Melukis Bersama DJ

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

HALLO  SEMUA  SOBAT  DI  BALTYRA…..!!!!

Salam jumpa….semoga anda semua dalam keadaan sehat ya….

Siapa tau ada yang tertarik dan mau mencoba, bagaimana melukis di atas kertas foto bersama Dj. Satu lukisan sudah Dj. pamerkan beberapa waktu yang lalu. Karena Dimas Josh Chen bilang dia juga pernah coba, maka tidak ada salahnya kan, kalau Dj. pamerkan yang lainnya. Bila ada yang tertarik / berminat untuk  melukis  / membuat sendiri, maka ini Dj. akan kasi tau bagaimana caranya….

Okay…. anda tidak salah mendengar, kita semua bisa melukis di atas kertas foto, jadi silahkan beli kertas fotonya di toko foto, atau minta sisa kertas di labor foto, sisa-sisa kertas yang tidak berguna lagi bagi mereka, bisa kita gunakan.

Pokoknya:

1. Sediakan kertas foto yang telah diafdruck hitam pekat….. atau sisa dari labor yang sudah terbakar.

2. Sedikit air di Washkom  untuk membasahi kertas tersebut.

 3. Alat untuk mengorek, bisa dari obeng, paku yang ujungnya diperlebar dan kalau tidak ada, juga bisa pakai kuku sendiri. Asal bisa untuk mengorek. Jadi kukunya tidak hanya untuk mengorek upil saja tapi juga bisa untuk menggambar…..Hahahahahaha….!!!!

Ini hasil tangan Dj. sendiri…

Paku yang ditempa dengan palu, hingga gepeng, juga kuas yang dipotong sangat pendek, sehingga bisa berfungsi

Fungsi dari alat-alat tersebut, tapi kalau mau gambar bulan, juga bisa dibantu dengan uang logam yang bulat. Emang ada uang logam yang 4 persegi…??? Hahahahha….

4. Serbet atau kertas, untuk mengeringkan

Well….. Kertas foto, harus dibasahi terlebih dulu ( biasanya Dj. masukan ke dalam washkom…. yang berisi air ). Nah setelah cukup basah, maka kertas foto bisa dikorek / dicorek dengan benda yang cukup tajam, seperti paku, obeng atau kuku, seperti yang Dj. katakan di atas. Untuk motivnya….tergantung atau terserah apa yang ingin anda lukis ( bebas )

Di bawah ini Dj. beri contoh yang cukup mudah untuk digambar….

Nah ya…jelas kita mulai dengan lukisan yang kecil dulu ya, supaya kalau salah atau tidak jadi, maka tidak buang-buang kertas….

Kita bikin kertas untuk pembatas buku, yang tidak begitu besar….kira-kira dengan ukuran 20 Cm. X 4, 5 Cm. Karena untuk yang punya hobby baca pembatas buku, sangatlah berguna, apalagi bikinan sendiri….

Setelah kertas foto dibasahi, maka:

1. bisa di skezt dengan "paku"…. contoh gambar malaikat…. ( hanya contoh, boleh ambil contoh yang lain juga )

2. kalau sudah yakin, maka bisa diperjelas , di mana sinar ( cahaya ) akan dibuat.

3. Pinggiran dari gambar bisa dengan benda yang lebih tajam, hingga mencapai kertas yang di bawah ( warna putih )

4. Cahaya bisa diperjelas. Ingat..!!! kertas harus dalam kondisi basah ya….

5. Di bawah gambar, bisa ditulis ayat kitab Suci atau apa saja yang anda inginkan, mungkin nama anda sendiri.

   Kalau anda bisa Kaligrafi, huruf China, Arab…mungkin kelihatan lebih berseni….

Nah…silahkan mencoba…mencoba dan mencoba….. dan jangan putus asa…..Banyak sekali yang bisa anda buat untuk latihan….Contohnya seperti yang dibawah ini dan masih buanyak lagi, seperti keinginan anda masing-masing…

Karena Dj. hobby bonsai, maka Dj. suka gambar bonsai….gampang, karena bonsai mau ditekuk kemana saja, pasti jadinya bagus….

Atau….

Bunga matahari, bunga lagi, anak ayam, bulu ayam atau kapal….Ingatkan…saat kecil dulu suka gambar kapal layar….hahahaha….!!!!

Atau… baik Dolphin, Merpati, panorama bersalju, kapal lagi, atau anak ayam lagi….

