Wild Mushrooms and Wild Flowers

Mawar – Somewhere

Hallo sobat Baltyra di mana saja kalian berada. Kita jumpa lagi nih, kali ini saya coba menulis jenis article lain, biasanya kan resep makanan. Kali ini saya ingin berbagi cerita dan foto waktu saya dan suami beserta beberapa teman pergi hiking. Kalau sekitar bulan Mei selalu banyak yang bisa dinikmati waktu hiking, ya bunga-bunga liar maupun jamur.

Teman suamiku mempunyai tanah yang sangat luas dan penuh pohon, sudah seperti hutan kecil deh (di sini kan disebut wood), tempatnya juga ngga gitu mudah untuk jalan kaki karena banyak tempat yang agak terjal, jadi harus hati-hati dan tahu jalur yang aman sehingga tidak jatuh. Pernah sekali beberapa tahun yang lalu saya dan suami kesana, karena sehari sebelumnya habis hujan jadi daerah situ agak becek dan saya memang terjatuh waktu jalan turun, tapi ada untungnya lho karena saya jadi lihat ada jamur sekitar 7 buah dan besar-besar lagi.

Saya waktu itu belum mengerti soal jamur (selain yang dijual di supermarket), jadi saya bawa pulang dan buka buku soal jamur dan tanya teman yang memang ahlinya, eh… katanya jamur itu adalah “Morel” dan sangat mahal sekali, bisa sekitar $75 per LB. Duh. senangnya hati ini, keesokan pagi saya bersihkan jamur tersebut, dipotong-potong dan bikin omelet, enak banget. Untuk informasi, Morel terdiri atas 2 jenis yang dibedakan oleh warnanya yaitu abu-abu kehitaman dan coklat.

Sejak itu setiap tahun kami selalu ke sana untuk cari jamur tersebut. Cuma harus berhati-hati jangan sampai terambil yang palsu (false morels) karena sangat beracun. Tahunya palsu kalau morel asli bentuknya lancip keatas menyerupai bentuk pohon Natal sedangkan yg palsu bentuknya pendek dan agak bulat tidak teratur serta bila dipotong tengahnya padat, kalau yang asli tengahnya berongga. Berikut ini saya sertakan 2 foto “Morel Mushroom” yang saya dapat dari hunting mushroom di bulan May 2008 di tempat teman suamiku.

Banyak ya jamur yang saya dapat, itu juga sudah saya bagi ke teman Jadi deh 2 hari berturut-turut menunya jamur terus, tapi jamur ini ngga bisa disimpan lama kayak jenis lain, kecuali dikeringkan. Oh ya, cara mengambil jamur ini ngga boleh dipetik atau dicabut, tapi harus dipotong dgn pisau hal ini dilakukan supaya akar dan sedikit batang yang tersisa masih bisa tumbuh lagi tahun berikutnya. Dianjurkan juga jamur yang sudah dipotong ditaruh di tas kain yang jala2 bukan di kantong plastik, hal ini dilakukan supaya spora jamur bisa tercecer di tanah dan tumbuh.

Foto-foto lain yang mau saya share adalah “Blue Eyed Mary”, bunga liar ini bentuknya kecil mungil, cuma bisa diketemukan di bulan May (minggu ke2 dan ke 3 saja), dan tempatnya agak jauh dari rumah kami, sekitar 1 1/2 jam perjalanan dengan mobil. Setiap tahun selalu banyak orang yang ke sini cuma untuk melihat bunga2 ini karena hanya ada di sini saja. Uh…. rasanya pengen deh diambil (tapi ngga boleh).

Ibaratnya sejauh mata memandang yang terhampar ya bunga2 ini. Ada juga sih bunga liar lain, seperti Virginia Bells(ungu) dan Tryllium (ada 2 warna, maroen dan putih), kedua jenis bunga liar ini juga sangat bagus tapi bisa dijumpai di lain tempat.

Semoga tulisan saya ini bisa dinikmati dan terima kasih sudah membacanya.

Salam


Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.