Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Krantungan Bukan Durian

Monday, 1 February 2010

Viewed 3071 times, 1 times today | 114 Comments |

Handoko Widagdo
Pangkalan Bun, Januari 2010

Jangan terkecoh. Ini bukan durian muda. Bukan baby durian. Bentuknya memang seperti durian muda. Ukurannya pun hanya semenjana. Namun rasanya? Jauh lebih nendang dibanding durian manapun!

Setelah kuajak anda menikmati Ley (http://baltyra.com/2009/08/14/ley-bukan-durian/) dan Lahong (http://baltyra.com/2010/01/08/lahong-bukan-durian/), kini aku bawakan krantungan bagimu sebagai buah tangan dari Kalimantan. Dari ketiganya, krantungan adalah yang paling mirip durian. Hanya saja penampilannya sungguh tidak meyakinkan. Krantungan sangat mirip durian muda.

Perawakannya yang kecil, kulit hijau, duri-duri lemas, runcing tapi tak tajam, benar-benar mirip durian muda. Namun jika sudah dibuka, anda akan menemukan daging buah berwarna kuning, bertekstur kesat dan pulen, tebal dan rasanya tajam dengan sedikit sentuhan pahit. Betul-betul nendang.

Krantungan sangat jarang dijual di pasar. Sebab untuk mendapatkan krantungan kita harus berkompetisi dengan orangutan. Pohonnya yang tinggi menyebabkan manusia sulit untuk mendapatkannya. Jika durian sudah masak akan jatuh, maka ada pepatah ’mendapat durian runtuh’. Jangan harap ada krantungan yang tergolek di bawah pohonnya. Sebab sebelum jatuh, orangutan sudah akan memetiknya. Paling-paling kulit dan bau harumnya saja yang masih tersisa di bawah pohon. Jadi, marilah kita berbagi. Kita makan durian, orangutan makan krantungan. Tapi sekali-kali boleh kita mencicipi krantungan. Asal minta ijin kepada orangutan.

Foto by Sutoyo

Share This Post

Posted by Monday, 1 February 2010 on 00:00.

Categories: Agriculture. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

You can leave a response or trackback to this entry

114 Responses to “Krantungan Bukan Durian”

Pages: [12] 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 … 1 »

  1. 114
    Handoko Widagdo Says:

    Me, aku sudah blusukan ke Kelay, Segah dan Wahau di Berau tapi belum pernah dapat krantungan disana.

    Peony dan Lani, aku baru tahu kalau male dominan juga pakai samphoo, sehingga rambutnya lembut dan wangi. Jangan keliru dengan Buto lho ya…soalnya jantan dominan memang gedhe dhuwur. Kalau aku lebih suka gendong orangutan yang diposting TIKA (#111)

  2. 113
    lili- Pondol Says:

    wah… ngiler liat krantungan… pak han bawa dong sekali2… apa boleh dibawa … kalau duren kan ga boleh di pesawat krn baunya,..komentar lani 110… lha keteke sopo to Lan..??? masing2 ketek baunya beda2… ha ha ha

  3. 112
    Tika Says:

    waduh maaf salah taruh pic

  4. 111
    Tika Says:

    durian ohh durian. klo tetangga beli durian benci banget karna bau. klo dikasih ga nolak

Pages: [12] 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 … 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)