Nah…kalau anda semua sudah bisa dengan yang kecil-kecil, maka bisa molai juga dengan ukuran yang sedikit lebih besar, seperti ukuran Post Card…..Pasti jadinya tidak akan kalah dengan Postcard nya bung P@sP4mPr3s yang di Singapura…..

Maaf bung PasPam….hanya ingin memotivasi sobat di Baltyra….hahahaha…

Contoh kalau mau bikin rumpun bambu dipinggir danau dengan rembulan yang sangat romantis….Tiga foto dibawah ini, Dj. coba step by step, jadi kelihatan masih sangat kaku, tapi tidak jadi soal.Satu saat, bila jari-jari anda sudah terbiasa, maka akan jalan dengan sendirinya….Ingat….!!! Kertas harus basah….!!!!

Untuk melukis gambar-gambar di bawah ini Dj. perlu jam terbang yang cukup banyak, entah berapa ratus….

Jadi bila anda sudah bisa, silahkan mencoba menggoreskan Fantasi anda di atas kertas foto…

Lilin untuk ucapan Selamat UlTah handai tolan anda….

Bambu yang sedikit berseni… sangat sederhana..tapi bagus kan…???

Karangan bunga dan lonceng… Pakai fantasi sendiri, bisa beribu macam…

Contoh pesanan orang Italy

Yang di bawah ini aslinya lebih besar daripada postcard…mungkin 4X  dan makan waktu yang cukup lama….

Dan yang ini special untuk Baltyra….!!!

TERIMAKASIH  UNTUK MELUANGKAN WAKTU  ANDA  SEMUA  BERSAMA  DJ.

Selamat  mencoba, semoga berhasil dengan baik…kalau belum berhasil, jangan putus asa, coba terus…Tapi jangan pakai foto mama yang sudah jadi, bisa dimarahi….hahahaha…!!!

Serius…Dj. pernah ngajarin teman pilot, bagaimana Grafeur di gelas. Bisa tulis nama saja, tapi bisa menggambar juga.

Karena lihat hasil yang Dj. bikin bagus dan dia tertarik, maka dia beli alatnya dan di rumah dia mulai mencoba di sendok garpu yang bagus-bagus dia tulis namanya…. ( padahal belum menggambar…. )

Karena di gelas dia belum yakin, takut pecah…

Wah saat mudik di Jakarta kemarin, istrinya marah sama Dj….. "Mas Jangan ajarin dia yang aneh-aneh…. barangku rusak semua…. Sendok garpu dan pesau yang bagus-bagus dan mahal, semua kegaret-garet…. Payah deh"…..hahahaha….!!!

Nah itulah sebabnya Dj. anjurkan mulai dengan yang sederhana dulu, nanti kalau sudah mahir, bisa juga sih di foto yang sudah jadi…. Bahkan kalau sudah berhasil dengan baik, bisa dijual ke teman-teman dekat atau saudara….Pasti mereka akan mengagumi, hasil karya anda…..!!!

Karena Dj. sering pesan kertas foto hitam di toko foto, satu saat penjualnya bertanya, untuk apa kok sering pesen foto yang tidak ada motuv nya….??? Jelas satu saat Dj. pamerin hasil korekan Dj. , dia pikir lukisan dengan Computer…

Saat Dj. suruh raba dengan jarinya, dia kaget, karena gambar yang dikorek….

Dj. yakin, bagi anda yang sudah ada bakat melukis , pasti akan lebih cepat berhasil….Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan….bisa di Komentar , atau kalau mau kirim e-mail juga boleh…Jangan sungkan-sungkan, Dj. akan jawab dengan senang hati….

Sampai jumpa dilain kesempatan ya…

Maaf kalau ada kata Dj. yang tidak berkenan di hati anda….

 

Salam Sejahtera dari Mainz…

Dj. 813

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

20 Comments to "Melukis Bersama DJ"

  1. Dj. 813  25 March, 2017 at 00:55

    wildan 23 March, 2017 at 23:42

    permisi pak DJ atau rekan yg lain, ada yg punya info untuk nyari kertas fotonya dimana?
    soalnya saya mencari di daerah saya (Malang) gk ketemu, mohon bantuannya, terimaksih
    —————————————————————-

    Bung Wildan . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Mengenai kertas, itu dulu saya atau dengan kata lain saya afdruck foto ke toko foto .
    Kkalau sedang ada obral maka saya afdruck yang besar ukuran 50 X 70 ( Poser ), hitam pekat .
    Kemudian saya potong-potong sendiri seperti yang saya perlukan .

