<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Lima Tahun Pernikahanku</title>
	<atom:link href="http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=lima-tahun-pernikahanku</link>
	<description>gloBAL communiTY nusantaRA</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jul 2010 04:08:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Me</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/comment-page-5/#comment-42587</link>
		<dc:creator>Me</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 00:56:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=15920#comment-42587</guid>
		<description>Pingkan: Silahkan....copy paste aja...GOOD LUCK ya??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pingkan: Silahkan&#8230;.copy paste aja&#8230;GOOD LUCK ya??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pingkan</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/comment-page-5/#comment-42404</link>
		<dc:creator>Pingkan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 06:57:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=15920#comment-42404</guid>
		<description>Mbak, selamat atas 5 tahun perkawinannya :)
ijin copy paste boleh? saya mahasiswa psikologi sedang buat tugas akhir tentang penyesuaian di awal pernikahan. Sharing Mbak tentang tahun pertama dan kedua pernikahan ingin saya pakai untuk latar belakang kalau boleh. Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak, selamat atas 5 tahun perkawinannya <img src="http://baltyra.com/wp-content/plugins/wp-smiley-switcher/noktahhitam/icon_smile.gif" alt="" /><br />
ijin copy paste boleh? saya mahasiswa psikologi sedang buat tugas akhir tentang penyesuaian di awal pernikahan. Sharing Mbak tentang tahun pertama dan kedua pernikahan ingin saya pakai untuk latar belakang kalau boleh. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Me</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/comment-page-5/#comment-34297</link>
		<dc:creator>Me</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 03:21:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=15920#comment-34297</guid>
		<description>Cinde Laras: hehehe..kalimat terkahir aku suka mbak  &quot;gede kepala&quot;...boleh jg kalo pertanyaan yg sama aku tanyakan ke suami hahaha..maksih komentarnya mbak...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cinde Laras: hehehe..kalimat terkahir aku suka mbak  &#8220;gede kepala&#8221;&#8230;boleh jg kalo pertanyaan yg sama aku tanyakan ke suami hahaha..maksih komentarnya mbak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cindelaras</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/comment-page-5/#comment-33950</link>
		<dc:creator>Cindelaras</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 06:06:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=15920#comment-33950</guid>
		<description>@Me: SELAMAT HARI JADI PERKAWINAN YANG KE 5 ! Semoga sukses dan langgeng selamanya : )

Aku baru saja selesai hari jadi yang ke 17, lumayan sudah lebih separuh usia kenal pria yang sekarang jadi bapak anak-anakku. Pacarannya 6 taun, sampe diledekin kayak &quot;cinta karet&quot;, kesana-sini lengket. Tapi biarin, orang mau ngoceh apa ternyata memang gak boleh didengar kalo itu soal kekurangannya pasangan kita, sejauh sama-sama setia dan sayang satu-sama-lain. 

Apapun jadinya, istri ditakdirkan menjadi pelengkap bagi kekurangan suami, begitupun sebaliknya. Istri juga jadi penguat untuk suami, begitupun sebaliknya. Dalam hal saling merasa benar sendiri, kayaknya usia akan menuntun setiap pasangan untuk akhirnya bisa menjaga tenggang rasa, kalo satu marah-satu lagi diam, mendengarkan, tunggu sampai ucapannya selesai. Kalau satu protes-satunya lagi harus ikhlas menerima kritikan. Sebuah perahu tak punya dua nahkoda, seorang lagi harus mau jadi navigator atau ABK. Mulai memikirkan konsep, bahwa  setelah berkeluarga, tak ada lagi &quot;kamu&quot; dan &quot;saya&quot;, tapi &quot;kita&quot; !  Apalagi sudah ada anak-anak di tengah keluarga. Mereka adalah korban paling menderita bila sesuatu terjadi, dan mereka sama sekali tak dapat membalas atau menyelamatkan diri dari bencana yang pastinya tak pernah mereka inginkan dari kedua orangtua, perceraian. Mereka yang akan menanggung beban psikis, mungkin juga lahirnya (jadi gak mau memperhatikan badan sendiri). Bukan &quot;kamu&quot; dan bukan &quot;saya&quot;.

