Jay
Dalam konteks pekerjaan, apakah anda berani meyakini 100% hal di atas benar atau kita tidak boleh menolak?
Kata-kata di atas bisa ditemui dalam kata-kata mutiara atau dalam poster perusahaan. Biasanya dianggap sebagai "slogan" dan kelihatannya hanya menunjukkan karyawan tidak boleh membantah atau menolak kalau diberikan penugasan atau kerjaan…. (padahal kan memang kita digaji memang untuk melakukan kerjaan yang disuruh bos, betulkan?)
Banyak yang takut kalau diberikan tugas baru apalagi itu sesuatu yang tidak sesuai dengan keahlian atau pengalaman kita atau yang paling sering adalah dengan alasan tidak mau menerima tambahan kerjaan dari yang telah biasa kita kerjakan.
Biasanya rasa takut lebih dominan mempengaruhi kepercayaan (baca Pede) di diri kita atau kadang-kadang bahkan lebih besar dari nalar kita.
Dengan berbagai alasan diusahakan agar penugasan tsb diberikan kepada orang lain. Ada rasa senang kalau hal tersebut berhasil dan mensyukuri bahwa orang lain mendapatkan "musibah" dengan penugasan tersebut.
Kalau hal tersebut secara positif dianggap sebagai "tantangan baru" bagi kita tentunya tidak perlu takut atau menolak. Apa yang kita pelajari di sekolah bisa berbeda jauh dengan yang di kerjaan kita sekarang.
Apa yang kita kerjakan sekarang belum tentu sesuai dengan harapan kita dahulu. Apa yang bisa kita lakukan sekarang sebagian besar adalah dari pengalaman yang kita dapatkan, yang pada awalnya tidak kita kuasai sama sekali.
Ada suatu nilai kepuasaan kalau tantangan tersebut bisa kita selesaikan dan yang paling penting tentunya kita bertambah pengalaman yang pasti sangat berharga.
Jadi kalau nanti ada tantangan kerjaan apakah anda akan menjawab "NO"?










March 4th, 2010 at 03:44
enaknya kerja di jepang, kita bisa nyuruh2 atasan he he…
March 2nd, 2010 at 13:52
ati2 ntar jadi NO RA (baca : norak)
March 2nd, 2010 at 12:40
JC : wes metu gemblung-e duasaaaaaar aki
March 2nd, 2010 at 12:34
Don’t take NO…yo wis, take ORA wae…