Halooo Sahabat Baltyra di manapun berada…
Apa kabar semuanya hari ini? Semoga semuanya senantiasa dalam lindungan Tuhan YME ya.
Terinsipirasi dari SMS-an dengan Buto JC dan keberadaan stok tahu di kulkasku yang lumayan over… maka kali ini aku mau masak… Nasi Bakmoy ala Pawon Peony…
OK gak pake lama, berikut resepnya:
Bahan:

- 250 gr daging ayam tanpa tulang, potong dadu
- 100 gr ceker ayam, cuci bersih, untuk buat kuah kaldu ayam
- 100 gr udang kupas, cincang kasar
- 3 sdt ebi, sangrai dan haluskan
- 4 buah tahu kuning, potong dadu
- 8 siung bawang putih, keprek dan cincang kasar
- 6 siung bawang merah, iris tipis
- 1 batang daun bawang, belah 2
- 3 tangkai daun seledri, cincang halus
- 1 liter air
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tiram
- 2 sdt kecap ikan
- garam, lada, gula pasir secukupnya
- minyak goreng
Pelengkap:
- telur pindang, iris tipis
- nasi putih
- bawang merah goreng
Caranya:
- Goreng tahu setengah matang, tiriskan dan sisihkan.
- Didihkan air, masukkan ceker ayam + daun bawang + sedikit seledri cincang + lada + garam + gula pasir, hingga menjadi kuah kaldu. Matikan api, sisihkan.
- Tumis bawang putih + bawang merah, aduk-aduk hingga harum kemudian masukkan udang + ayam + ebi, aduk-aduk sampai agak layu dan masukkan kecap ikan + saus tiram + lada, aduk-aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan tahu goreng + kecap manis + setengah bagian seledri cincang, aduk-aduk kembali hingga merata. Masukkan 60 ml kaldu ayam, masak hingga kuah kaldu asat.
- Bakmoy siap untuk disajikan.

Penyajian:
- Susun dalam mangkuk, nasi putih + bakmoy + irisan telur pindang, taburi seledri cincang + bawang merah goreng, tambahkan kecap manis sesuai selera, siram dengan kuah kaldunya.
- Siap dinikmati

Gimana… mudah dan praktis banget ya… dan soal rasanya… silakan langsung aja dicoba.. siapa tahu cocok dengan selera..
Sedikit tips nih… karena Nasi Bakmoy merupakan menu kuliner ala peranakan… alias "oriental"… maka bawang putihnya harus di-keprek dulu sebelum dicincang dan saat menumis, masukkan bawang putih pertama sebelum bawang merah biar aromanya lebih dominan.
Ohya, aslinya menu ini bahan dasarnya pakai daging babi… tapi biar bisa dinikmati oleh semua Sahabat Baltyra, maka kuganti aja pakai ayam dan udang.
OK deh. Selalu memasak dengan sepenuh hati, Peony.
Dear Redaksi Baltyra, terima kasih ya udah ditayang…









February 5th, 2010 at 15:14
Phie… makasih ya udah mampir dan juga buat apresiasinya..
silakan dicoba ya,sapa tau Alana suka..
request-mu yg Nasi Ayam Hainam udah tak catet.. tp ntar setelah selesai sembahyang Imlek ya baru bisa dieksekusi, karena selama ini belom pernah bikin… tp dah punya banyak referensi-nya..
February 5th, 2010 at 13:52
oo begitu ya ntar coba aku bikin keknya gampang nih…sapa tau si embem suka. lg susah makan dia. eh jeng peony request donk resep nasi ayam hainam, klo smpt aja yaaaa…thx
February 4th, 2010 at 21:37
Pak Iwan, terima kasih ya udah mampir dan juga buat apresiasinya.
Tentu saja, ceker ayam bisa diganti dengan tulang ayam bagian lainnya seperti tulang punggung atau tulang dada ayam..
saya pake ceker cuma karena praktis dan katanya banyak gizinya.
Silakan dicoba Pak.
February 4th, 2010 at 20:50
Aduuuh…mantabbb nih rasanya. Tapi bisa diganti nggak cakarnya? Nggak suka ceker.
February 3rd, 2010 at 10:17
Peo : Ci Lani…kalo gak suka ceker.. aphrodisiac-nya pakai yg jenis lain aja misalnya banyakin makan coklat gitu…
ntar aku sedang siapin artikel makanan aphrodisiac dan resep-resepnya..
————
saranmu gak ada yg kusuka, aku jg gak makan manis2 ya termasuk si coklat hitam ini, plg cm ngicip….ceker gak iso, coklat rak mangan njuk opo jal lainnya?????
tp ngomong2 gak pakai aphrodisiac wes manjur banget je….opo mengko nek ketambahan makan makanan yg mengandung aphrodisiac aku ora malah semakin GARANG??? CIALAT IKI wakakakakka……