    Namun sayang sekarang di Mainz tidak ada toko foto yang cetak foto,
    karena semua sudah digital dan bisa dicetak dimesin .
    Nah disini kertas foto itu sangat lain dengan yang dulu ( manuel ) , yang sekarang ( yang digital )
    tidak bisa di korek .
    Olehnya saya sendiri menumukan kesulitan utuk mendapatkan kertas foto yang manuel .
    Siapa tahu di Indonesia, masih bisa dicari .
    Jadi anda tinggal bawa negativ nya tanpa gambar ( jadi anda foto dengan lensa tertutup.
    Dengan demikian hasilnya akan menjadi gelap ( hanya hitam )

    Silahkan mencoba dan terimakasih .

  2. wildan  23 March, 2017 at 23:42

    permisi pak DJ atau rekan yg lain, ada yg punya info untuk nyari kertas fotonya dimana?
    soalnya saya mencari di daerah saya (Malang) gk ketemu, mohon bantuannya, terimaksih

  3. Dj. 813  27 January, 2017 at 00:01

    Hallo agung wijaksono art . . .
    Terimakasih sudah mampir . . .
    Semua tergantung kwalitas nya .
    Si jerman pun banyak seniman yang pas-pasan .
    Dan biasanya seorang seniman akan berhasil karyanya kalau orangnya sudah tidak ada .
    Hahahahahahahahaha . . . ! ! !
    Salam kenal dari Mainz .

    Bila anda ingin melihat lukisan saya yang lain, silahkan buka link dibawah ini .

    http://baltyra.com/2010/01/09/seniman-kecil-dari-mainz/

  4. agung wijaksono art  20 January, 2017 at 07:21

    Salut sama karya bapak…
    Kapan” jadi pengen coba nih,,,

    Wah qlo dijerman karya tangan dihargai betul ya pak??? Semoga aja bisa nyusul bapak kesana kelak biar hasil karya tangan saya pun dihargai lebih… Aammiin

  5. Dj. 813  17 February, 2014 at 15:17

    Agus….
    Terimakasih sudah mampir di oret-oretan yang lama.
    Kertas foto, bisa dipesan di toko foto.
    Bawa negativ hitam ( tanpa gambar ) di afdruck di toko foto.
    Hanya jangan di foto automat.
    Karena yang di foto automat, prosesnya lain dan jadinya keras, tidak bisa di korek.
    Kebetulan di Mainz ada foto studio yang cetak foto.
    Kami tanya untu afdruck dan dia bilang okay.
    Saat ambil dia bilang, tidak ada gambarnya.
    Dj. bilang, memang itu warna hitam yang Dj. inginkan.
    Dia masih bertanya untuk apa…???
    Setelah Dj. kasih lihat hasilnya, dia heran juga.
    karena di Jerman, ppekerjaan tangan sangat dihargai.
    Banyak yang sangka itu gambar dengan computer.

    Okay, salam sejahtera dari Mainz.
    Ini salah satu gambar kecil, sebagai pembatas buku.
    Gambar sepatu.

  6. agus.m  17 February, 2014 at 11:59

    bapak beli kertas hitamnya di mana pak….

  7. Dj.  27 September, 2011 at 00:44

    Hallo Mbak Tiwi….
    Selamat Malam dari Mainz….
    Terimakasih sudah mampir….
    Hanya sekedar hobby saja, kalau ada waktu senggang dan tidak mallas, baru deh bikin oret-oretan…
    Gampang kok, kertas photo, dibasahi dan dikerok dengan obeng atau benda yang sedikit tajam.
    Silahkan mencoba…
    Salam manis dari Mainz…

  8. Sokadindya Pratiwi Wening  26 September, 2011 at 22:31

    Ohhh… lukisannya Mas DJ, bukan maiiiiiinnn….

    *terperangah dengan mulut ternganga*

  9. Dj.  26 September, 2011 at 21:30

    Bung Reca….
    Terimakasihb sudah mampit di oret-oretan Dj….
    Silahkan coba, hanya soal kebiasaan saja….
    Apalagi sudah ada bakat melukis, tunggal melunakan pergelangan tangan saja…
    Lama-lama terbiasa dan tidak mau berhenti lagi….hahahahahahaha….!!!
    Salam Sejahtera dari Mainz.

  10. Reca Ence Ar  26 September, 2011 at 17:03

    Woooowww….tantangan baruuu….
    Saya pernah melihat hal serupa juga disini
    Tapi coretan pak DJ memang lain…
    Luar biasa….
    Ada waktu luang saya mau mempraktekannya pak DJ
    Terimakaasih sharenya
    Selamat sore dari jkt

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *