<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mie Instan &amp; Minyak Goreng (Part 2)</title>
	<atom:link href="http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/</link>
	<description>gloBAL communiTY nusantaRA</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 May 2013 00:30:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
	<item>
		<title>By: Jenny</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/comment-page-10/#comment-231470</link>
		<dc:creator>Jenny</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2013 14:13:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=18962#comment-231470</guid>
		<description><![CDATA[Hi Aji,
Re. minyak goreng...
First of all, I’m NOT keen of nggoreng2 déwé (baunya indoor gak ilang2!!), jadi ya cuman sekali2 tok (kalo wis jadi &amp; tinggal maem tok ya 100% alright!).
Thus, fat-wise I never bothered to check which one is leaner than the others but here’s my ‘rule’..
buat nggoreng2: biasanya sunflower oil
buat tumisan ‘biasa’: olive oil
buat salad dressing: extra virgin olive oil
buat nggongso2 in Chinese dishes: peanut oil
Note:
recently nonton di TV re. ajar2 masak: 
pure coconut oil has been introduced as refined cooking oil...!! Kabarnya baunya wangi sedap kalo bener2 asli &amp; baru!! Have you heard abt. this??
Hugs
Jenny]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Aji,<br />
Re. minyak goreng&#8230;<br />
First of all, I’m NOT keen of nggoreng2 déwé (baunya indoor gak ilang2!!), jadi ya cuman sekali2 tok (kalo wis jadi &amp; tinggal maem tok ya 100% alright!).<br />
Thus, fat-wise I never bothered to check which one is leaner than the others but here’s my ‘rule’..<br />
buat nggoreng2: biasanya sunflower oil<br />
buat tumisan ‘biasa’: olive oil<br />
buat salad dressing: extra virgin olive oil<br />
buat nggongso2 in Chinese dishes: peanut oil<br />
Note:<br />
recently nonton di TV re. ajar2 masak:<br />
pure coconut oil has been introduced as refined cooking oil&#8230;!! Kabarnya baunya wangi sedap kalo bener2 asli &amp; baru!! Have you heard abt. this??<br />
Hugs<br />
Jenny</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: J C</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/comment-page-10/#comment-188022</link>
		<dc:creator>J C</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 22:17:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=18962#comment-188022</guid>
		<description><![CDATA[Mpek Dul, waduh, ini artikel lama ujug-ujug ada komentar baru...hehehe... :) Bener banget, gorengan pinggir jalan campur plastik dilarutkan sekalian ya memang bener, biar tambah garing dan crispy katanya. Saya sudah bertahun-tahun lalu tidak pernah beli goreng pinggir jalan lagi. Makanan model gorengan begitu sudah lamaaaaaa sekali kami sekeluarga tinggalkan. Benar sekali polyunsaturated lebih bagus daripada minyak-minyakan yang mengandung monounsaturated. Minyak kelapa sawit juga sudah mulai saya tinggalkan digantikan dengan minyak kelapa atau olive oil atau minyak wijen. Minyak kelapa berbeda dengan minyak sawit sifatnya. Wah, kalau ditulis di sini, bisa jadi artikel yang lain lagi... :D Seperti Mpek bilang, lha para ahli dan scientist saja masih eyel-eyelan dalam hal ini. Tapi yang jelas para ahli sepakat bahwa minyak kelapa lebih sehat dibanding minyak kedelai, totally kebalikan dari yang pernah digembar-gemborkan para produsen minyak kedelai.

