Handoko Widagdo – Solo
Tidaklah lengkap jika ke Thailand tanpa berwisata. Sebab Thailand dikenal sebagai tempat wisata yang nyaman. Salah satu tempat wisata tersebut adalah Pantai Pattaya. Selain dari pantainya yang indah, Pattaya adalah ‘tempat wisata orang desawa’. Benar saja, ketika kami memasuki pantai Pattaya, jam 8 malam, tepi pantai telah dipadati dengan perempuan-perempuan berdandan seksi.
Mereka berdiri atau duduk menanti pasangan. Sementara di sisi jalan lainnya, bar-bar dan restoran-restoran dilayani oleh perempuan-perempuan dengan pakaian yang lebih seksi dan berani. Beberapa pelayan restoran bahkan nangkring di pangkuan tamunya.
Jika anda bukan peminat ‘night adventure’ anda akan kesulitan mencari tempat makan malam yang nyaman. Kami pun terpaksa makan di McD, restoran siap saji. Karena tempat tersebutlah yang relatif bersih dari para Sopini. (Sopini adalah sebutan untuk PSK di Thailand. Sopini berasal dari kata Sopin yang berarti cantik).

Paginya saya berjalan-jalan di tepi pantai. Sisa-sisa Sopini yang kesiangan duduk-duduk di bangku-bangku tepi pantai. Make-up tebal menutup wajah tua yang sayu. Kulitnya sudah berkerut, pakaian seksi yang menyembunyikan tubuh renta di keremangan malam sebelumnya, kini tak berguna lagi.
Kecuali kebersihannya, pantai ini tidak lebih bagus dari pantai-pantai di NTT dan NTB. Bahkan Pantai Kuta di selatan Pulau Lombok, Pantai Drini di Gunung Kidul atau Pantai Glagah di Jogja jauh lebih menarik daripada Pattaya.

Saya sampaikan kepada teman Thailand kami bahwa pantai ini membosankan dan tidak seperti yang kami harapkan. Untuk mengobati kekecewaan, kami diajak ke Taman di Chonburi dekat Pattaya. Namanya Nong Nooch Tropical Botanical Garden, semacam Kebun Raya di Bogor.
Salah satu keunggulan Botanical Garden adalah koleksi hampir semua jenis palem dari berbagai penjuru dunia. Bedanya dengan Kebun Raya Bogor adalah di taman ini juga disediakan atraksi-atraksi yang menghibur.

Mula-mula kami menyaksikan pertunjukan Thai boxing yang hanya 10 menit dan dilanjutkan dengan lima buah tarian dan pertunjukan yang masing-masing sekitar 5-10 menit saja.

Pertunjukan berbagai tarian dari pelosok Thailand ditampilkan dengan baik. Semua pertunjukan hanya memakan waktu kira-kira 45 menit saja. Pertunjukan pendek ini menyenangkan.

Keluar dari gedung pertunjukan, kami berjalan hanya kira-kira 200 meter, sampailah kami pada lapangan pertunjukan gajah. Berbagai atraksi gajah ditampilkan. Termasuk salah satu yang menarik adalah pijat gajah. Dari para penonton, yang mau membayar, diajak untuk maju ke tengah lapangan. Mereka diminta untuk tiduran di tikar. Mula-mula tengkurap. Kemudian gajah yang besar memijat mereka. Kemudian mereka diminta untuk telentang dan sekali lagi gajah memijatnya. Tentu saja dengan gaya yang kocak, seakan-akan akan menginjak bagian penting (selangkangan pria atau dada wanita) dari yang dipijatnya.

Terakhir dua gajah mengambar di atas sehelai T-shirt. Setelah gambar selesai T-shirt tersebut dijual ke penonton. Coba Way Kambas bisa kita kelola seindah ini. Pasti Way Kambas tak akan sepi pengunjung.

Selanjutnya kami berjalan menuju ke kebun bunga. Kebun bunga ini ditata dengan sangat rapi dan menyegarkan. Taman bunga ini sungguh tempat yang sangat tepat untuk membuat foto. Namun saya memutuskan untuk tidak membuat foto diri di sini. Saya takut wajahku akan menghancurkan pemandangan yang indah nian.


Dari kunjungan ini aku belajar bahwa kemampuan mengelola suatu tujuan wisata sangat menentukan keberhasilannya. Sekali kunjungan berbagai kenikmatan kita dapatkan.









March 9th, 2010 at 07:59
Kalo sido kepidak, wah bisa tombok tenan Han Kong
Itu model taman yang paling bawah di Taman Bunga Nusantara Puncak juga ada lho… Gak kalah indah, beneran…
March 9th, 2010 at 07:37
Tammy, maksud’e mak-tlepok opo mak-thur?
Mas Sumonggo memang wonten-wonten wae, ono sikil gajah kram segala…
kram atau gringgingen? 
March 9th, 2010 at 07:31
Gajahnya udah di-potty-trained belum? Kalo nggak kan resiko dikasih hadiah sama si gajah? Jadinya pijat++.
March 9th, 2010 at 07:03
Pa Handoko, landscapenya cantik euyi!! Waykambas, gajahnya dilatih buat rusak palawija ata seruduk perkampungan. Pa ,semua kembali pada kehendak yang kuasa. Salam!!
March 9th, 2010 at 06:59
Lani, Mawar, begitulah keadaannya. Kita punya semua hanya belum mampu mengelola.
Imeii, antara palem dan primata mempunyai kesamaan ya, yang jantan anunya panjang dan yang betina anunya bulat. Maksudnya bunganya.
Pak Sumonggo, karena saya bukan gajah, jadi saya tak berhak untuk menjawabnya. Nanti dipanggil Pansus kalau saya melanggar peraturan perundangan tentang hak jawab.
March 9th, 2010 at 06:44
sumonggo : aku moco komen mu malah melu ngakak…….ya pasrahkan sama si gajah? apa Hand yg kudu ngejawab???????
March 9th, 2010 at 06:35
Lha kalau sedang memijat terus gajahnya kakinya kram, kepriye? Ha ha
March 9th, 2010 at 01:41
Pak Han: terima kasih ya article nya. Thailand memang bagus, walaupun sebenarnya Indonesia lebih bagus, cuma kita tidak bisa mengelolah spt mereka, karena selalu menganggap remeh semua hal. Kalau berhasil sedikit saja sudah puas dan menepuk dada sehingga tidak dipelihara yg sudah ada malah di hancurkan. Entahlah sampai kapan, mungkin suatu saat ada seseorg yg bisa membawa perubahan dinegeri kita sehingga kita bisa sedikit demi sedikit menyayingi negara tetangga. Salam!!
March 9th, 2010 at 00:09
Hand.. gimana ya kalo benaran keinjak gajah.. hiii… ogah deh aku dipijat gajah, takut gajahnya pas lagi bad mood hehe..
kebun bunganya bagus dan rapi ya, foto pohon palm nya juga apik, weekend kemaren aku ditunjukkin SAGO PALM yang lagi berbunga. lucu deh,. yang male bunganya memanjang kebawah sekitar 50cm, yang female bunganya bulat, kebetulan letak potnya berdampingan.,.
March 8th, 2010 at 23:20
Hand : tambah satu lagi kehebatan negara tetangga dibanding dgn Indonesia, pdhal semua yg dikatakan hebat disana Indonesia punya semuanya bukan? Dikembalikan lagi MAU NGGA MENGELOLA nya???? naaaaaaaaah, kuncinya ya mblunder balik meneh to????
wah, coba klu km pilih Phuket gak seburuk yg kau temui di Pattaya……mungkin lain kali? jg ke Koh Sa Mui…….