Scandinavia: Oslo

King

Terima kasih untuk semua comment dari pembaca Baltyra di artikel yang terdahulu. Sangat senang artikel saya dibaca. Terima kasih juga buat Redaksi yang mendorong saya menulis, juga mengkoreksi bahasa yang masih berantakan, maklum seumur-umur belum pernah menulis. Karena bekerja di “laut” dengan jam kerja yang panjang, belum sempat membalas comment satu persatu, jika ada waktu saya akan tetap berbagi cerita di Baltyra ini. Di bawah ini perjalanan lanjutan di negara-negara Scandinavia.

Kapal Pearl of Scandinavia akhirnya berlabuh di ibukota Norwegia, Oslo.  Di Oslo ini banyak terdapat museum dan galeri seni. Dikarenakan waktu yang sempit,  hanya sempat mengunjungi satu museum, Viking Museum. Terletak di Bygdøy Oslo, Viking ship museum salah satu bagian dari Museum of Cultural History University of Oslo, di museum ini disimpan Kapal Viking asli dari Clan Viking Tune, Gokstad, Oseberg.

Kapal Viking ini ada beberapa bagian yang hilang tapi keseluruhan masih terawat dengan baik.

Perjalanan dilanjutkan menuju Vigeland Sculpture Park dengan melewati town hall.

Vigeland Sculpture Park terletak di 3 km barat daya dari Oslo. Taman ini sangat menarik dan cantik. Dengan luas 320, 000 m2  didesain oleh Gustav Vigeland, sesuai dengan nama taman ini. Di Taman ini terdapat 212 patung yang diterbuat dari perunggu dan granite sculptures, patung2 disini kebanyakan telanjang alias Nude. Taman ini jika dibangun di Indonesia, whuahh pasti sudah dikenakan fatwa haram, hahahahaha….Salah satu bagian yang paling menarik adalah monumen yang berupa tumpukan manusia, dinamakan the monolith.

Pada hari kedua mengunjungi Stave Church. Urnes Stave Church adalah salah satu gereja dari 28 gereja terunik didunia, dan masuk sebagai warisan dunia Unesco. Dibangun akhir abad XII, sampai saat ini tidak pernah dirubah bentuknya. Pahatan kayu yang sangat indah, dan interiornya yang kaya akan dekorasi. Gereja ini ada dalam permainan video game Age of Empires II, sebagai salah satu keajaiban dari bangunan peradaban suku Viking.

Melanjutkan perjalanan menuju Bryggen, salah satu situs warisan dunia Unesco. Didirikan pada tahun 1070, kota pelabuhan tua, pada waktu itu menjadi pusat perdagangan yang penting. Bryggen telah mengalami berkali kali kebakaran. Berjalan diantara rumah2 serasa kembali ke jaman dahulu, sisa rumah yang ada sekarang terdiri dari 2 deretan. Rumah2 di Bryggen telah dijadikan toko souvernir, restorant dan museum.

Bergen city

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Swedia, menyempatkan diri mengikuti fjord cruise.  Disepanjang pesisir pantai, laut menjorok dalam ke pegunungan dan membentuk fjord Norwegia yang terkenal di dunia.

Berlayar menuju fjord Norwegia, akan menemukan pemandangan yang hanya ada dialam norway ini. Kita duduk didek kapal dan akan melihat pemandangan yang luar biasa indah, tebing yang menjulang dikedua sisi pegunungan. Diatas terdapat air dan glacier yang membentuk air terjun yang indah.

2 hari rasanya terlalu singkat untuk menjelajahi alam norway ini, berharap lain kali mempunyai kesempatan untuk kembali lagi. Sampai bertemu di Swedia…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.