Kalau di Indonesia, di resto fast-food benar sekali mereka lebih banyak pakai hydrogenated palm oil. Kami belum tentu sebulan sekali makan di KFC, jaraaaaaaaannnggggg sekali ke resto seperti itu.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mpek Dul, waduh, ini artikel lama ujug-ujug ada komentar baru&#8230;hehehe&#8230; <img src="http://baltyra.com/wp-content/plugins/wp-smiley-switcher/noktahhitam/icon_smile.gif" alt="" /> Bener banget, gorengan pinggir jalan campur plastik dilarutkan sekalian ya memang bener, biar tambah garing dan crispy katanya. Saya sudah bertahun-tahun lalu tidak pernah beli goreng pinggir jalan lagi. Makanan model gorengan begitu sudah lamaaaaaa sekali kami sekeluarga tinggalkan. Benar sekali polyunsaturated lebih bagus daripada minyak-minyakan yang mengandung monounsaturated. Minyak kelapa sawit juga sudah mulai saya tinggalkan digantikan dengan minyak kelapa atau olive oil atau minyak wijen. Minyak kelapa berbeda dengan minyak sawit sifatnya. Wah, kalau ditulis di sini, bisa jadi artikel yang lain lagi&#8230; <img src="http://baltyra.com/wp-content/plugins/wp-smiley-switcher/noktahhitam/icon_biggrin.gif" alt="" /> Seperti Mpek bilang, lha para ahli dan scientist saja masih eyel-eyelan dalam hal ini. Tapi yang jelas para ahli sepakat bahwa minyak kelapa lebih sehat dibanding minyak kedelai, totally kebalikan dari yang pernah digembar-gemborkan para produsen minyak kedelai.</p>
<p>Kalau di Indonesia, di resto fast-food benar sekali mereka lebih banyak pakai hydrogenated palm oil. Kami belum tentu sebulan sekali makan di KFC, jaraaaaaaaannnggggg sekali ke resto seperti itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mpek DuL</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/comment-page-10/#comment-188020</link>
		<dc:creator>mpek DuL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 21:49:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=18962#comment-188020</guid>
		<description><![CDATA[Ada sedikit tambahan, karena tadi lupa ikut &quot;cepret&quot; kan


Palmoil di import di eropa untuk dipakai sebg bahan2 sabun, detergent, biodiesel, margarine dan green energy untuk penggerak tenaga listrik. Meski tidak dilarang, minyak kelapa sawit ini dianjurkan untuk tidak dipakai konsumsi rumah tangga karena sebagian besar jenis fat nya adalah monosaturated, dan trigliseridanya tinggi sekali. Food department E.U menganjurkan sebaiknya mengkonsumsi minyak jenis  poly unsaturated,  seperti sunflower, olive oil,  soya oil, peanutoil (arachide). Arachide sendiri mengandung 17 % mono saturated, 45 % mono unsaturated dan 30% poly unsaturated. Yang paling mahal adalah Wallnuts oil, king of kings dari minyak konsumtief.  Khasiat walnuts kan sudah terbukti menurunkan kolesterol.  
Para ahli2 sendiri banyak yang saling bertentangan dalam memberikan pendapat mereka. 

