<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kemenangan Bagi Aktivis China</title>
	<atom:link href="http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/</link>
	<description>gloBAL communiTY nusantaRA</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 16:00:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: lindacheang</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/comment-page-2/#comment-30322</link>
		<dc:creator>lindacheang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 05:24:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=16036#comment-30322</guid>
		<description>senangnya bisa pulang dan... mendapatkan kembali haknya sebagai warga negara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>senangnya bisa pulang dan&#8230; mendapatkan kembali haknya sebagai warga negara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nevergiveupyo</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/comment-page-2/#comment-30196</link>
		<dc:creator>nevergiveupyo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 04:31:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=16036#comment-30196</guid>
		<description>satu yang perlu diambil pelajaran disini (bukti bahwa budaya Asia jauh lbh tua??) adalah kesantunan dalam melakukan protes. 
bayangkan jika itu dilakukan seorang indonesia (ini indonesia yg mana ya??) minimal kaca2 kantor imigrasi remuk. lalu petugas (tak berdosa/sial, krn kebetulan harus menjalankan perintah atasan) muka bocor..krn dapat pukul/lempar sepatu dr si pemrotes tsb...

skenario yg sangat wajar sepertinya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>satu yang perlu diambil pelajaran disini (bukti bahwa budaya Asia jauh lbh tua??) adalah kesantunan dalam melakukan protes.<br />
bayangkan jika itu dilakukan seorang indonesia (ini indonesia yg mana ya??) minimal kaca2 kantor imigrasi remuk. lalu petugas (tak berdosa/sial, krn kebetulan harus menjalankan perintah atasan) muka bocor..krn dapat pukul/lempar sepatu dr si pemrotes tsb&#8230;</p>
<p>skenario yg sangat wajar sepertinya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: IWAN SATYANEGARA KAMAH</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/comment-page-2/#comment-29873</link>
		<dc:creator>IWAN SATYANEGARA KAMAH</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 18:02:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=16036#comment-29873</guid>
		<description>imeii, pendekatan orang kulit putih Aussie tak pakai antropologi. Mereka egocentris. Menganggap kulit putih paling berbudaya. Apa bedanya ya sama apartheid? Kok malah ngurusin orang Papua yang katanya dibunuhi oleh orang Jawa... Hahaha...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>imeii, pendekatan orang kulit putih Aussie tak pakai antropologi. Mereka egocentris. Menganggap kulit putih paling berbudaya. Apa bedanya ya sama apartheid? Kok malah ngurusin orang Papua yang katanya dibunuhi oleh orang Jawa&#8230; Hahaha&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imeii</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/comment-page-2/#comment-29869</link>
		<dc:creator>imeii</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 17:10:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=16036#comment-29869</guid>
		<description>IWAN SATYANEGARA KAMAH
 Says: 

February 9th, 2010 at 02:23 
â€¦oh ya. Waktu jaman Gubernur Irian Jaya dipimpin Pak Acub Zainal, dia berusaha â€œmembudayakanâ€ orang Papua dengan memaksa mereka berpakaian (terutama di pedalaman). Hasilnya lumayan, mereka pada kudisan. Karena jarang mandi, terutama yang tinggal di ketinggian dengan akrab olesan minyak babi untuk menahan dingin.



&lt;b&gt;pak Iwan.. di US sini (Australia juga ya, but I don&#039;t know the story behind it)juga sempat terjadi pembudayaan orang2 pribumi sini, dimasukkan ke asrama sekolah, diharuskan berbahasa Inggris, disuruh beragama dan lainnya, memang bagus juga sih, jadinya ada sebagian pribumi sempat mengecap pendidikan, tapi sisi negatipnya mereka jadi ngga bisa bahasa ibunya, juga ngga tau banyak kebudayaan warisan nenek moyangnya... 

