Dewi Aichi – Brazil
Selingkuh hati
Awal tahun 2000, adalah perkenalanku dengan Burhan. Saat itu sedang senang-senangnya menikmati chatting di astaga.com. Dan dalam chatting itulah aku dan Burhan saling bercanda di ruang umum, canda yang diselingi dengan kata-kata yang bisa diartikan sebagai saling memberi tanda, dan akupun menikmati candaannya. Yah…sudah 10 tahun, aku dan Burhan menjalin hubungan gelap. Maksudku di sini memang benar-benar gelap, karena kita hanya mengenalnya di dunia virtual, tanpa niat untuk bertemu sedikitpun. Dan itu adalah kesepakatan antara aku dan Burhan. Karena kita sama-sama tahu bahwa kita sudah mempunyai pasangan hidup dan anak-anak.
Aku tidak mengenal wajahnya, Burhan tidak mengenal wajahku. Kita hanya saling mengenal suara masing-masing. Waktu untuk bersamanyapun tidak pernah kita rencanakan, hanya kebetulan kalau sama-sama online, kita mengobrol sepuas-puasnya melalui messenger. Kalau ngga online, ya kita hanya saling meninggalkan pesan. Apa saja sih yang kita bicarakan selama ini? Layaknya orang pacaran saja, mesra, dan tidak pernah membicarakan bagaimana rumah tangga masing-masing.
Hanya saja, aku dan Burhan merasa ini adalah perselingkuhan, perselingkuhan hati. Ada perasaan yang singgah di hati, nikmat, memacu adrenalin dalam tubuh. Begitulah kira-kira yang kurasakan. Jika beberapa saat dia menghilang dari peredaran, ada rasa rindu yang begitu menggebu. Dan bila tiba-tiba menerima pesannya, aduh….senangnya bukan main, merasa seperti berada dalam pelukannya.
Aku dan Burhan merasa memiliki chemistry, bukan sebagai kenikmatan bersetubuh saja, tapi lebih ke perasaan dan hati kita yang ikut terlibat didalamnya. Sensasi inilah yang menggelora , yang aku rasakan, bahkan sama dengan kenikmatan saat intim. Hanya emotional affair? Ya! Aku dan Burhan sudah memiliki kesepakatan sejak awal, tak ada niat sedikitpun untuk saling bertemu. Kini sudah 10 tahun kesepakatan itu. Selingkuh hati yang belum berakhir.
Selingkuh body
Fenomena selingkuh memang sudah sangat menggila. Di Jakarta terutama, bisa ditemui di segala sudut kota. Terutama di kalangan wanita bekerja. Para wanita pekerja, wanita super sibuk, hingga intensitas bersama suamipun sangat sedikit. Himpitan pekerjaan yang sangat padat tak lagi intens memberikan waktu untuk berkomunikasi. Tak beda jauh dengan para suami, berbagai persoalan rumah tangga dari masalah anak, pendidikan, keuangan yang memicu terjadinya pertengkaran.
Itulah kenapa para pria maupun wanita butuh mencurahkan segala permasalahan yang ada ke teman kerja. Kemudian, istilah "curhat" pun sangat terkenal. Dan parahnya lagi, para selingkuhers ini mengawali perselingkuhannya justru ke teman curhatnya. Kenapa? Jelas sekali, mereka memilih teman curhat berlawanan jenis. Pria akan curhat ke wanita, yang merupakan kenalan, bawahannya, atau sekretarisnya. Wanitapun demikian, akan memilih teman curhat pria yang dianggap bisa memberi rasa aman, nyaman, dan rasa-rasa yang lain yang tak didapat dari suaminya.
Di saat curhat itulah akan berkembang pembicaraan yang mesra, intim. Pasangan curhat mulai main sembunyi-sembunyi untuk bertemu, dengan jam-jam dan tempat yang telah ditentukan. Selanjutnya ya sudah jelas, para selingkuhers itu akan berkelanjutan melakukan dosa indah.