Yang banyak memakai minyak palmoil (saturated) itu biasanya seperti KFC, Mc Donald, Burger King, pokoknya fastfood restoran, murah dan bisa bikin anak2 gendut2, semakin gendut kan tandanya semakin makmur keluarga itu.  Kalu yang ini memang betul sudah terbukti. Saya sampai terkejut ketika berkunjung ke Indon, apalagi di Jkt buaanyak orang2 gendut2 seperti B52, dan space shuttle, banyak yang bunder2, baik laki perempuan, tidak pandang ras. Kebanyakan orang2 muda. 
Wakakakakakak retetetetetet.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sedikit tambahan, karena tadi lupa ikut &#8220;cepret&#8221; kan</p>
<p>Palmoil di import di eropa untuk dipakai sebg bahan2 sabun, detergent, biodiesel, margarine dan green energy untuk penggerak tenaga listrik. Meski tidak dilarang, minyak kelapa sawit ini dianjurkan untuk tidak dipakai konsumsi rumah tangga karena sebagian besar jenis fat nya adalah monosaturated, dan trigliseridanya tinggi sekali. Food department E.U menganjurkan sebaiknya mengkonsumsi minyak jenis  poly unsaturated,  seperti sunflower, olive oil,  soya oil, peanutoil (arachide). Arachide sendiri mengandung 17 % mono saturated, 45 % mono unsaturated dan 30% poly unsaturated. Yang paling mahal adalah Wallnuts oil, king of kings dari minyak konsumtief.  Khasiat walnuts kan sudah terbukti menurunkan kolesterol.<br />
Para ahli2 sendiri banyak yang saling bertentangan dalam memberikan pendapat mereka. </p>
<p>Yang banyak memakai minyak palmoil (saturated) itu biasanya seperti KFC, Mc Donald, Burger King, pokoknya fastfood restoran, murah dan bisa bikin anak2 gendut2, semakin gendut kan tandanya semakin makmur keluarga itu.  Kalu yang ini memang betul sudah terbukti. Saya sampai terkejut ketika berkunjung ke Indon, apalagi di Jkt buaanyak orang2 gendut2 seperti B52, dan space shuttle, banyak yang bunder2, baik laki perempuan, tidak pandang ras. Kebanyakan orang2 muda.<br />
Wakakakakakak retetetetetet.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mpekDuL</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/comment-page-10/#comment-188018</link>
		<dc:creator>mpekDuL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 21:21:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=18962#comment-188018</guid>
		<description><![CDATA[Josh, 
Di beberapa penjual makanan gorengan di pinggir jalan di Jkt itu pernah saya lihat penjualnya memasukkan satu kantongan minyak bersama kantongan plastiknya. Baru kemudian saya mendengar bahwa dgn demikian camilan itu dapat kering kemriyuk renyah. Yg dipakai itu minyak apa dan plastik itu kan kalau masuk lambung apa bisa disalurkan keluar lagi lewat usus. Kan usus bisa brodol mawut2?

Juga kadang minyak yang tua dicampuri olie dari kardan mobil yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa jernih, tidak bau dan dijual lagi, yg beli rakyat jelata yg kurang mampu karena murah. Apakah kementerian Kesehatan di Indon tidak pernah mengkontrol hal2 demikian? 

Kami sendiri dirumah sudah tahunan memakai sunflower oil dan Olive oil, atau selalu yg poly onsaturated dan yg tidak membeku kalau dingin. Pokoknya minyak ygn membeku seperti minyak kelapa, santan, mpek hindari, takut mati konyol.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Josh,<br />
Di beberapa penjual makanan gorengan di pinggir jalan di Jkt itu pernah saya lihat penjualnya memasukkan satu kantongan minyak bersama kantongan plastiknya. Baru kemudian saya mendengar bahwa dgn demikian camilan itu dapat kering kemriyuk renyah. Yg dipakai itu minyak apa dan plastik itu kan kalau masuk lambung apa bisa disalurkan keluar lagi lewat usus. Kan usus bisa brodol mawut2?</p>
<p>Juga kadang minyak yang tua dicampuri olie dari kardan mobil yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa jernih, tidak bau dan dijual lagi, yg beli rakyat jelata yg kurang mampu karena murah. Apakah kementerian Kesehatan di Indon tidak pernah mengkontrol hal2 demikian? </p>
<p>Kami sendiri dirumah sudah tahunan memakai sunflower oil dan Olive oil, atau selalu yg poly onsaturated dan yg tidak membeku kalau dingin. Pokoknya minyak ygn membeku seperti minyak kelapa, santan, mpek hindari, takut mati konyol.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yusrizal</title>
		<link>http://baltyra.com/2010/03/25/mie-instan-minyak-goreng-part-2/comment-page-10/#comment-187838</link>
		<dc:creator>yusrizal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2012 11:28:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=18962#comment-187838</guid>
		<description><![CDATA[Bermanfaat sekali,tanks ya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bermanfaat sekali,tanks ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
