Does Size Really Matter?

 

Ref :

dr. Li Pei Wen

pitapink

pfizerperduli

107 Comments to "Does Size Really Matter?"

  1. hendra dr parsoburan  28 April, 2011 at 15:11

    yg mgembang da jga yg panjang

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.