Menurutku, pria itu lebih suka perselingkuhan tubuh dan tanpa melibatkan perasaan. Wanita akan sebaliknya, selalu melibatkan hati dan perasaan, akibatnya tentu saja berdampak parah pada wanita.Wanita sampai terbuai mabuk kepayang oleh cinta terlarang, pria justru merasa biasa-biasa saja.
Pengalaman teman priaku yang menceritakan perselingkuhannya dengan istri teman sendiri, ke 2 keluarga ini sudah saling mengenal. Sebut saja keluarga Doni dan keluarga Arif. Doni sudah memiliki 3 anak, sedang Arif tidak memiliki anak, karena Arif sendiri tidak mampu memberikan keturunan alias mandul. Ke dua keluarga ini selalu hang out bersama-sama. Doni merupakan atasan istrinya Arif.
Doni dan istrinya Arif diam-diam menjalin hubungan, sampai akhirnya istrinya Arif hamil, di saat hati kalut, takut dan kebingungan, Doni memohon agar istri Arif menggugurkan janin. Padahal, istri Arif tidak mungkin bisa hamil oleh suaminya sendiri. Donipun berjanji tidak akan membohongi istrinya, meski sampai sekarang, tak ada yang tau kasus mereka. Doni bersama istrinya sampai sekarang baik-baik saja. Bahkan makin harmonis.
Bagi orang yang terlibat selingkuh, apakah lebih baik mengakui perbuatannya kepada pasangannya dan mengakhiri perbuatan selingkuhnya atau lebih memilih diam, dan tetap menyembunyikan perasaan bersalahnya? Jawabannya tentu saja tergantung para pelakunya. Mengatakan yang sebenarnya tentu saja sangat menyakitkan, dan harus bisa menyembuhkan lukanya, atau kehilangan untuk selamanya. Selingkuh, apapun alasan dan bentuknya, adalah merupakan perbuatan yang pada akhirnya menyakitkan diri sendiri dan banyak orang.
Ilustrasi: 2.bp.blogspot.com/_vnQkkukmKR0/S…5_32.jpg
March 3rd, 2010 at 20:25
SU: iya he he he…tuna koneksi nih kemarin..!
March 3rd, 2010 at 17:55
Akhirnya yg punya artikel muncul
March 3rd, 2010 at 17:35
Halo semuanya, salam kangen he he he….dari tanggal 22 Feb ngga bisa tebar pesona di Baltyra nih, dikarenakan gangguan koneksi…., jadi terima kasih banyak yang sudah membaca tulisan ini dan semua komentar yang beragam, JC, masih kecil rasah melu-melu hi hi…
Catatan: ini asli bukan pengalamanku lho ya…..belum ada kesempatan selingkuh he he….udah keburu tua nih..! Oya…ceritanya berakhir, bahwa istri si Arif meminta Honda Jazz sebagai gantinya. Lumayan ya he he…
March 1st, 2010 at 17:15
# lani : jgn terlalu sensi mb… ga seru ntar kesenggol dikit langsung reaksi.. (eh??)
# sophie : mau ikutan nambah daftar tmn dkt sy to? yuk maree… btw, ak jg baru tau klo dulu di astaga.com bisa bikin e-mail… ckckckck kuper sekali…
# ilhampst : okay.. per requesited (sesuai yg diminta. klo ga salah sih) untukmu ada koq.. mau yg pinter main gitar atau yg lucu??
# emon : seriusan tah? japri ae yo…
February 27th, 2010 at 16:53
Wah lagunya pak Joko mencerahkan, sayang abg Indonesia skr lebih mendengarkan lagu yg melow melow .
Kalau masalh selingkuhan, kek nya saya juga punya banyak: cd/dvd/mancing/jalan2/saham/gaple/tenis/film/jazz/rock/classic/gending/ dlll tiak selesai dlm satu hari menulisnya.
February 27th, 2010 at 15:53
Se7 sama Sophie, selingkuh itu capek hati…hehe, punya satu dibagi 2, masih mending kalo 2 bahkan ada yg 3 sampe 4 sekalian, hehe…ini mah ngelaba judulnya. 10 th sama si Burhan? hebaat euy!