Djoko Paisan – Mainz, Jerman
HALLO BALTYRAER SEMUA…..!!!
Dj. harap anda semua ada sehat selalu dan bahkan di bawah naungan Kasih dan Berkat TUHAN….!!!
Terimakasih Dj. ucapkan kepada moderator Baltyra, karena setiap tulisan Dj. yang acak-acakan selalu dimuat.
Beberapa hari ini Dj. dapat sms dan e-mail dari saudara yang tinggal di Arab dan menceritakan keadaan kehidupan di gurun pasir.
Maka terinspirasi dengan perkataan "gurun pasir" , maka Dj. ingin sedikit cerita tentang keadaan kami di Mainz saat ini. Kami memang tidak tinggal di gurun pasir,tapi kami malah kebalikannya, kami berada di gurun salju saat ini.
Ya…sejak Natal yang lalu,salju turun..turun dan turun…
Memang, ada beberapa hari yang mana kami kira sudah berhenti dan tidak turun salju lagi,tapi dugaan kami salah. Jelas banyak manusia yang sudah mengeluh…dan menanti musim semi tiba. Rasanya sudah cukup lama kedinginan dan menginginkan kehangatan,walau tidak sepanas disaat sommer. Kami sudah merasa senang kalau temperatur sudah bisa diatas 0°C…
Saat ini di Mainz, temperatur menunjukkan -4°C disiang hari dan sampai -8°C di malam hari.
Kami yang tinggal di daerah tengah, masih lumayan dibanding mereka yang tinggal di utara, malam sampai -18°C. Dan banyak sungai dan danau yang membeku. Salju memang indah kalau dilihat di foto atau film, tapi tidaklah begitu untuk dinikmati secara direkt. Nah ini ada beberapa foto yang hari ini Dj. ambil saat jalan di kota Mainz.
Terimakasih juga buat anda semua yang telah sudi membaca cerita pendek ini. Selamat menikmati salju di Mainz yang dingin dan sepi….
Pohon cemara di belakang apartment
Mobil Dj. lupa dimasukkan ke garasi, jadi tertutup salju
Stasiun Kereta Api di Mainz
DOM Gereja tertua di Mainz (1000 tahun)
Prominade di Mainz, di pinggir sungai Rhein
Di pinggiran sungai Rhein, sudah banyak bebek yang menanti dikasi makan
Dua orang pemadam kebakaran yang memotong es,untuk melihat berapa tebalnya, agar tau apa orang boleh main iceskating atau tidak..

