He Pingping

Non sibi – Midwest USA

Terkejut membaca berita internet bahwa manusia terpendek di dunia yang bisa berjalan menurut Guinness World Records 2008, He Pingping, meninggal dunia di Itali dalam usia menjelang 22 tahun. Pingping berada di Roma dalam rangka pembuatan film ‘The Record Show’.

Tanggal 3 Maret dia dibawa ke rumah sakit setelah mengeluh sakit dada, 2 hari kemudian dipindahkan ke ‘intensive care’, di sana Pingping diketahui menderita penyakit jantung dan kolesterol tinggi, akhirnya Pingping meninggal dunia tanggal 13 Maret akibat komplikasi jantung. Atas permintaan keluarga, jenazahnya dibawa pulang ke kampung halaman di RRC untuk dimakamkan.

Pingping dilahirkan tanggal 13 Juli 1988, Wulanchabu, Huade, Inner Mongolia, RRC, sebagai anak ketiga. Menurut sang ayah, He Yun, bayi Pingping selepas dilahirkan hanya sepanjang telapak tangan orang tuanya (± 17 cm), sedangkan kedua kakak perempuan Pingping lahir normal.

Tinggi Pingping hanya mencapai 74,6 cm. Menurut satu sumber berita, Pingping menderita kelainan ‘primordial dwarfism’, sedangkan sumber berita yang lain menyebutkan kelainan tulang ‘bone deformity osteogenesis imperfecta’. Pingping artinya botol anggur dan dia adalah perokok berat sejak usia muda.

Januari 2007 Pingping diundang untuk ambil bagian dalam suatu program televisi di Tokyo, sejak itulah Pingping menjadi ikon internet. Setelah kemunculannya di televisi, di bulan Maret 2008 Guinness World Records mengukur tinggi Pingping sebanyak 3 kali dalam waktu 10 jam sebelum Pingping menerima sertifikat resmi.

Akhirnya di bulan September 2008 Pingping mengunjungi New York City untuk menghadiri peluncuran buku the Guinness Book of World Records edisi 2009 yang mengesahkan Pingping menjadi manusia terkecil di dunia yang bisa berjalan.

Saingan utama Pingping adalah Khagendra Thapa Magar dari Nepal yang lahir di bulan Oktober 1991, tingginya hanya mencapai 51 cm. Oktober 2009, Guinness World Records secara resmi menyatakan bahwa Khagendra sebagai orang terpendek dan terkecil di dunia

Craig Glenday, Guinnes World Records editor-in-chief berkata, Pingping telah membuat dampak besar di seluruh dunia meskipun dia manusia yang pendek dan kecil. Pingping telah menyemarakkan hidup banyak orang yang ditemuinya dan menjadi sumber inspirasi bagi siapapun yang dianggap berbeda atau memiliki kelainan.

RIP Pingping..


Catatan:

Informasi dipetik dan disunting dari berbagai sumber berita internet.

picture : chinadaily, nynews


Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.