Tetaplah sabar, suatu saat pasti ada masa dimana suami Me akan &quot;tumbuh lebih dewasa&quot;.  Mereka tidak dibesarkan untuk menjadi pendengar, mereka lebih suka action-bertindak, sementara perempuan dibesarkan sebagai makhluk yang paling suka bicara. Soal ego pria lebih besar itu..., secara guyon aku pernah bicara pada suamiku: &quot;Bapak tau gak kenapa volume kepala pria lebih besar dari volume kepala perempuan ?  Karena pria memang gede kepala....&quot;, hehehehehe.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Me: SELAMAT HARI JADI PERKAWINAN YANG KE 5 ! Semoga sukses dan langgeng selamanya : )</p>
<p>Aku baru saja selesai hari jadi yang ke 17, lumayan sudah lebih separuh usia kenal pria yang sekarang jadi bapak anak-anakku. Pacarannya 6 taun, sampe diledekin kayak &#8220;cinta karet&#8221;, kesana-sini lengket. Tapi biarin, orang mau ngoceh apa ternyata memang gak boleh didengar kalo itu soal kekurangannya pasangan kita, sejauh sama-sama setia dan sayang satu-sama-lain. </p>
<p>Apapun jadinya, istri ditakdirkan menjadi pelengkap bagi kekurangan suami, begitupun sebaliknya. Istri juga jadi penguat untuk suami, begitupun sebaliknya. Dalam hal saling merasa benar sendiri, kayaknya usia akan menuntun setiap pasangan untuk akhirnya bisa menjaga tenggang rasa, kalo satu marah-satu lagi diam, mendengarkan, tunggu sampai ucapannya selesai. Kalau satu protes-satunya lagi harus ikhlas menerima kritikan. Sebuah perahu tak punya dua nahkoda, seorang lagi harus mau jadi navigator atau ABK. Mulai memikirkan konsep, bahwa  setelah berkeluarga, tak ada lagi &#8220;kamu&#8221; dan &#8220;saya&#8221;, tapi &#8220;kita&#8221; !  Apalagi sudah ada anak-anak di tengah keluarga. Mereka adalah korban paling menderita bila sesuatu terjadi, dan mereka sama sekali tak dapat membalas atau menyelamatkan diri dari bencana yang pastinya tak pernah mereka inginkan dari kedua orangtua, perceraian. Mereka yang akan menanggung beban psikis, mungkin juga lahirnya (jadi gak mau memperhatikan badan sendiri). Bukan &#8220;kamu&#8221; dan bukan &#8220;saya&#8221;.</p>
<p>Tetaplah sabar, suatu saat pasti ada masa dimana suami Me akan &#8220;tumbuh lebih dewasa&#8221;.  Mereka tidak dibesarkan untuk menjadi pendengar, mereka lebih suka action-bertindak, sementara perempuan dibesarkan sebagai makhluk yang paling suka bicara. Soal ego pria lebih besar itu&#8230;, secara guyon aku pernah bicara pada suamiku: &#8220;Bapak tau gak kenapa volume kepala pria lebih besar dari volume kepala perempuan ?  Karena pria memang gede kepala&#8230;.&#8221;, hehehehehe&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SU</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/04/lima-tahun-pernikahanku/comment-page-5/#comment-29601</link>
		<dc:creator>SU</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 02:46:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=15920#comment-29601</guid>
		<description>Hehehe, bukan orang penting sama sekali. Setelah nulis itu komen, baru kepikiran, &quot;Deeuh, error deh. Nti disangkain dari keluarga orang penting.&quot;

Tapi apa boleh buat sudah terlanjur ditulis. Maksudnya sih dunia kan kecil banget.....Satu sama lain ada terhubung begitu:) Apa yang buat saya OK untuk dibagikan, belum tentu OK buat anggota keluarga yang lain. Ada orang2 yang kita pengen stay in touch, ada yang enggak.  Itu aja. 

Sorry ya jadi salah paham.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hehehe, bukan orang penting sama sekali. Setelah nulis itu komen, baru kepikiran, &#8220;Deeuh, error deh. Nti disangkain dari keluarga orang penting.&#8221;</p>
<p>Tapi apa boleh buat sudah terlanjur ditulis. Maksudnya sih dunia kan kecil banget&#8230;..Satu sama lain ada terhubung begitu<img src="http://baltyra.com/wp-content/plugins/wp-smiley-switcher/noktahhitam/icon_smile.gif" alt="" /> Apa yang buat saya OK untuk dibagikan, belum tentu OK buat anggota keluarga yang lain. Ada orang2 yang kita pengen stay in touch, ada yang enggak.  Itu aja. </p>
<p>Sorry ya jadi salah paham.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
