Vera Ernawati – Jakarta
Bulan November tahun lalu saya mengunjungi rumah nenek saya di Sungailiat, Pulau Bangka. Di sana setiap hari hujan. Saya tidak banyak bepergian. Untuk mengusir bosan, saya bermakro ria di halaman rumah yang banyak ditumbuhi pepohonan dan bunga.
Memotret objek makro memberikan keasyikan tersendiri buat saya, karena objeknya bisa kita temui di alam bebas. Seperti bunga, burung, dan serangga. Juga dapat melatih kesabaran. Mulai dari mencari objek, mendekati objek, dan mencari fokus yang tidak mudah.
Kamera saya, Olympus C-480. Kamera poket yang tidak memiliki pengaturan manual. Karena keterbatasan kamera, saya hanya memotret bunga, tetesan air, dan serangga yang tidak banyak bergerak.
Bagi teman-teman yang tidak memiliki kamera DSLR, jangan pernah ragu untuk bermakro ria menggunakan kamera poket. Kenali kemampuan kamera poket Anda. Saya yakin, kamera poket pun bisa menghasilkan foto makro yang cukup baik.
Selamat menikmati foto-foto sederhana ini.
Salam fotografi





















February 1st, 2010 at 12:38
Pam2 : ooo gitu, jadi ntar aku nyoba pake BSEE aja ah hehehe… (ngawur.com)
Pak Hand : mungkin jarak antara kamera dengan objek kurang pas, mungkin terlalu jauh atau malah terlalu dekat. Bisa juga objek yang mau difoto kurang kontras dengan latar belakangnya.
February 1st, 2010 at 12:35
Wah! Ramainya …
Jadi bingung mau nimbrung yang satu mana dulu nih…
February 1st, 2010 at 12:26
Imeii, lha kalau yang difoto bunga memang bisa jelas, kalau serangga, di kameraku gak ada. Aku set ke gambar bunga, aku pakai motet serangga, kameranya ngeyel, yang nongol tetap bunganya, serangganya gak jelas
February 1st, 2010 at 12:18
Handoko Widagdo
Says:
February 1st, 2010 at 11:54
PASPAMPRES, jelas sudah diset ke gambar bunga, tapi tetap aja yang muncul foto latarbelakangnya. Abis yang aku foto serangga. Lha di kameraku gak ada gambar serangga. Apa itu ya yang menyebabkan serangganya tidak jelas, tapi bunga yang 2 meter di belakangnya tampak jelas, karena diset ke gambar bunga ya?
pak Hand.. setelah kamera set makro (gambar bunga), set kamera ke mode ‘shoot subject with soft background’ ntar jadinya yg terfokus yg kena makro, backgroundnya blur, seperti ini (maaf ya Vera, numpang liwat, dan utk yg pakar2 fotographer handal.. maaf juga, numpang sharing aja
)
February 1st, 2010 at 11:54
PASPAMPRES, jelas sudah diset ke gambar bunga, tapi tetap aja yang muncul foto latarbelakangnya. Abis yang aku foto serangga. Lha di kameraku gak ada gambar serangga. Apa itu ya yang menyebabkan serangganya tidak jelas, tapi bunga yang 2 meter di belakangnya tampak jelas, karena diset ke gambar bunga ya?
February 1st, 2010 at 11:47
emmoh… nyemplung kelaut masa bawa gula
… nyemplung sama nona manis aja, pasti gak terasa asin… 
February 1st, 2010 at 11:45
ham : bedanya ST sama BArch itu… antara gelar INDONESIA dan gelar orang luar
ku kerja disini pake BArch (padahal gak ada tuh di ijasah BArch. adanya ST)
orang sini dikasih tau bahwa gelar kita ST, nggak mudeng… gak ngeh. yawiz kasih BArch aja. baru mudeng.
jadilah sekarang saya membawa gelar 2
khehehehehe… dan setelah pindah ke kantor yang ini, gelar ST dihilangkan, jadi BArch. aja. keren booo…
February 1st, 2010 at 11:44
Dibilang kalo bawa nyemplung laut, bawa GULA jadi gak terlalu asin…
February 1st, 2010 at 11:43
hooo, ci lani perbedaannya kamera khusus aja… tapi kalo kamera poket dan DSLR itu gak bisa dicemplungin ke air laut. harus pake casing kusus.
dan tetep aja si OLYMPUS itu yang bisa cemplung ke air tawar gak bisa ke air laut… entah, mungkin karena susunan kimia air laut lebih ganas daripada air tawar.
ihik… semoga menjawab, kalo makin bingung… bagus…
February 1st, 2010 at 11:37
Vera: maafkanlah mereka yang sudah menghancurkan artikelmu ini…[Buto gak ikut-ikut...
]