sebagian besar pribumi sini masih tinggal di reservation, biasanya terpencil, mereka punya sistim pemerintahan sendiri, bahkan polisi sendiri dengan mobil patroli yang beda dengan state police, rumah sakitnya juga hanya melayani mereka, walaupun dokter2 dan perawatnya orang luar... sekolah memang dari state, guru2 juga kebanyakan orang luar (orang putih dan lainnya), sayangnya walaupun sekolah dilengkapi dengan dengan tehnology mutahir, keinginan belajar mereka sangat kurang, kadang harus dikasih uang untuk masak sekolah... 

kita pernah ke salah satu reservation, wah seperti kita berada dalam dunia lain, in the middle of no where.. orang luar ngga boleh kerja disana, kecuali guru sekolah (yang disediakan oleh state), ngga betah aku, soalnya merinding terus, serasa pengaruh mistiknya mengikutiku.. karena itu suamiku memutuskan tidak jadi menerima kerjaan disana (walaupun itu merupakan cita2nya sejak dulu untuk mengajar anak2 pribumi)

sorry RYC.. jadi oot :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>IWAN SATYANEGARA KAMAH<br />
 Says: </p>
<p>February 9th, 2010 at 02:23<br />
â€¦oh ya. Waktu jaman Gubernur Irian Jaya dipimpin Pak Acub Zainal, dia berusaha â€œmembudayakanâ€ orang Papua dengan memaksa mereka berpakaian (terutama di pedalaman). Hasilnya lumayan, mereka pada kudisan. Karena jarang mandi, terutama yang tinggal di ketinggian dengan akrab olesan minyak babi untuk menahan dingin.</p>
<p><b>pak Iwan.. di US sini (Australia juga ya, but I don&#8217;t know the story behind it)juga sempat terjadi pembudayaan orang2 pribumi sini, dimasukkan ke asrama sekolah, diharuskan berbahasa Inggris, disuruh beragama dan lainnya, memang bagus juga sih, jadinya ada sebagian pribumi sempat mengecap pendidikan, tapi sisi negatipnya mereka jadi ngga bisa bahasa ibunya, juga ngga tau banyak kebudayaan warisan nenek moyangnya&#8230; </p>
<p>sebagian besar pribumi sini masih tinggal di reservation, biasanya terpencil, mereka punya sistim pemerintahan sendiri, bahkan polisi sendiri dengan mobil patroli yang beda dengan state police, rumah sakitnya juga hanya melayani mereka, walaupun dokter2 dan perawatnya orang luar&#8230; sekolah memang dari state, guru2 juga kebanyakan orang luar (orang putih dan lainnya), sayangnya walaupun sekolah dilengkapi dengan dengan tehnology mutahir, keinginan belajar mereka sangat kurang, kadang harus dikasih uang untuk masak sekolah&#8230; </p>
<p>kita pernah ke salah satu reservation, wah seperti kita berada dalam dunia lain, in the middle of no where.. orang luar ngga boleh kerja disana, kecuali guru sekolah (yang disediakan oleh state), ngga betah aku, soalnya merinding terus, serasa pengaruh mistiknya mengikutiku.. karena itu suamiku memutuskan tidak jadi menerima kerjaan disana (walaupun itu merupakan cita2nya sejak dulu untuk mengajar anak2 pribumi)</p>
<p>sorry RYC.. jadi oot <img src="http://baltyra.com/wp-content/plugins/wp-smiley-switcher/noktahhitam/icon_smile.gif" alt="" /></b></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bagong Julianto</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/02/09/kemenangan-bagi-aktivis-china/comment-page-2/#comment-29811</link>
		<dc:creator>Bagong Julianto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 01:10:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=16036#comment-29811</guid>
		<description>RYc no mama&gt;&gt;&gt;

Kemenangan adalah PULANG! 

Kata sakti: PULANG, kembali ke dalam. 

Trims....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>RYc no mama&gt;&gt;&gt;</p>
<p>Kemenangan adalah PULANG! </p>
<p>Kata sakti: PULANG, kembali ke dalam. </p>
<p>Trims&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

