Kornelya – USA
Hai sobat Baltyra, perkenalkan nama saya MARKUS, temanku suka memplesetkan jadi Maruk Rakus. Tak tahu salah siapa, sehingga saya terlahir dengan kaki dan tangan ajaib. Kaki dan tanganku mampu berkembang biak dan menulari orang yang mendekatiku. Demi kelangsungan hidup orang yang ketularanpun menjadi Markus.
Well, saya berharap anda tidak menanyakan tentang agama, suku, pendidikan dan jenis kelaminku, karena untuk menularkan kaki dan tangan, aku tak pernah menanyakan agama, suku, pendidikan, apalagi mengintip jenis kelamin calonku . Dulu, kakakku PETRUS tak ada yang mengungkit-ungkit soal data pribadi, sekalipun kemana-mana genetiknya selalu tertutup masker dan kaus tangan. Walaupun kaki dan tanganku berkembang biak, tetapi yang kuturunkan tak rela nama Markus tertera dalam kartu indentitas mereka, alasannya karena Markus menularkan kaki dan tangan minus batok, jeroan dan kelamin.
Sayapun tak keberatan, apalah arti sebuah nama dibanding harta yang akan kudapat. Berbeda dengan almarhum kakakku Petrus, yang melatih dan merekrut orang jadi pembunuh, aku lebih suka berurusan dengan harta dibanding kematian. Untuk menghemat biaya aku tidak melatih pengikutku, tetapi merekrut kader siap pakai, calonku harus memiliki 2 solid akses, yang pertama uang dan satu lagi birokrasi.
Di masa resesi seperti sekarang ini, lowongan perkerjaan terbatas, jualanpun gagal, kalah bersaing di pasar global karena tak siap, saya Markus, mahluk sejuta kaki tangan, membantu anda dengan syarat ringan seperti tersebut diatas membuka lowongan pekerjaan dengan penghasilan system komisi di bidang :
Dengan menjadi anggota Markus, secara resmi anda menjadi Makelar Kasus dan Calo.
Bila kali ini anda tidak mendapat kesempatan, kami jamin pada serial berikut dengan nama LUKAS yang perpanjangannya sedang digodok oleh Dewan tak Dipercaya Rakyat anda akan diprioritaskan. Terima kasih.


Ilustrasi: Koran Tempo
July 18th, 2010 at 12:30
@JC & kornelya: gmna klo LUKAS = lurah kasus…..*SOTOY.COM ya aq….tentang penjabarannya aq jg au ah lap, tanyakan saja pada ahlinya nanti*
April 23rd, 2010 at 08:59
Kornel, ada rencana untuk take action membantu pembangunan rumah Kepala sekolah di Pusu, apakah dikau bisa mengkoordinirnya?
March 23rd, 2010 at 06:35
Kornelya, kalau diganti jadi Mas Marco Kartodikromo itu malah orang terkenal dari Solo. Dia menulis novel berjudul Student Hidjo
March 22nd, 2010 at 23:07
Pa Handoko, kita ganti saja jadi Marco van Oslo eeh Solo. Salam!!
March 22nd, 2010 at 23:03
Ibu Mawar, iya lowongannya banyak, sayangnya semua sudah terisi. Maaf bu, demi nasionalisme lowongannya tidak dioutsourcing. Salam!!
March 22nd, 2010 at 19:53
Pak Hand he he..kenapa hancur,? Hancur hancur hancur hatiku….itu lho si Olga he he….
March 22nd, 2010 at 19:04
Waduh makin hancur tuh namaku. Kalau MARKUS makelar kasus kaya raya, turun dikit jadi MARKUS makelar kaus, laku saat menjelang PEMILU, kini julukan MARKUS versi Pak Sumonggo jadi Makelar Kakus! Ancur….
March 22nd, 2010 at 11:39
Kornelya: hati2… jangan gregetan kelamaan, entar bisa meledak lho! BTW, itu makelar/birojasa…. keahliannya banyak ya, semuanya bisa. ha…ha… jadi ketawa deh, kayaknya waktu tulis article ini pasti berapi-api ya!!
Salam!