Danau kecil yang membeku

Ranting yang masih berdaun,seperti pohon cemara,akan lebih menampung salju


Dibanding ranting yang tidak berdaun…

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813









February 3rd, 2010 at 01:29
Hallo mbak Dewi Aichi…
Terimakasih ya…
kalau hanya ngebayangin saja sih bisa macam-macam….hahahaha….!!!
Tapi rasa dinginnya,harus dirasakan baru bisa benar-benar menyenanginya…hahahaha…..
Es Block ya jangan di peluk to mbak,peluk yang lainnya saja ya…
Salam manis dari Mainz…
February 1st, 2010 at 08:05
Pak DJ: haduhhhhhhhhh..ngebayangin saja sudah serasa memeluk es balok selama 2 jam hi hi…, indah-indah fotonya pak, tapi tak enak sih suasana winter! Kayanya kalau pas jalan di luar, badan, pundak pegel banget karena nahan dingin, serasa ngga punya kuping, he he…
Salam mak nyesss…untuk pak Dj sekeluarga.
January 30th, 2010 at 16:21
Hallo Jeanneth…
Terimakasih sudah sudi mampir….
Benar sekali,nasib kita hampir sama ya…
Dj. lihat di TV,jangankan di Swedia,di Jerman Utara seperti kota Hamburg atau pulau-polau kecil diutara,banyak tertutup salju.
Kasihan,mereka sampai diungsikan,karena yaitu,listrikpun padam dan ait ledengpun membeku….
Semoga cepet berlalu dan bisa merasakan kehangatan matahari lagi.
Salam manis dari Mainz… dan selamat berachir pekan….
January 30th, 2010 at 16:17
Terimakasih Cornelya….
Begitu baik hati anda….
Dj. sangat mengharap,siapa tau kita bisa bertemu di Flores…
kalau bersedia tulis e-mail ke Dj. agar bisa kontak.
Karena jadwal ke Kupang,belum jelas,tgl. berapa nya…
Yang jelas,kami pasti kesana,( Kalau TUHAN ijinkan… )
Ini alamat e-mail Dj.
Sekali lagi,TERIMAKASIH….
Shalom…!!!
January 30th, 2010 at 05:58
Pak Dj,.kondisi kita sama, di Swedia, ada cerita kalo hari Anders ( jatuhnya tanggal 30nov setiap tahun)hujan maka white xmass, tapi kalo turun salju berarti dinatalnya akan banyak turun hujan. kebetulan saya tinggal diselatannya swedia,beberapa minggu ini minusnya ampe 15°C siang dan -20°C malamnya, tapi yang paling parah adalah utaranya swedia -35°C. dan beberapa tempat juga mengalami masalah dengan listrik dan air karna semuanya membeku
January 30th, 2010 at 05:51
DJ, Penerbangan dari Kupang ke Ende ada 2x sehari. Sekarang saya tinggal di N.York, kampungku di Manggarai Flores. Kalau Pa DJ dan Ibu Suzi mau ke Kelimutu aku bisa bantu arrange penerbangan, inadvance, atau kalau memungkinkan kita bisa rendenvous disana. Salam!!
January 30th, 2010 at 05:17
Hallo Kornelya….
Terimakasih sudah mampir….
Benar memang,tapi juga tidak dimana-mana diperiksa,hanya tempat yang dianggap penting saja.Di Jerman juga ada kecelakaan,karena mereka main di danau yang belum diperiksa.Lornelya emang tinggal dimana…???
Mudah-mudahan nanti saat di Kupang ada penerbangan ke Kalimutu. Pernah kami di Jaya Pura,nunggu penerbangan ke Wamena,selama 5 hari tidak ada,karena udara jelek. Jadi tidak sempat ke Wamena…
Okay…salam manis dari Mainz ya….
January 30th, 2010 at 03:55
Pa DJ, rupanya kita sama lagi mengalami efek global warming.
Anakku kegirangan bisa main sled di halaman, Ronde jaheku ala Josh Chen se dandang ready to heat. Dicampur cokelat enak lho. Btw, bagus ya pak Firemennya mengukur ketebalan es, sebelum diperbolehkan skating. Disini banyak kecelakaan skating didanau yang dikira cukup ketebalan icenya, karena tidak ada official yang mengecek/ mengawasi. Pak kalau ke Kupang sekalian ke Kelimutu (Ende) hanya 30 menit dengan foker dari Kupang.Salam!!
January 30th, 2010 at 03:31
Mas Iwan….
Terimakasih,sudah mampir dan tinggalkan pesan yang indah…
Kan ada pepatah yang mengatakan Ala bisa,karena biasa….
Yang jelas tidak tiap tahun seperti tahun ini…Tahun ini sedikit extrim,tapi itu juga mendidik kami untuk bersabar….
Dan berusaha,agar tetap hidup….
Wah…kalau di Indonesia seperti di eropa saat ini,banyak yang mati dibawah jembatan….
Nah disitulah seninya,kerja sih harus dan kesibukan diluar jam kerja,kami pakai untuk hobby indoor…..seperti melukis,benerin barang yang rusak atau yang lainnya….
Tapi yang jelas di Indonesia tetap lebih nyaman…kerjapun bisa santai….
Tapi kalau di Jerman,suhu menungjukan 36°C saja,sekolah malah diliburkan,jarena kasihan anak-anak tidak bisa mikir,hanya kepanasan….hahahahaha….!!!! Kalau dingin,minus 10-15°C tetap sekolah….hahahahaha…
Insyaallh kami sampai di Jakarta Tgl. 15 Juli,karena 4 hari di Kuala Lumpur dulu.
Semoga mams Iwan sekeluarga ada waktu ya…
Salam manis buat Mawar dan Melati serta mamanya…